POJOKSATU.id - Pelaksanaan AKGTK Madrasah 2024 dibagi dalam komposisi soal asesmen yang dirancang secara proporsional sesuai dengan bidang kompetensi masing-masing.

Guru Madrasah diuji 40% pada kompetensi pedagogik dan 60% pada kompetensi profesional. Kepala Madrasah diuji 50% pada manajerial, 30% pada supervisi, dan 20% pada kewirausahaan.

Pengawas Madrasah menghadapi soal yang merata: 25% supervisi manajerial, 25% supervisi akademik, 25% evaluasi pendidikan, dan 25% penelitian dan pengembangan.

Berikut contoh latihan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah yang dapat dipelajari untuk latihan Kepala Madrasah yang menekankan kepada kepemimpinan dan berpikir inovatif, agar tidak menjadi pengekor dan hanya bisa ikut-ikutan.

Contoh Latihan Soal Asesmen AKGTK Madrasah 2024

1. Kualifikasi Umum Kepala Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut, kecuali ....

a. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau non kependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi

b. Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah/Madrasah berusia setinggi-tingginya 56 tahun

c. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun untuk semua jenjang sekolah baik SD/MI maupun Taman Kanak-kanak /Raudhatul Athfal (TK/RA)

d. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang

2. Perangkat hukum yang mengatur standar Kepala Sekolah/Madrasah adalah .....

a. Permendiknas No. 11 Tahun 2011

b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007

c. Permendiknas No 52 Tahun 2008

d. Permendiknas No 28 Tahun 2010

3. Kepala Sekolah/MadrasahDasar Luar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SDLB/SMPLB/SMALB) adalah sebagai berikut, kecuali ....

Baca Juga: Contoh Soal dan Pembahasan AKGTK Madrasah 24-26 Juni 2024 untuk Guru Pengampu di Madrasah Aliyah, Pedadogik Umum dan Semua Mata Pelajaran

a. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi

b. Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB

c. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SDLB/SMPLB/SMALB

d. Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah

4. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah/MadrasahMenengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) adalah sebagai berikut, kecuali .....

a. Berstatus sebagai guru SMP/MTs;

b. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau non kependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi

c. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs

d. Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

5. Berikut ini adalah dimensi kompetensi bagi jabatan Kepala Sekolah, kecuali ....

a. kepribadian

b. manajerial

c. kompetensi ICT

d. kewirausahaan

Baca Juga: Pelatihan MOOC PINTAR Kemenag Periode Juni 2024 DIBUKA, Ada 8 Materi Bisa Dipelajari Secara Mandiri dan Bersertifikat

6. Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan adalah termasuk dalam dimensi kompetensi .....

a. Kepribadian

b. Manajerial

c. Kewirausahaan

d. Sosial

7. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah adalah termasuk dalam dimensi kompetensi .....

a. kepribadian

b. Manajerial

c. Kewirausahaan

d. Supervise

8. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah/MadrasahMenengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) adalah sebagai berikut, kecuali ....

a. Berstatus sebagai guru SMA/MA

b. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA

c. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang

Baca Juga: Jadwal Pelaksanaan UKKJ JF Guru dan Pengawas Periode 2 Kemenag, Pendaftaran dan Pemberkasan Mandiri Hingga 24 Juni 2024 Melalui SIMPKB

d. Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

9. Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah adalah termasuk dalam dimensi kompetensi

a. Kepribadian

b. Manajerial

c. Sosial

d. Kewirausahaan

10. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah/MadrasahDasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut, kecuali ...

a. Memiliki sertifikat kepala SD/MI yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

b. Berstatus sebagai guru SD/MI

c. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SD/MI

d. Pada waktu diangkat sebagai Kepala Sekolah/Madrasah berusia setinggi-tingginya 56 tahun

11. Untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sekolah akan menerapkan pembelajaran kontekstual untuk semua mata pelajaran. Konsekuensi logis dari kegiatan tersebut adalah ....

a. Membuat surat edaran yang ditandatangani semua guru tentang kesediaan melakukan pembelajaran kontekstual,

b. Menugasi wakil Kepala Sekolah/Madrasah bidang kurikulum untuk mengumpulkan Silabus dan RPP semua mata pelajaran dan diperiksa tentang kegiatan pembelajarannya,

