POJOKSATU.id - Ada kabar yang beredar menyebutkan bahwa seleksi PPPK guru 2024 akan digelar pada bulan Mei 2024 mendatang.
Apakah benar kabar seleksi PPPK guru 2024 digelar bulan Mei 2024?
Seperti diketahui, pengumuman kelulusan PPPK 2023 telah dirilis sesuai jadwal, yakni mulai 6 Desember 2023.
Akan tetapi khusus untuk guru, pengumuman kelulusan PPPK guru 2023 diperpanjang sampai akhirnya rilis pada 22 Desember 2023.
Sayangnya, banyak guru honorer yang merupakan peserta pelamar seleksi PPPK guru 2023 dinyatakan tidak lulus.
Hal itu dikarenakan jumlah peserta pelamar seleksi PPPK guru 2023 jauh lebih besar ketimbang jumlah formasi yang dibuka.
Akibat selanjutnya, banyak guru honorer yang kemudian tidak mendapat penempatan.
Padahal tidak sedikit di antara mereka yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun lamanya.
Selama itu pula, mereka tidak mendapat kejelasan sehingga harus menunggu kebijakan dari pemerintah.
Sebagai informasi, setidaknya ada 3 hal yang jadi penyebab guru honorer dinyatakan tidak lulus seleksi PPPK 2023.
Berikut ini penjelasan lengkapnya.
1. Kalah Perankingan
Penyebab pertama guru honorer tidak lulus seleksi PPPK guru 2023 adalah karena kalah perankingan meski memenuhi passing grade.
Seperti yang kita ketahui pada seleksi PPPK guru 2023 ini diikuti oleh pelamar kebutuhan khusus dan juga pelamar kebutuhan umum.
Untuk yang pelamar kebutuhan khusus dari pelamar prioritas atau P1 ini langsung menunggu pengumuman.
Artinya, setelah melakukan resume pendaftaran, pelamar P1 tinggal menunggu pengumuman hasil seleksi.
Pelamar kategori P1 menggunakan mekanisme penempatan, tanpa mengikuti tes atau ujian lagi.
Kemudian untuk P2, P3 dan P4 adalah ketegor pelamar yang wajib ikut seleksi dengan menggunakan CAT BKN.
Sementara dalam pengumuman hasil seleksi PPPK guru 2023, ada urutan penentuan yang lulus.
Yakni didahulukan honorer P1 dengan diurutkan ranking dari peringkat terbaik kemudian untuk P2 dan juga P3 pun juga demikian.
Selanjutnya untuk P4 atau pelamar umum ini adalah syarat utama itu harus lulus nilai ambang batas atau lulus passing grade.
Setelah itu dilakukan perankingan diambil peringkat terbaik dari kuota formasi yang ada.
Contoh P3, mendapatkan hanya kode P saja, yaitu lulus passing grade meskipun untuk P2 dan P3 tidak diperlakukan passing grade namun ada kode P-nya.
Kode P adalah dinyatakan lulus passing grade. Bagi P1, P2, P3 ini kalau mendapatkan kode P saja, berarti tidak lulus.
Sebenarnya mereka sudah lulus (passing grade), namun karena formasi yang ada sudah jadi milik peserta lain peringkatnya lebih baik.
Pelamar umum atau P4, misalkan hanya ada satu sisa formasi kemudian pendaftarnya cukup banyak maka yang mendapatkan nilai paling tertinggi yang lulus dengan kode P/L.
Baca Juga: Transformasi Status Pegawai Honorer, Antara PPPK dan Outsourcing, Siapa yang Mendapat Prioritas?
Sehingga peserta yang di bawahnya ini adalah dapat dikatakan sebagai guru yang lulus passing grade namun kalah perankingan.
2. Tidak Lulus Passing Grade
Untuk yang tidak lulus passing grade yang mengakibatkan tidak lulus seleksi P3K guru 2023 itu hanya untuk pelamar umum atau P4.
Syarat pertama P4 bisa lulus adalah harus lulus nilai ambang batas (passing grade) dulu.
Artinya kalau misalkan tidak lulus ambang batas maka tidak akan bisa masuk ke dalam perankingan.
Sedangkan untuk yang P1 P2 P3 ini adalah seluruhnya berapa pun nilainya mendapatkan kode P, bedanya tidak bisa mendapatkan kode L.
Contohnya, jadi ketika peserta tidak lulus passing grade maka akan mendapatkan kode TL.
Misalkan pada tes teknis mendapatkan nilai 160 padahal untuk passing grade itu adalah ada 180.
Baca Juga: Pembatalan Kelulusan PPPK 2023, Lihat Tantangan dan Dampaknya Bagi Honorer di Beberapa Daerah
Sehingga kurang 20 poin ini menyebabkan tidak lulus karena tidak memenuhi passing grade salah satu sub-tesnya.
