POJOKSATU.id - Program Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional (TRIN) jalur Doktor by Research 2026 resmi dibuka oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Program ini dihadirkan untuk meningkatkan jumlah peneliti Indonesia yang bergelar doktor sekaligus memperkuat kualitas riset nasional.
Melalui skema ini, pemerintah mendorong lahirnya talenta riset yang mampu menghasilkan inovasi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di berbagai sektor strategis di Indonesia.
Baca Juga: Ada 2.937 Perguruan Tinggi di Indonesia, Sebanyak 119 PTN Bisa Dipilih di SNBT 2026
Program untuk Menguatkan Ekosistem Riset Nasional
Beasiswa Doktor by Research dirancang untuk mendukung pendidikan doktoral yang berfokus pada penelitian.
Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya menjalani studi akademik, tetapi juga aktif menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan nasional.
Program ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), baik dari kalangan masyarakat umum maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Baca Juga: VIRAL Bahlil Sentil Orang Kaya Pakai BBM Subsidi Sebut Malu Dong Ambil Hak Rakyat!
Namun, kesempatan ini tidak diperuntukkan bagi CPNS, anggota TNI, maupun Polri.
Batas usia maksimal pendaftar ditetapkan 40 tahun untuk peserta umum dan 42 tahun bagi PNS.
Persyaratan Akademik dan Kemampuan Bahasa
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan akademik.
Baca Juga: Bahlil Bongkar Rahasia! Indonesia Ternyata Impor 1 Juta Barel Minyak per Hari
Salah satunya adalah memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 pada jenjang pendidikan sebelumnya.
Selain itu, peserta juga harus menunjukkan kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal tertentu, tergantung tujuan studi yang dipilih.
Untuk studi dalam negeri, syarat minimal skor bahasa Inggris antara lain:
- TOEFL ITP minimal 530
- TOEFL IBT minimal 70
- PTE Academic minimal 50
- IELTS minimal 6,0
Baca Juga: KABAR BAIK! Bahlil Pastikan Harga BBM Tak Naik Sampai Lebaran 2026
Sementara untuk studi di luar negeri, syaratnya lebih tinggi, yaitu:
- TOEFL iBT minimal 94
- PTE Academic minimal 65
- IELTS minimal 7,0
Fokus pada Bidang Strategis Nasional
Program TRIN difokuskan pada sejumlah bidang yang dianggap penting untuk mendukung kemajuan Indonesia.
Baca Juga: Heboh Stok BBM Disebut Tinggal 23 Hari, Bahlil Akhirnya Buka Suara: Jangan Dipelintir!
Beberapa bidang prioritas tersebut meliputi:
- Kesehatan
- Ketahanan pangan
- Digitalisasi
- Hilirisasi industri
- Pertahanan
- Material maju dan manufaktur
- Energi
- Maritim
Baca Juga: Harapan dan Doa Mantan Menag Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo!
Melalui fokus tersebut, diharapkan penelitian yang dihasilkan dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
Wajib Memiliki Co-Promotor dari BRIN
Salah satu ketentuan khusus dalam program ini adalah keterlibatan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai co-promotor atau pembimbing tambahan dalam riset.
Peserta yang berhasil lolos seleksi substansi wajib mendapatkan pembimbing dari BRIN sebagai bagian dari sistem pendampingan penelitian.
Baca Juga: Melalui Metode MOOC, 42 Ribu ASN Kemenag Siap Ikuti Pelatihan Antikorupsi!
Bagi peserta dari masyarakat umum yang belum memiliki afiliasi lembaga, tersedia kesempatan untuk bergabung sebagai asisten peneliti di BRIN selama masa studi berlangsung.
Menariknya, peserta juga diperbolehkan tetap bekerja selama menjalani studi serta berkesempatan mengikuti program pasca-studi yang diselenggarakan oleh BRIN dengan persetujuan LPDP.
Skema Penelitian untuk Studi Luar Negeri
Bagi penerima beasiswa yang memilih perguruan tinggi luar negeri, kegiatan penelitian akan dilakukan baik di Indonesia maupun di kampus tujuan.
Baca Juga: Gandeng KPK, Kemenag Targetkan Penguatan Integritas 354 Ribu Pegawai!
Namun terdapat beberapa ketentuan penting yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Riset luar negeri harus disepakati dengan supervisor sebelum studi dimulai
- Durasi penelitian di luar negeri maksimal enam bulan dalam satu tahun
- Keberangkatan riset menyesuaikan dengan undangan dari perguruan tinggi mitra
Daftar Perguruan Tinggi Tujuan
Peserta dapat memilih beberapa perguruan tinggi yang telah ditentukan sebagai tujuan studi.
Perguruan tinggi dalam negeri:
- IPB University
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Indonesia (UI)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Perguruan tinggi luar negeri:
- Coventry University
- Deakin University
- Swinburne University of Technology
- Tomsk Polytechnic University
- University of Twente
- Université Polytechnique Hauts-de-France
Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP TRIN 2026
Berikut tahapan seleksi program beasiswa tersebut:
- Pendaftaran: 6–27 Maret 2026
- Seleksi Administrasi: 30 Maret – 8 April 2026
- Pengumuman Administrasi: 9 April 2026
- Masa Sanggah: 10–12 April 2026
- Pengumuman Hasil Sanggah: 20 April 2026
- Seleksi Bakat Skolastik: 4–9 Mei 2026
- Pengumuman Bakat Skolastik: 13 Mei 2026
- Seleksi Substansi: 18 Mei – 12 Juni 2026
- Pengumuman Substansi: 22 Juni 2026
- Perkuliahan paling cepat: Juli 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.
Program ini menjadi peluang besar bagi para peneliti muda Indonesia untuk mengembangkan riset berkualitas sekaligus berkontribusi dalam menghadirkan inovasi yang dibutuhkan bangsa. ***