Baca Juga: Ketahui Komposisi Soal AKGTK Madrasah 2024, Cek Juga Kewajiban, Larangan dan Sanksi, Pelajari Juknis Lebih Jauh

c. Sekolah mengadakan IHT ( In House Traning ) tentang pembelajaran kontekstual dan ditindaklanjuti pembuatan perangkat pembelajaran, serta dievaluasi tingkat efektifitas dan efisiensinya,

d. Meningkatkan kegiatan KKG sekolah untuk semua mata pelajaran.

e. Mewajibkan setiap guru untuk mengumpulkan Silabus dan RPP

12. Agar PPDB berjalan lancar dan terkendali, seharusnya sekolah tersebut ....

a. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses PPDB yang merujuk pada POS secara regional, dan diberitakan kepada masyarakat, sebelum PPDB di laksanakan,

b. Menyusun dan menyebarkan edaran tentang PPDB kepada masyarakat, sebelum PPDB di laksanakan

c. Mensosialisasikan kriteria PPDB kepada masyarakat melalui media masa atau media elektronika, sebelum PPDB di laksanakan

d. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses PPDB yang merujuk pada POS secara regional, sebelum PPDB di laksanakan.

e. Menyusun dan merencanakan dan mengedarkan melalui media

13. Pada saat rapat untuk menetapkan kelulusan siswa, terdapat 3 siswa lulus Ujian Nasional tetapi tidak lulus ujian sekolah karena satu mata pelajaran ujian sekolah di bawah kriteria kelulusan. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah ....

a. Menetapkan 3 siswa tersebut tidak lulus sekolah atas dasar hasil rapat,

b. Menghimbau pada peserta rapat untuk meluluskan 3 siswa tersebut, menyangkut prestise sekolah,

c. Meluluskan 3 siswa tersebut sebab ujian nasional memiliki bobot lebih dari pada ujian sekolah,

d. Memerintahkan guru mata pelajaran yang menyebabkan tidak lulus untuk menambah nilai agar siswa tersebut lulus sekolah.

Baca Juga: Guru dan Kepala Madrasah WAJIB Ikut AKGTK Tahap 1 Tahun 2024, Cek Lini Masa Ini

e. Mengundang guru tersebut untuk meluluskan siswa

14. Kepala Sekolah/Madrasah akan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah. Yang dilakukan oleh Kepala Sekolah/Madrasah tersebut diakhir Tahun Pelajaran adalah ....

a. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah dalam bentuk laporan tertulis pelaksanaan kegiatan sekolah kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota,

b. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah dalam bentuk laporan tertulis pelaksanaan kegiatan sekolah kepada Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,

c. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah bidang akademik pada rapat dewan pendidik dan non akademik pada rapat komite sekolah dalam bentuk laporan,

d. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah pada komite sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota dalam bentuk laporan tertulis.

e. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

15. Dewan guru menghendaki pada pada hari sabtu tidak ada kegiatan pembelajaran tetapi dimanfaatkan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ....

a. Tidak menyetujui dengan alasan tidak sesuai dengan aturan yang ada,

b. Menyetujui atas dasar hasil rapat Dewan Guru dan persetujuan / Yayasan, serta dilaksanakan dengan baik dan akuntabel,

c. Menyetujui tetapi dengan syarat pada hari sabtu bukan hari libur,

d. Tidak menyetujui karena akan merugikan siswa.

e. Menyetujui dengan pertimbangan dari keputusan dewan pendidik.

16. Pada kegiatan supervisi oleh Kepala Sekolah, seorang guru meminta supervisor untuk mengamati khusus pada kemampuan teknik bertanya. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah selaku supervisor ....

