POJOKSATU.id - Pendaftaran Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) masih dibuka hingga 20 September 2026.
Pendaftaran peserta telah dimulai sejak 5 September 2026. Proses registrasi dilakukan secara terpusat melalui sistem daring dan hanya dapat dilakukan oleh Operator Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi.
PPSN VI 2026 menjadi ajang pertemuan besar pramuka santri dari pondok pesantren di berbagai daerah Indonesia.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah kompetisi, pembinaan, pengembangan keterampilan, dan penguatan wawasan bagi Pramuka Santri.
Baca Juga: Jerit Pedagang Legal Pasar Tanjung Jember: Kita Bayar Pajak Mahal, Tapi Kalah Sama yang Ilegal!
Informasi terkait pelaksanaan PPSN VI 2026 juga telah disiapkan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang menjadi acuan bagi peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Jadwal PPSN VI 2026 di Malang
Mengacu pada bahan Juknis PPSN VI 2026, kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Kegiatan akan dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PPSN VI 2026 ditargetkan diikuti lebih dari 1.000 peserta Pramuka Santri yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sebelum kegiatan utama berlangsung, terdapat sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan.
Pendaftaran peserta berlangsung hingga 20 September 2026, sedangkan proses verifikasi dan validasi berkas dijadwalkan sampai 25 September 2026.
Pendaftaran ulang akan dilakukan secara luring pada 30 September 2026 di Posko Sekretariat PPSN VI di arena kegiatan.
Rangkaian Kegiatan PPSN VI 2026
Selama perkemahan berlangsung, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang terbagi dalam sejumlah kategori.
Kegiatan umum meliputi upacara pembukaan, upacara penutupan, serta upacara adat Bhinneka Tunggal Ika.
Untuk kegiatan rutin, peserta akan mengikuti olahraga dan senam Pramuka, apel pagi dan apel sore, serta kurve.
Baca Juga: Tumpukan Sampah Menggunung, Pramono Perintahkan TPS Ilegal Kapuk Muara Ditutup
Sementara itu, kegiatan mental spiritual mencakup istighotsah, qiyamullail, salat berjamaah, khataman Al-Qur’an, ceramah kultum, jumpa tokoh pondok pesantren, serta ijazah Kitab Kuning Barzanji.
Kegiatan Persaudaraan dan Seni Budaya
PPSN VI 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang mengangkat persaudaraan dan seni budaya.
Rangkaian tersebut meliputi Malam Selamat Datang dan Kerukunan, Malam Budaya Jawa Timur dan Cinderamata Nusantara, anjangsana, pertemuan Pinkonda dan Bindamping, Invita Pinkonda, serta Malam Kebersamaan.
Peserta juga akan mengikuti Tabligh Akbar dan Hiburan Musik Islami, Pentas Kontingen Daerah, Malam Bhinneka Tunggal Ika, serta Malam Unggun Gembira.
Selain itu, terdapat kegiatan seminar dan lokakarya yang membahas berbagai isu strategis bagi pesantren dan kepramukaan.
Kegiatannya meliputi Karang Pamitran Nasional bertema “Penguatan Tata Bina Gugus Depan Pesantren”, Lokakarya Nasional “Pengamalan Pancasila dan Kebhinnekaan di Pondok Pesantren”, serta Rembug Nasional “Rencana Strategis Pembina Pramuka Pesantren”.
Ada pula Seminar Nasional “Ekoteologi Pesantren: Khidmat Pesantren dalam Pemuliaan Lingkungan Hidup”.
Wisata dan Bakti Lingkungan
Kegiatan PPSN VI 2026 juga diisi agenda wisata di dalam dan luar bumi perkemahan.
Wisata dalam bumi perkemahan berupa kunjungan ke pameran dan bazar. Sementara wisata luar bumi perkemahan berupa kunjungan ke lokasi ekoteologi pengelolaan sampah.
