POJOKSATU.id - Aktris Maudy Ayunda kembali menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya yang dituding tone deaf atau tidak peka atas berbagai situasi krisis di Tanah Air seperti kebakaran hutan.
Maudy Ayunda mengunggah permintaan maaf tersebut di lama Instagram-nya, Minggu, 20 September 2026.
Maudy menjelaskan, beberapa waktu terakhir, dirinya mengambil waktu untuk mendengar, merefleksikan kembali apa yang dia sampaikan, dan memahami berbagai respons yang muncul setelahnya.
"Aku menyadari bahwa apa yang aku sampaikan telah menyebabkan kekecewaan dan kemarahan. Aku minta maaf," tulisnya.
Baca Juga: Retorika Seruan Free Palestine Presiden Prabowo akan Dikenang Dunia, Perlu Tindaklanjut Diplomasi
Diungkapkannya, ada perspektif dan konteks yang belum cukup dipertimbangkannya, sehingga apa yang dia sampaikan terasa jauh dari realita dan pengalaman yang sedang dihadapi banyak orang.
"Aku menyadari bahwa aku masih perlu banyak belajar. Aku perlu lebih banyak mendengar, lebih peka, lebih berempati,
dan lebih terbuka terhadap perspektif yang berbeda dari pengalamanku sendiri," tuturnya.
Di sisi lain, Maudy juga sadar bahwa suara, akses, platform, dan berbagai bentuk privilese yang dia miliki membawa tanggung jawab.
"Dan ada saat-saat ketika aku bisa lebih hadir atau bersuara. Aku akan terus belajar dan berusaha lebih bijak dalam menggunakan ruang dan kapasitas yang aku punya," lanjut istri Jesse Choi itu.
Baca Juga: Sah! Andre Taulany Resmi Menikahi Amanda Rigby, Mas Kawin Uang Tunai Tanggal Pernikahan
Alumni penerima beasiswa LPDP ini juga berterima kasih atas masukan banyak orang, dan paham permintaan maafnya tak langsung menghapus rasa kecewa.
"Sekali lagi, aku minta maaf. Terima kasih untuk semua masukan dan perspektifnya. Aku tahu satu permintaan maaf tidak serta-merta menghapus kekecewaan yang sudah muncul. Tapi, aku akan berusaha lebih baik ke depannya," tutupnya.
Seperti diketahui, Maudy Ayunda dituding tidak peka, usai mengunggah konten video YouTube berjudul "Mindfulness in the Age of Bad News" pada 21 Agustus 2026 di tengah sorotan ke persoalan kabut asap di berbagai daerah.
Di vide itu, dia membahas banyak mengonsumsi kabar buruk dari dalam dan luar negeri dapat memengaruhi emosi seseorang, lalu membagikan tips mengelola pikiran atau mindfulness agar tenang.
Baca Juga: 4 Tingkatan Status Gunung Api di Indonesia, dari Normal hingga Awas dan Langkah Mitigasinya
"Aku tuh berasa kayak ya udah beberapa bulan ini. Malah mungkin udah setahun terakhir ini ya kita tuh kayak dibombardir dengan banyaknya berita buruk secara internasional tapi juga mungkin khususnya berita lokal juga di sini, di Indonesia," ujarnya.
"Aku ngerasa kayaknya penting gitu untuk ngomongin itu khususnya kayak gimana buat kita bahkan melangkah, gimana caranya kita tetap peduli, dan juga bisa menjaga diri kita sendiri itu," sambung Maudy di videonya.
Video itu viral, dia kemudian meminta maaf dan sempat meluruskan tudingan tidak peka.
"Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada. Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja," sebutnya.
"Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak," jelasnya.
Baca Juga: Apa Itu Etomidate? Kenali Fungsi, Efek Samping, dan Bahayanya bagi Tubuh
Penjelasan ini, bukan meredakan hujatan atau kritikan netizen. Sebagai artis yang dikenal berpendidikan, juga penerima beasiswa dari anggaran negara, dia diharapkan bisa turut menyuarakan isu-isu penting di negara ini.
Hingga akhirnya, hari ini, Maudy Ayunda menyampaikan permintaan maaf kali kedua dan berjanji akan lebih peka dan berempati. ***