Baca Juga: Buktikan Madrasah Hebat Bermartabat, Ayo Maju di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024, Pahami Persyaratan dan Cara Pendaftaran, Gercep Sekarang!

a. Memberikan pengarahan bahwa hal itu bertentangan dengan konsep dari supervisi,

b. Menyarankan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan karena kegiatan supervisi harus melihat semua aspek pada kegiatan pembelajaran,

c. Menyetujui permintaan tersebut sebagai fokus pengamatan, tetapi aspek yang lain juga dilihat sesuai aspek yang ada pada instrumen,

d. Tidak menyetujui karena supervisi dilakukan untuk kegiatan penilaian kinerja guru.

e. Memberi nasehat kepada guru yang bersangkutan untuk memperbaiki

17. Sekolah akan memberikan pelayanan kepada siswa, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan dan mengekspresikan dirinya sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat, serta dapat mengembangkan prestasinya. Untuk menyikapi hal tersebut di atas yang dapat dilakukan oleh sekolah adalah ....

a. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah, sehingga bakat siswa dapat berkembang secara optimal,

b. Membentuk kelas unggulan, sehingga potensi siswa dapat berkembang secara optimal dengan pelayanan khusus yang telah dirancang,

c. Menambah mata pelajaran muatan lokal yang orientasinya pada keunggulan lokal, sehingga semua siswa yang mengikuti mata pelajaran tersebut dapat memiliki keterampilan khusus,

d. Menambah jam tatap muka mata pelajaran olah raga, sehingga pelayanan bakat anak dapat diberikan secara optimal.

e. Menambah jam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kondisi dan situasi keunggulan lokal.

18. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, sekolah menyusun pedoman operasional sekolah.

a. RKAS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, RAPBS, Jadwal Mengajar, Jurnal, Daftar Hadir,

b. KTSP, RAPBS,Kaldik, Struktur Organisasi Sekolah, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, TataTertib Sekolah, Peraturan Akademik, Kode Etik, dan Beaya Operasional Sekolah,

Baca Juga: Download Juknis Pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tahun 2024, Kini Ada Kompetisi Beregu, Anak Madrasah Bersiap Jadi Jago Sains

c. RAPBS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Pembagian Tugas Guru dan Tendik, Daftar Hadir,

d. KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Jurnal, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib Sekolah, Peraturan Akademik, Dan Beaya Operasional Sekolah,

e. RPP, Silabus, KTSP, Jurnal, Pembagian Tugas Guru, Tata Tertib.

19. KTSP telah ditanda tangani oleh Kepala Intansi terkait. Sekolah tersebut berkehendak menyempurnakan KTSP-nya, karena isi KTSP tersebut dipandang masih sangat kurang. Untuk memecahkan masalah tersebut Kepala Sekolah/Madrasah sebagai penanggungjawab KTSP melakukan ....

a. Memerintahkan wakil kepala bidang kurikulum segera merevisi KTSP sesuai kekurangan yang ada,

b. Membentuk TIM monitoring keterlaksanaan KTSP dan segera melakukan kegiatan sehingga diperoleh informasi tentang kekurangan yang ada dan digunakan sebagai bahan revisi KTSP pada tahun berikutnya,

c. Menugaskan kepada TIM penyusun KTSP untuk segera merombak KTSP sesuai kekurangan yang ada, sehingga dalam tahun berjalan KTSP lebih sempurna,

d. Menugaskan kepada TIM penyusun KTSP untuk melakukan evaluasi dokumen KTSP dan segera dibenahi kekurangan yang ada.

e. Merencanakan penyusunan instrumen KTSP sebagai bahan monitoring untuk di evaluasi.

20. Pada ulangan harian pertama kelas IV ada 4 siswa dari 40 siswa di kelas itu yang belum tuntas. Guru kelas tersebut tidak memperhatikan siswa yang belum tuntas tersebut, karena sudah mencapai ketuntasan kelas lebih dari 85%. Menyikapi masalah di atas Kepala Sekolah melakukan …..

a. Mengingatkan kepada semua guru pada rapat dewan guru untuk melaksanakan konsep penilaian pada KTSP secara benar dan akuntabel,

b. Membiarkan guru tersebut karena sudah sesuai dengan konsep penilaian konsep KTSP

c. Menegur guru tersebut pada rapat dewan guru karena melakukan kesalahan penanganan dalam melakukan penilaian,

d. Membiarkan guru tersebut karena kegiatan penilaian merupakan otoritas guru meskipun belum sesuai dengan konsep penilaian pada KTSP

