POJOKSATU.ID - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan pentingnya karakter, integritas, dan kejujuran.
Sebagai fondasi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Penegasan tersebut disampaikan kepada 147 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru BKN yang telah mengikuti Latihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun Anggaran 2024.
Pesan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, saat menutup secara resmi Latsar CPNS Golongan II dan III Gelombang 6 (Angkatan 17, 18, 19, dan 20).
Pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Aula Pusat Pengembangan SDM BKN, Ciawi, Bogor.
Apresiasi untuk Fasilitator dan Pelatih
Dalam sambutannya, Imas Sukmariah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) BKN.
Mulai dari Kepala Pusat hingga para Pejabat Pimpinan Tinggi, yang telah memfasilitasi rangkaian kegiatan pelatihan dengan baik.
Ia juga memberikan penghormatan kepada para pelatih dari Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: Ini Penjelasan Prof Zudan soal Pro ASN BKN Gratis dan Implementasi Manajemen Talenta
Yang dinilai telah berkontribusi besar dalam membentuk sikap, perilaku, serta karakter bela negara para peserta Latsar CPNS.
Menurut Imas, pelatihan karakter menjadi bagian penting dalam membentuk ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga kuat secara moral dan etika.
Pesan Integritas dan Kejujuran
Dalam arahannya, Imas memberikan pesan mendalam kepada para CPNS agar senantiasa menjaga kejujuran dan integritas selama berkarier sebagai abdi negara.
Dikutip dari akun resmi BKN pada hari Selasa 23/12/2025, Ibu Imas Sukmariah menyampaikan:
“Kepada para CPNS BKN, untuk selalu menjaga kejujuran, integritas, dan yang paling utama adalah selalu percaya pada Sang Pencipta dan berserah kepada-Nya atas usaha yang telah kita lakukan.”
Ia mengungkapkan bahwa nasihat tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya dalam merintis karier, mulai dari lulusan SMA hingga dipercaya menduduki jabatan eselon satu.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat, kegigihan, kejujuran, serta doa orang tua.
Jaga Martabat Institusi BKN
Lebih lanjut, Imas mengingatkan bahwa setiap pegawai BKN memikul tanggung jawab besar dalam menjaga martabat institusi.
BKN, menurutnya, menjadi rujukan hampir 6 juta ASN di seluruh Indonesia, sehingga perilaku setiap pegawai akan mencerminkan citra organisasi.
Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi teladan dalam kedisiplinan, profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik yang berintegritas.
Baca Juga: Manajemen Talenta ASN Jadi Prioritas, Pemkot Cirebon Tancap Gas Siapkan SDM Unggul
Selain itu, ASN wajib setia kepada Pancasila dan pemerintah yang sah, serta menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam bentuk apa pun.
Dorongan Manfaatkan BKNpedia
Sebagai bekal teknis, Imas juga mendorong para CPNS untuk aktif memanfaatkan platform BKNpedia sebagai referensi utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan kepegawaian.
Ia berharap kehadiran 147 CPNS baru ini dapat membawa semangat dan inovasi baru untuk memperkuat peran BKN dalam mengakselerasi tugas-tugas strategis di bidang manajemen ASN.
Imas juga mengingatkan bahwa meskipun telah lulus Latsar, para CPNS masih harus memenuhi masa kerja satu tahun sebagai syarat sebelum diangkat secara resmi menjadi PNS.
Evaluasi Hasil Latsar CPNS
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan SDM BKN, Achmad Slamet Hidayat, menyampaikan bahwa pelatihan Latsar CPNS ini telah berlangsung sejak 16 September 2025 dan diikuti oleh 147 peserta.
Dari jumlah tersebut, 146 peserta dinyatakan lulus, sementara satu orang masih ditunda kelulusannya.
Dari peserta yang lulus, sebanyak 72 orang meraih predikat sangat memuaskan, dan 74 orang lainnya meraih predikat memuaskan.
Baca Juga: Akhirnya! Penantian Panjang Berakhir, Ribuan Honorer Jember Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu
Achmad Slamet menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai dasar ASN tidak hanya sebatas teori, tetapi juga diterapkan secara nyata dalam dunia kerja.
Penguasaan Manajemen ASN Berbasis Merit
Ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan kemampuan teknis manajemen ASN sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang berbasis pada sistem merit.
“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, para CPNS terus membaca, mempelajari secara berkelanjutan undang-undang ASN, serta mengikuti isu-isu aktual,” tutupnya.
Pembekalan karakter dan integritas kepada 147 CPNS baru BKN menjadi langkah penting dalam menyiapkan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan publik.
Melalui Latsar CPNS, BKN berharap para calon aparatur negara mampu menjadi teladan, menjaga martabat institusi.
Serta berkontribusi nyata dalam penguatan tata kelola ASN berbasis sistem merit di Indonesia.***