Baca Juga: Purbaya Hepi dan Sumringah Sepeti Lepas Beban Berat, Ungkap Alasan Pencopotannya Jawab Spekulasi
Pada kegiatan bakti, peserta akan mengikuti Roan Akbar berupa pembersihan parit dan sungai serta penanaman pohon khas daerah atau pohon obat herbal.
Ada pula kegiatan Peduli Literasi melalui sumbangan buku bacaan bertema lingkungan dan Peduli Lingkungan melalui pengumpulan sampah dari setiap kontingen melalui bank sampah.
Giat Prestasi dan Lomba
PPSN VI 2026 juga menghadirkan sejumlah kompetisi bagi peserta.
Beberapa di antaranya Karnaval Nusantara, Kuliner Nusantara, Pionering Nusantara, Defile Barisan, Kontingen Terbaik, Kontingen Teraktif, dan Kontingen Terfavorit.
Kompetisi lainnya mencakup Tenda K3 Putra dan Putri, Festival Drama Islami Putra dan Putri, Teknologi Tepat Guna Putra dan Putri, serta Yel-Yel Terbaik Putra dan Putri.
Baca Juga: Pejabat Kemensos Ditetapkan Tersangka Korupsi Kasus Pengadaan Kapal Fiberglass 5 Gross Tonnage
Kegiatan Rotasi
Peserta juga akan mengikuti kegiatan rotasi bakti dan pengabdian yang terdiri atas Ekoteologi Pesantren dan Santri Pemulia Lingkungan, pengenalan dan simulasi Abdimasgana untuk pengabdian masyarakat, serta pengenalan dan simulasi Abdimasgana untuk penanggulangan bencana.
Pada rotasi keterampilan kepramukaan, terdapat Anjangsana Tenda Peserta, Festival Pionering Nusantara, dan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK).
Untuk rotasi petualangan dan ketangkasan, peserta akan mendapatkan materi Navigasi Darat, Teknik SAR dan Kebencanaan, serta Teknik Survival dan Bivak.
Bidang sains dan teknologi juga mendapat porsi melalui kegiatan Jurnalistik dan Reportase, Pengenalan Pembuatan Film Pendek, serta Mengenal dan Simulasi Energi Terbarukan.
Baca Juga: Ranperda Perubahan RPJMD Jabar Ditarik, DPRD Soroti Rencana Pinjaman Daerah
Sementara itu, rotasi wawasan dan pengetahuan mencakup Bela Negara, Mengenal Pahlawan Nasional dari Pesantren, serta Strategi Penguatan Pramuka di Pesantren.
Peserta juga akan mendapatkan wawasan kesakaan melalui pengenalan berbagai satuan karya Pramuka, mulai dari Saka Wirakartika, Saka Bhayangkara, Saka Dirgantara, Rintisan Saka Amal Bakti, Saka Bakti Husada, Saka Pengawasan Obat dan Makanan (POM), Saka Kencana, Saka Tarunabumi, Saka Wanabakti, Saka Kalpataru, Saka Pariwisata, Saka Widya Budaya Bakti, hingga Saka Bahari.
Link Unduh Juknis PPSN VI 2026 Kemenag
Juknis PPSN VI 2026 menjadi dokumen penting untuk mengetahui ketentuan dan rangkaian pelaksanaan kegiatan secara lebih lengkap.
Berdasarkan bahan yang diberikan, dokumen Juknis dapat diakses melalui folder Google Drive berikut:
Unduh Juknis PPSN VI 2026 Kemenag
Baca Juga: APBD Jabar Defisit Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Tunggu Dana Bagi Hasil dari Pusat
Dengan jadwal pendaftaran yang berakhir pada 20 September 2026, pihak yang terlibat dalam proses pendaftaran perlu memastikan tahapan registrasi dan verifikasi berkas berjalan sesuai ketentuan.
Bagi peserta dan operator yang terlibat, Juknis PPSN VI 2026 dapat menjadi rujukan untuk memahami seluruh rangkaian kegiatan hingga pelaksanaan perkemahan di Kabupaten Malang. ***