Baca Juga: Beasiswa Pemerintah Maroko 2024 Kembali Dibuka Kemenag, Kesempatan Emas bagi Lulusan Madrasah!

e. Menasehati kepada guru yang bersangkutan untuk aktif dalam rapat dewan guru

21. Guna pemenuhan Standar Pengelolaan, sekolah mendayagunakan setiap unsur pada sekolah tersebut. Salah satu bentuk pendayagunaan adalah …..

a. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya,

b. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya,

c. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pembantu Kepala Sekolah/Madrasah dalam mengelola sesuai bidangnya,

d. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pembantu Kepala Sekolah/Madrasah dalam mengelola sesuai bidangnya

e. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah untuk melaksanakan sesuai dengan bidang tugasnya

22. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007, tentang Standar Proses menentukan bahwa pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP.

Pelaksanaan pembelajaran pada kegiatan inti berisi proses interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik dan memuat proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

Pada kenyataanya pada sekolah tersebut masih banyak guru yang belum melaksanakan. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah melakukan ....


a. Menghimbau kepada semua guru dalam setiap kesempatan untuk melakukan proses pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut,

b. Melaksanakan workshop pembelajaran dan ditindaklanjuti di KKG/KKKS serta dipantau dan diadakan pembinaan secara intensif,

c. Selalu mengingatkan semua guru pada setiap rapat dewan guru untuk segera mengubah proses pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut,

d. Menugasi wakil kepala bidang kurikulum selalu mengajak semua guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut.

Baca Juga: Guru Hadapi Transformasi Digital, Kemenag-Kemenkominfo Lakukan Program GURU MADRASAH CAKAP DIGITAL, Dimulai Bertahap Tahun Ini

e. Memberikan edaran kepada semua guru untuk mempelajari Permendiknas No. 41 Tahun 2007

23. Untuk meningkatkan mutu akademik, sekolah berkeinginan untuk mengatur kegiatan akademik, dan hasil rapat dewan pendidik disepakati adanya peraturan akademik di sekolah tersebut.Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah melakukan ....

a. Segera memerintahkan kepada wakil kepala bidang akademik untuk segera mengumumkan secara lisan kepada seluruh siswa

b. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera mensosialisasikan kepada seluruh siswa

c. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera menyusun Peraturan Akademik dan disosialisasikan kepada semua fihak pemangku kepentingan di sekolah tersebut.

d. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera menyusun Peraturan Akademik dan menetapkan, serta disosialisasikan kepada semua fihak pemangku kepentingan di sekolah tersebut.

e. Segera membuat SK pembentukan TIM akademis untuk disosialisasikan kepada semua guru mapel/guru kelas

24. Bentuk LHBS untuk setiap mata pelajaran yang sesuai dengan Permendiknas No 20 tahun 2007 adalah ...

a. Satu nilai untuk satu mata pelajaran

b. Satu nilai untuk satu mata pelajaran beserta deskripsi kemajuan belajar

c. Satu nilai setiap aspek untuk setiap mata pelajaran

d. Satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar,

e. Satu nilai untuk semua mata pelajaran

Baca Juga: Mau NAIK JABATAN, Guru PNS Kemenag Ikut Uji Kompetensi GTK Guru dan Pengawas Madrasah, Diminta Daftar Mandiri, Gabung dengan UKKJ Kemendikbud

25. Kegiatan pelayanan konseling sangat diperlukan oleh siswa, untuk kepentingan tersebut guru BK meminta mengajar 1 jam tatap muka dan dituliskan dalam jadwal pelajaran. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah ....

a. Mengabulkan permintaan tersebut meskipun menambah beban balajar siswa,

b. Tidak mengabulkan permintaan tersebut karena akan menambah beban belajar siswa

c. Mengabulkan permintaan tersebut atas dasar hasil rapat dewan pendidik, tetapi 1 jam tersebut bukan merupakan beban belajar siswa,

d. Tidak mengabulkan permintaan tersebut meskipun kegiatan tersebut sangat penting.

e. Mengabulkan permintaan tersebut dengan menambah jam ekstrakurikuler.

