POJOKSATU.id – Dua kabar penting kembali menjadi perhatian para guru pada Februari ini.

Pertama, perkembangan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi bulan Februari.

Kedua, informasi terbaru terkait THR guru tahun 2026 yang disebut-sebut akan cair lebih cepat, bahkan di awal Ramadhan 2026.

Informasi ini ramai diperbincangkan di kalangan guru karena menyangkut hak finansial yang sangat dinantikan. Berikut rangkuman perkembangan terbarunya.

Baca Juga: Deadline 6 April 2026, Kemensetneg Gelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penerjemah, Simak Persyaratan Lengkap dan Dokumen yang Wajib Disiapkan

Perkembangan SKTP dan TPG Februari

Per 18 Februari pukul 16.00 WIB, sejumlah admin pengelola informasi GTK menyampaikan bahwa SKTP susulan Januari telah diproses.

Hal ini membuat banyak guru yang sebelumnya belum valid akhirnya melihat status valid pada laman Info GTK setelah dilakukan perbaikan sistem.

Guru yang belum valid pada Januari masih memiliki kesempatan susulan. Namun, perlu dipahami bahwa jika proses validasi terlambat, maka pembayaran TPG juga berpotensi ikut tertunda.

Guru diminta memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi agar SKTP dapat terbit tanpa kendala.

Baca Juga: Aktivasi Rekening PIP 2025 Diperpanjang hingga 28 Februari 2026, Ini Data Terbaru dan Cara Ceknya

Khusus untuk guru tunggal, proses validasi juga sudah berjalan. Sejumlah guru melaporkan status mereka akhirnya valid setelah menunggu cukup lama.

Namun, bagi yang masih belum valid, perlu memastikan pengisian tugas tambahan utama (TTU) maupun tugas tambahan lain yang ekuivalen (TTLE) sudah benar di Dapodik.

Kesalahan penginputan, termasuk tanggal SK dan rincian beban kerja 24 jam, kerap menjadi penyebab utama keterlambatan validasi.

Koordinasi dengan operator sekolah menjadi langkah penting agar data sesuai dan tidak menghambat penerbitan SKTP.

Untuk SKTP bulan Februari sendiri, proses masih berlangsung. Keterlambatan disebut dipengaruhi oleh adanya libur panjang yang membuat ritme administrasi sedikit melambat.

Meski demikian, pengelola sistem menyampaikan harapan agar SKTP Februari dapat terbit sekitar 19–20 Februari.

Jika SKTP sudah terbit dan status valid, maka tinggal menunggu proses pencairan sesuai mekanisme yang berlaku di masing-masing daerah.

Banyak guru berharap pencairan Januari yang tertunda, terutama bagi guru tunggal, segera terealisasi setelah SK terbit.

Baca Juga: Dua Sekolah Kedinasan Baru 2026 Resmi Disiapkan! Peluang Lulus Jadi CPNS Makin Terbuka Lebar

THR Guru 2026 dan Anggaran Rp55 Triliun

Selain TPG, perhatian juga tertuju pada kabar THR guru tahun 2026.

Sejumlah media nasional memberitakan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk THR ASN dan TNI/Polri dalam RAPBN 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Sadewa menyatakan bahwa dana THR sudah disiapkan dan diharapkan dapat dicairkan pada awal Ramadhan.

“Sudah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” kata Purbaya.

Baca Juga: Yayasan Del dan IT Del, Misi Luhut Pandjaitan Bangun Talenta Unggul dari Pelosok Danau Toba

Pernyataan tersebut memunculkan optimisme bahwa pencairan THR tahun depan bisa lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pada periode sebelumnya, THR umumnya cair sekitar 10 hari menjelang Idulfitri, bahkan ada yang baru direalisasikan di pertengahan Ramadhan.

Jika benar cair di awal Ramadhan, maka ini akan menjadi percepatan signifikan dalam sejarah pencairan THR ASN, termasuk guru sebagai bagian dari ASN maupun PPPK.

Namun demikian, ada hal penting yang perlu dicermati. Hingga saat ini belum terbit Peraturan Pemerintah (PP) terkait THR dan gaji 13 tahun 2026.

Biasanya, pencairan THR selalu diawali dengan penerbitan PP yang mengatur besaran dan komponen yang dibayarkan, lalu diikuti Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berisi petunjuk teknis penyaluran.

Tanpa dua regulasi tersebut, status pencairan masih sebatas rencana dan harapan berdasarkan pernyataan pejabat. Artinya, kepastian tanggal dan mekanisme teknis masih menunggu regulasi resmi pemerintah.

Bagi ASN daerah, pencairan THR juga sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyalurkan anggaran yang sudah ditransfer dari pusat.

Baca Juga: TPG Januari 2026 Sudah Cair di Sejumlah Wilayah, Mengapa Lulusan PPG 2025 Masih Tahap Validasi Info GTK? Ini Penjelasan Sistemiknya

Karena itu, meskipun pusat telah menyiapkan dana, proses realisasi di lapangan tetap membutuhkan waktu administrasi di tiap daerah.

Kesimpulannya, untuk TPG Februari, proses validasi dan penerbitan SKTP masih berjalan dengan harapan segera terbit dalam waktu dekat.

Guru diminta memastikan data di Dapodik dan Info GTK sudah benar agar tidak menghambat pencairan.

Sementara untuk THR guru 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar dan menyatakan target pencairan di awal Ramadhan.

Baca Juga: Guru Non ASN dan Lulusan PPG 2025 Bertanya, Apakah Ikut Terima THR 2026? Ini Posisi Sertifikasi dan Status Kepegawaian yang Perlu Dipahami

Namun kepastian resmi masih menunggu terbitnya PP dan PMK sebagai dasar hukum pelaksanaan.

Guru diharapkan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah dan dinas pendidikan setempat, serta tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terkonfirmasi.

Dengan data yang valid dan regulasi yang jelas, hak-hak guru diharapkan dapat disalurkan tepat waktu.***