POJOKSATU.id - Kabar baik bagi mahasiswa baru yang tengah mencari beasiswa kuliah.  Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama memperpanjang pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) 2026.

Semula pendaftaran ditutup pada 7 September 2026. Kini calon peserta masih memiliki kesempatan untuk mendaftar hingga 14 September 2026.

Perpanjangan diberikan untuk memberi kesempatan lebih luas kepada mahasiswa baru yang belum menyelesaikan proses pendaftaran.

Baca Juga: Akademi Olahraga Nasional di Bogor Mulai Dibangun 2027, Sekolah Khusus Atlet dari SD hingga SMA, Ini Progressnya

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan BeZakat tidak hanya ditujukan untuk memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan melalui dana zakat.

"BeZakat bukan hanya tentang memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan melalui zakat," kata Waryono.

Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa baru jenjang S1 di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).

BeZakat memberikan pembiayaan pendidikan dengan durasi maksimal empat tahun atau delapan semester, sehingga menjadi salah satu peluang beasiswa yang dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana.

Baca Juga: Mahasiswa S1 Bisa Dapat Beasiswa Rp9 Juta dari FIFGROUP, Ada Golden Ticket Jadi Karyawan

Siapa yang Bisa Mendaftar BeZakat 2026?

BeZakat 2026 memiliki sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima.

Secara umum, pendaftar harus merupakan WNI dan beragama Islam, berstatus mahasiswa baru S1, serta telah diterima di PTN atau PTKIN yang memenuhi ketentuan program.

Calon peserta juga harus memenuhi persyaratan akademik dan ekonomi yang ditetapkan penyelenggara.

Salah satu ketentuan akademiknya adalah memiliki nilai rata-rata rapor semester 1 hingga 5 minimal 80.

Pendaftar juga harus membuktikan kondisi ekonomi keluarga melalui dokumen seperti SKTM, slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua/wali, serta hasil pengecekan desil pada situs Cek Bansos Kemensos.

Baca Juga: Dampak PISA 2025 Indonesia, Akses Pendidikan Meluas, Empat Strategi Kemendikdasmen Ini Disusun

Selain itu, pendaftar wajib menyertakan bukti telah diterima di perguruan tinggi melalui dokumen seperti Letter of Acceptance (LoA), bukti penerimaan, tangkapan layar, dan/atau Kartu Rencana Studi (KRS) yang menunjukkan program studi.

Syarat Penting Beasiswa BeZakat 2026

Berikut sejumlah persyaratan yang perlu diperhatikan calon peserta:

  • Muslim atau muslimah.

  • Warga Negara Indonesia.

  • Mahasiswa baru jenjang S1 di PTN atau PTKIN sesuai ketentuan.

  • Memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar SMA/SMK/STM/MA/sederajat atau satuan pendidikan yang diakui.

    Baca Juga: PJJ di Banten Diperpanjang hingga 11 September, Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • Memiliki nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 80.

  • Memiliki bukti lulus seleksi masuk perguruan tinggi.

  • Mengunggah invoice atau tagihan UKT resmi serta bukti pembayaran UKT semester 1.

  • Memiliki surat rekomendasi dari pihak yang dipersyaratkan.

  • Memiliki SKTM.

  • Memiliki slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua/wali yang menunjukkan kondisi ekonomi sesuai ketentuan asnaf.

  • Melampirkan hasil pengecekan desil dari Cek Bansos Kemensos.

  • Mengunggah dokumen kondisi rumah dan bukti pembayaran listrik sesuai ketentuan.

    Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg September 2026 Cair, Begini Cara Cek Penerimanya

  • Tidak sedang menerima beasiswa lain atau pendanaan ganda.

  • Bersedia mengikuti pembinaan selama menjadi penerima beasiswa.

  • Mengikuti pendidikan secara penuh waktu dan tidak bekerja selama masa studi.

  • Menulis Personal Statement maksimal 1.500 kata.

  • Menulis Esai Proyek Perubahan maksimal 1.500 kata.

  • Beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, atau internasional.

KIP sekolah dapat dilampirkan jika dimiliki dan bersifat opsional.

Pendaftar yang berstatus yatim juga dapat melampirkan surat keterangan yatim.

Baca Juga: Gus Yazid Divonis 1 Tahun Penjara, Beda Jauh dari Tuntutan Jaksa 6 Tahun

Dokumen yang Harus Disiapkan

Calon peserta sebaiknya menyiapkan dokumen sebelum melakukan pendaftaran karena persyaratan BeZakat cukup banyak.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

Ada Ketentuan Khusus dalam Pakta Integritas

Pendaftar juga harus memahami sejumlah komitmen jika terpilih menjadi penerima BeZakat.

Di antaranya adalah bersedia mengikuti pembinaan, menjalankan ibadah salat lima waktu, tidak terlibat tindak pidana maupun penyalahgunaan narkoba, serta tidak menerima pendanaan ganda.

Penerima juga diwajibkan menjalani pendidikan penuh waktu dan tidak bekerja selama masa studi.

Dalam pakta integritas, peserta menyatakan kesediaan untuk tidak pindah program studi atau perguruan tinggi selama menjadi penerima beasiswa.

Penerima juga harus bersedia berkontribusi setelah menyelesaikan studi dan memberikan data yang benar selama mengikuti program.

Baca Juga: Hasil Magang Nasional 2026 Kapan Diumumkan? Cek Jadwal dan Cara Melihatnya

Jadwal Terbaru BeZakat 2026

Perpanjangan pendaftaran membuat sejumlah tahapan seleksi ikut mengalami penyesuaian.

Berikut jadwal terbaru BeZakat 2026:

  • Pendaftaran: 24 Agustus-14 September 2026

  • Seleksi administrasi: 15-18 September 2026

  • Pengumuman hasil administrasi: 21 September 2026

  • Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik: 23 September-9 Oktober 2026

  • Pengumuman hasil wawancara: 14 Oktober 2026

  • Wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua/wali: 21 Oktober-5 November 2026

  • Pengumuman kelulusan: 18 November 2026

  • Orientasi calon penerima beasiswa: Desember 2026

Baca Juga: Karpet Sering Dicakar Kucing? Begini Cara Menghentikan Kebiasaannya

Jadwal tersebut merupakan jadwal terbaru setelah masa pendaftaran diperpanjang dari 7 September menjadi 14 September 2026.

Cara Daftar BeZakat 2026

Pendaftaran BeZakat 2026 dilakukan secara daring melalui portal resmi pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama. Berikut linknya.

Pendaftaran BeZakat 2026: Portal Pendaftaran Beasiswa Kemenag

Calon peserta perlu mengisi data diri, data orang tua atau wali, serta mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Karena batas pendaftaran telah diperpanjang hingga 14 September 2026, calon peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk mengunggah dokumen. Gercep, ya! ***