Maka mendapatkan kode TL atau tidak lulus.
3. Tidak Hadir
Banyak guru honorer yang tidak lulus juga dikarenakan tidak hadir.
Meski sudah melakukan pendaftaran PPPK guru 2023, sudah lulus seleksi administrasi, bahkan sudah mencetak kartu ujian.
Baca Juga: Peserta seleksi PPPK 2023 di Empat Lawang dan Purworejo Dibatalkan Kelulusannya, Apa Sebab?
Namun entah karena berhalangan atau mungkin ada kendala teknis atau mungkin juga tidak niat untuk melanjutkan pendaftaran sehingga tidak mengikuti ujian, maka masuk kategori tidak hadir.
Mereka mendapatkan kode TH dan ini berlaku untuk P2, P3 maupun juga P4.
Untuk P1 tidak ada kode TH karena mereka memang tidak tes lagi.
Sebagai contoh, pelamar P2, P3 dan P4 tidak hadir atau tidak datang ke tempat uji kompetensi, tidak login ke komputer dan juga tidak mengerjakan maka mendapatkan kode TH. Artinya tidak hadir.
Maka untuk nilai seluruhnya dari seluruh subkompetensi ini mendapatkan nilai nol.
Ketika login ke akun SSCASN, tidak ada angka (kosong) yang tertera pada kolom nilai dalam pengumuman hasil seleksi PPPK guru 2023.
Poin Penting Seleksi PPPK 2023 dari Kemdikbudristek dan KemenPAN-RB
Nah, redaksi Pojoksatu.id sendiri menerima informasi terbaru terkait seleksi PPPK guru 2024.
Informasi yang diterima itu menyebutkan bahwa seleksi PPPK 2024 akan digelar pada bulan Mei 2024.
Akan tetapi itu jika seluruh jadwal dan persiapan teknis pelaksanannya tidak molor.
Badan Kepegawaian Negara atau BKN yang bertindak sebagai Panselnas seleksi CASN pun hingga berita ini ditulis belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Saat ini BKN masih fokus pada penuntasan seleksi PPPK 2023 yang kini memasuki tahap pengisian DRH sampai 14 Januari 2024 mendatang.
Kemudian dilanjutkan tahap usul penetapan NI PPPK atau nomor induk PPPK pada 15 Januari sampai 13 Februari 2024 mendatang.
Barulah setelah itu BKN kemungkinan besar akan kembali mempersiapkan pelaksanaan seleksi PPPK 2024.
Masih dari informasi yang sama, redaksi Pojoksatu.id juga mendapat rangkuman poin-poin penting seleksi PPPK 2023 dari Kemdikbudristek dan KemenPAN-RB.
Berikut ini poin-poin penting seleksi PPPK guru 2023 yang bisa dijadikan acuan untuk seleksi PPPK guru 2024:
Kemdikbudristek:
- PPPK harus mengajar di sekolah negeri, tidak boleh mengajar di sekolah swasta
- Program 1 juta guru baru terserap 49 persen sehingga masih ada kebutuhan 51 persen
- P1 menjadi sumber prioritas untuk dituntaskan
- Penempatan formasi 2023 menjadi ada di dinas pendidikan setempat
- Benahi Dapodik, karena data semuanya ada dari Dapodik (di-update)
- Isi data lokasi sekolah untuk mendapatkan tunjangan khusus daerah terpencil
- Data guru dimutakhirkan cut off 31 Desember 2023
- Mengupayakan Ruang Talenta Guru untuk mendapatkan guru yang berkompeten untuk
- diperjuangkan menjadi ASN PPPK
KemenPAN-RB:
- Formasi dari pemerintah daerah
- Akun 511 akan dijaga dan dikawal agar tidak ada lagi honorer tercecer cut off 31 Oktober 2023
- Akhir Desember 2023 akan dilihat berapa lagi sekolah yang membutuhkan guru
- Diperbaiki lagi mekanisme perekrutan guru, karena semua guru honorer akan diangkat PPPK
- 31 Desember 2024 diupayakan zero guru honorer
- Guru harus belajar mengembangkan potensi diri agar bisa mahir IT
- Mei 2024 ada platform dibuka untuk semua formasi
- Per November 2023 pasal tidak bisa lagi pindah-pindah Dapodik
- Gaji akan disampakan semuaya (Single Salary) sementara sedang dibahas
Itulah informasi artikel berjudul Beredar Kabar Seleksi PPPK Guru 2024 Digelar Bulan Mei, Ini Deretan Poin Penting Seleksi PPPK Guru 2023 dari Kemdikbudristek dan KemenPAN-RB. Semoga bermanfaat.***