26. Permendiknas No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah, menyatakan bahwa Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah ....

a. Menyusunan program supervisi pengelolaan akademik di sekolah dan disosialisasikan ke seluruh pendidik, serta dilaksanakan secara teratur dan berkelanjutan,

b. Menyusun program supervisi akademik di sekolah dan pelaksanaannya dilakukan oleh wakil Kepala Sekolah/Madrasahbidang kurikulum dan atau guru senior,

c. Melaksanakan kegiatan supervisi akademis bersama pengawas sekolah,

d. Menyusun jadwal kegiatan supervisi dan disosialisasikan serta pelaksanaanya didelegasikan kepada wakil bidang kurikulum dan atau guru senior.

e. Menyusun program kerja supervisi akademis dan dilaporkan kepada atasan.

27. Sekolah akan mengembangkan budaya membaca dan menulis bagi setiap siswanya. Untuk menyikapi hal tersebut di atas Kepala sekolah melakukan ....

a. Setiap proses pembelajaran disepakati menggunakan perpustakaan sebagai somber belajar,

b. Menambah jumlah buku di perpustakaan untuk menunjang kegiatan tersebut

Baca Juga: ASESMEN KOMPETENSI GURU DAN TENDIK MADRASAH 2024, Tingkatkan Kualitas Madrasah, Guru Kemenag Perlu Baca PETUNJUK DAN PERSYARATAN INI

c. Dijadwal jam wajib baca dan menulis bagi setiap siswa di sekolah tersebut,

d. Setiap proses pembelajaran untuk setiap mata pelajaran disepakati mengembangkan budaya membaca dan menulis melalui tugas-tugas yang relevan,

e. Membentuk tim dengan bekerjasama dengan guru mapel.

28. Contoh Visi Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut: ” Berprestasi, berbudaya, dan ber-IPTEK, serta dilandasi IMTAQ ” dan salah satu misinya adalah meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu tujuan jangka pendek yang terkait dengan misi tersebut adalah ...

a. Sebagian guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses

b. Guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses

c. Semua guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses

d. Sebagian guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses

e. Semua guru mapel membuat RPP dan silabus sesuai dengan ketentuan Permendiknas No. 41 Tahun 2007

29. Dari hasil evaluasi sekolah/madrasah diakhir tahun, akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi bidang keuangan dan pembiayaan. Menyikapi hal tersebut, kepala sekolah/madrasah melakukan ...

a. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional, dan RAPBS yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya

b. Membentuk TIM untuk menyusun RAPBS yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya, diputuskan oleh komite sekolah, ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dan mendapat ijin dari institusi di atasnya, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah,

c. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional, diputuskan oleh komite sekolah, ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Madrasahdan mendapat ijin dari institusi di atasnya, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah

d. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional, diputuskan oleh komite sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah

Baca Juga: Mau NAIK JABATAN, Guru PNS Kemenag Ikut Uji Kompetensi GTK Guru dan Pengawas Madrasah, Diminta Daftar Mandiri, Gabung dengan UKKJ Kemendikbud

e. Membentuk TIM dengan dewan komite sekolah dan disosialisasikan kepada semua warga sekolah.

30. Di Sekolah/Madrasah akan meningkatkan kualitas pengelolaan Sistem Informasi Manajemen, sehingga permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah dapat segera diberikan atau diketahui.

Menyikapi hal tersebut di atas Kepala Sekolah/Madrasah melakukan……..

a. Memerintahkan wakil kepala untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses, sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal,

b. Menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani dan merekam permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah, serta didokumentasikan dengan baik sebagai bahan laporan kepada intansi terkait,

c. Membentuk TIM untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses melayani permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah,

d. Memerintahkan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses, sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal.

e. Memerintahkan petugas TU untuk menfasilitasi untuk melayani masyarakat

31. Untuk memenuhi Standar Pengelolaan Ruang Multi Media yang dimiliki sudah siap dan lengkap isinya dan akan dimanfaatkan secara optimal. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah/Madrasah ....

