POJOKSATU.id - Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK semakin dekat.
Bagi siswa yang mulai serius belajar pada pertengahan September, masih ada waktu sekitar 30 hari untuk membangun persiapan sebelum gladi bersih.
Jadwal resmi menunjukkan pendaftaran TKA 2026 berlangsung pada 27 Juli-27 September 2026.
Setelah itu, simulasi dijadwalkan 21-27 September, gladi bersih 5-18 Oktober, pelaksanaan utama 26 Oktober-8 November, dan pelaksanaan susulan 16-29 November 2026.
Hasil TKA diumumkan pada 23 Desember 2026.
Baca Juga: CFD Jakarta Mau Ditambah Jadi Sabtu-Minggu, Ada Kekhawatiran Polusi dan Macet Pindah ke Jalan Lain
Informasi lengkap mengenai TKA dapat dicek melalui Portal Resmi TKA 2026 Kemendikdasmen.
Sementara penjelasan mengenai pengertian, tujuan, jadwal, dan ketentuan TKA tersedia di Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen - TKA.
Nah, supaya tidak terjebak sistem kebut semalam, berikut jadwal belajar 30 hari yang bisa dijadikan panduan.
Pahami Dulu format TKA 2026
TKA 2026 dilaksanakan berbasis komputer. Untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, peserta mengikuti rangkaian ujian selama empat hari.
Baca Juga: Minta Maaf Lagi Gegara Hujatan Tak Kunjung Usai, Maudy Ayunda: Aku Perlu Lebih Berempati
Rinciannya:
-
Hari 1: Bahasa Indonesia dan literasi membaca, 30 soal selama 75 menit, dilanjutkan Survei Karakter.
-
Hari 2: Bahasa Inggris, 30 soal selama 75 menit, dilanjutkan Survei Lingkungan Belajar.
-
Hari 3: Matematika dan numerasi, 25 soal selama 75 menit.
-
Hari 4: Dua mata pelajaran pilihan, masing-masing 25 soal dengan waktu 60 menit per mapel.
Setiap hari juga terdapat sesi latihan sebelum pengerjaan ujian.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya berlatih menjawab soal, tetapi juga membiasakan diri dengan sistem ujian berbasis komputer.
Baca Juga: Retorika Seruan Free Palestine Presiden Prabowo akan Dikenang Dunia, Perlu Tindaklanjut Diplomasi
Untuk memahami ketentuan TKA secara lebih lengkap, siswa dapat membuka Pusat Asesmen Pendidikan - TKA 2026.
Fase 1: Fondasi, hari 1-10
Sepuluh hari pertama digunakan untuk membangun kembali penguasaan tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Hari 1-3: Bahasa Indonesia
Fokus pada kemampuan memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari berbagai teks.
Materi latihan dapat mencakup:
-
teks informasi;
-
teks fiksi;
-
informasi dalam bentuk visual;
-
ide pokok;
-
informasi tersurat dan tersirat;
-
makna kata dalam konteks;
-
hubungan antargagasan;
-
simpulan;
-
evaluasi isi teks;
-
analisis informasi.
Agar materi yang dipelajari sesuai dengan cakupan TKA, gunakan dokumen kerangka asesmen dan materi resmi yang tersedia di laman Pusmendik.
Kisi-kisi dan Materi TKA - Pusat Asesmen Pendidikan
Hari 4-6: Matematika
Prioritaskan materi seperti bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, data dan peluang, serta trigonometri.
Targetkan sekitar 20-25 soal latihan per hari. Namun, jangan hanya mengejar jumlah soal.
Tandai soal yang salah dan tuliskan penyebabnya. Apakah karena belum memahami konsep, salah menghitung, kurang teliti, atau terlalu lama mengerjakannya?
Hari 7-9: Bahasa Inggris
Fokus pada reading comprehension, informasi tersurat dan tersirat, hubungan antargagasan, makna kata berdasarkan konteks, serta kemampuan memahami berbagai jenis teks.
Baca Juga: Pengumuman Hasil UKKJ JF Guru 2026 Periode 1, Cek Daftar Nama dan Link Resmi
Hari 10: Simulasi mini
Kerjakan simulasi dengan batas waktu yang mendekati kondisi TKA.
Setelah selesai, kelompokkan kesalahan menjadi tiga bagian:
-
belum memahami konsep;
-
kurang teliti;
-
kehabisan waktu.
Target hari ke-10 bukan mengejar angka tertentu, melainkan mengetahui materi yang masih menjadi kelemahan.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Rencana Pendidikan Negeri Gratis, dari SD hingga Universitas, Kapan?
Fase 2: Penguatan dua mapel pilihan, hari 11-20
Memasuki fase kedua, perhatian dialihkan ke dua mata pelajaran pilihan yang akan diujikan pada hari keempat.
Peserta perlu memilih mata pelajaran pilihan secara cermat.
Jangan hanya melihat nilai rapor, tetapi perhatikan pula mata pelajaran yang tercatat dalam rapor dan rencana program studi yang akan dituju.
Hari 11-13: Mapel pilihan 1
Pelajari konsep inti sesuai kerangka asesmen resmi Pusmendik.
Gunakan pola:
-
30 menit memahami konsep;
-
45 menit mengerjakan soal;
-
15 menit membedah kesalahan.
Hari 14-16: Mapel pilihan 2
Gunakan pola yang sama. Prioritaskan materi yang paling sering membuat kesalahan.
Hari 17-18: Latihan soal campuran
Kerjakan soal dengan berbagai bentuk.
Peserta perlu terbiasa dengan soal pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks. Jangan hanya berlatih soal yang jawabannya langsung terlihat dari hafalan.
Hari 19-20: Simulasi dan persiapan teknis
Manfaatkan simulasi resmi pada 21-27 September 2026 untuk mengenali sistem ujian berbasis komputer.
Jangan hanya mengejar nilai simulasi. Perhatikan juga kemampuan menggunakan sistem, membaca soal di layar, berpindah nomor, mengatur waktu, serta menyelesaikan soal pilihan ganda kompleks dengan teliti.
Baca Juga: Tak Ada Isu Copet, Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City Jelas Karena Sikap Arogan
Fase 3: Final Sprint, Hari 21-30
Fase terakhir berlangsung hingga 18 Oktober dan diarahkan untuk membangun daya tahan serta konsistensi.
Hari 21-24: Simulasi empat hari
Buat simulasi menyerupai format sebenarnya:
-
Hari 1: Bahasa Indonesia;
-
Hari 2: Bahasa Inggris;
-
Hari 3: Matematika;
-
Hari 4: dua mapel pilihan.
Jika memungkinkan, lakukan simulasi dalam empat hari berurutan agar tubuh dan pikiran terbiasa dengan ritme ujian.
Baca Juga: Viral Pegawai BGN Disebut Hina Korban Keracunan MBG, Ngeles Minta Maaf Singgung Cocoklogi
Hari 25-27: Bedah Kesalahan
Jangan mengulang semua materi dari awal.
Fokus pada soal yang:
-
salah karena tidak memahami konsep;
-
salah membaca informasi;
-
salah menghitung;
-
terjebak pilihan jawaban;
-
menghabiskan waktu terlalu lama.
Untuk 30 soal dengan waktu 75 menit, rata-rata waktu tersedia sekitar 2,5 menit per soal.
Matematika memiliki 25 soal dalam 75 menit sehingga rata-ratanya sekitar tiga menit per soal.
Baca Juga: Lolos Administrasi tapi Selalu Gagal Interview? Bisa Jadi 9 Hal Ini Penyebabnya
Sementara setiap mapel pilihan memiliki 25 soal dengan waktu 60 menit atau sekitar 2,4 menit per soal.
Angka tersebut hanya patokan. Soal mudah sebaiknya diselesaikan lebih cepat agar tersedia waktu untuk soal yang membutuhkan penalaran lebih panjang.
Hari 28-29: Latihan Survei dan Kesiapan Teknis
Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan, sehingga peserta tetap perlu memahami instruksi dan mengikutinya sesuai ketentuan.
Pada tahap ini, cek pula:
-
kartu peserta;
-
identitas;
-
jadwal dan gelombang ujian;
-
lokasi satuan pendidikan pelaksana;
-
perangkat yang digunakan;
-
informasi login;
-
serta kondisi tubuh dan waktu tidur.
Baca Juga: Ada Proyek MRT Baru di Jakarta Pusat, Bangunan di Kramat Kwitang dan Kebon Sirih Mulai Didata
Hari 30: Kurangi Beban Belajar
Jangan menjadikan hari terakhir sebagai waktu untuk mengejar puluhan bab sekaligus.
Cukup lakukan review ringan, baca kembali catatan kesalahan, siapkan perlengkapan, lalu istirahat.
Jadwal Belajar Harian
Pola belajar dapat dibuat sederhana agar mudah dipertahankan:
-
19.00-19.15: review materi atau kesalahan sebelumnya.
-
19.15-20.15: latihan soal terukur.
-
20.15-20.35: pembahasan soal.
-
20.35-21.00: mencatat kesalahan dan materi yang perlu diulang.
Jika masih memiliki energi, tambahkan 20-30 menit untuk membaca materi yang paling lemah. Namun, jangan mengorbankan tidur hanya demi menambah jumlah soal.
Baca Juga: Doa Mahjong
Jangan Lewatkan Simulasi dan Gladi Bersih
Simulasi resmi TKA dijadwalkan pada 21-27 September 2026, sedangkan gladi bersih berlangsung 5-18 Oktober 2026.
Dua tahap ini penting untuk membiasakan peserta dengan prosedur dan sistem ujian sebelum pelaksanaan utama.
Untuk informasi jadwal terbaru, peserta dapat mengecek Jadwal Resmi TKA 2026 di Pusat Informasi Kemendikdasmen.
Pendaftaran TKA 2026 masih berlangsung sampai 27 September. Karena proses pendataan dilakukan melalui satuan pendidikan, siswa juga perlu memastikan data diri dan mata uji pilihan sudah benar bersama pihak sekolah.
Baca Juga: KLG Gratis TransJakarta, MRT, dan LRT Dibuka di CFD 20 September 2026, Ini Lokasi dan Syaratnya
Yang tidak kalah penting, jangan terpaku pada target angka tertentu.
Gunakan hasil latihan untuk mengetahui perkembangan penguasaan materi, lalu perbaiki bagian yang masih lemah.
Dokumen kerangka asesmen, contoh soal, dan informasi teknis dapat dipantau melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan.
Laman Unduhan TKA Pusat Asesmen Pendidikan
Dengan pola 30 hari yang teratur, persiapan TKA 2026 bisa dilakukan sedikit demi sedikit tanpa harus menumpuk materi menjelang ujian. ***