a. Mengadakan rapat dewan pendidik tentang optimalisasi pemanfaatan ruang multimedia oleh semua mata pelajaran,

b. Memberikan surat edaran kepada semua guru untuk memanfaatkan ruang multimedia tersebut secara optimal,

c. Mengadakan rapat dewan pendidik tentang optimalisasi pemanfaatan ruang multimedia oleh semua mata pelajaran dan dipantau pemanfaatannya melalui jumal penggunaan ruang media,

d. Mengedarkan surat pernyataan kepada semua guru untuk ditandatangani dan dikembalikan sehingga guru akan memanfaatkan ruang multimedia tersebut secara optimal

e. Membuat undangan untuk rapat dewan pendidikan dalam rangka pemanfaatan ruang multimedia.

Baca Juga: Animo Masuk Madrasah di Kaki Gunung Salak Meningkat, Saatnya Pendidikan Gratis, Ciptakan Masyarakat Cerdas

32. Kepala Sekolah/Madrasah sebagai pimpinan di satuan pendidikan dituntut untuk memiliki kompetensi kepribadian, kecuali?

a. tanggung jawab dan komitmen terhadap tugas.

b. mampu beradaptasi dengan perkantoran.

c. berkeinginan antuk terus mengasah keterampilan diri.

d. inovatif, kreatif mengembangkan sekolah.

e. educator, manager, supervisior, leader, inovator.

33. Di awal tahun pelajaran Kepala Sekolah/Madrasah menetapkan program peningkatan kesejahteraan guru, semua pendidik dan tenaga kependidikan merasa senang karena tuntutannya terpenuhi, di tengah perjalanan pemasukan keuangan tersendat karena dampak kenaikan barang, menyikapi hal tersebut kepala sekolah/madrasah harus melakukan ….

a. menghentikan kenaikan uang transport PNS, karena PNS telah mendapat gaji.

b. tetap uang transport diberikan, sekalipun devisit keuangan sekolah dan melakukan perubahan APBS./ APBM

c. pembayaran uang transport pembayarannya ditunda.

d. pinjam uang koperasi sekolah untuk mengatasi lambatnya pemasukan.

e. menaikan jumlah SPP

34. Penempatan Kepala Sekolah/Madrasah di sekolah/madrasah baru, keadaan tenaga pendidik dan kependidikan terbatas, sarana prasarana terbatas, Kepala Sekolah/Madrasah melakukan…

a. mengingatkan semua guru dan TU tenaga baru belum pengalaman, maka semua tugas mengerjakan sendiri agar cepat selesai.

Baca Juga: Kalender Pendidikan Kemenag 2024, Hari Pertama Masuk Madrasah 15 Juli 2024

b. semua dikerjakan dengan lambat yang penting selesai dan selamat.

c. saya memahami keadaan, semua guru dan TU diikut-sertakan workshop agar SDM meningikat.

d. menyusun struktur organisasi, menyusun uraian tugas (tupoksi) semua dikerjakan bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan.

e. menyusun visi, misi dan membuat program dan stuktur organisasi sekolah/madrasah

35. Kepala Sekolah/Madrasah ditekan oleh wartawan dan LSM atasi block grant peningkatan mutu, sehingga Kepala Sekolah/Madrasah tidak betah di sekolah/madrasah, hasil audit Kepala Sekolah/Madrasah tidak bersalah,maka sikap kepala sekolah/madrasah….

a. Mempertahankan tetap mengemban amanat, apa pun yang terjadi.

b. Mengajukan mutasi agar terdapat suasana kerja baru.

c. Menantang siapa pun orangnya yang menekan.

d. Wartawan dan LSM adalah mitra dalam menjalankan tugas.

e. Memohon pembinaan untuk memperbaiki sesuai dengan aturan yang berlaku.

36. Sebagai pimpinan dalam stratifikasi sosial sekolah, Kepala Sekolah/Madrasah adalah tingkatan tertinggi, ada sekelompok guru tidak pernah mempedulikan Kepala Sekolah/ Madrasah dan tidak pernah menegur Kepala Sekolah/Madrasah jika bertemu, sikap Kepala Sekolah/ Madrasah seharusnya….

a. biar saja, asal tidak mengganggu.

b. guru tersebut diberi surat panggilan, karena Kepala Sekolah/Madrasah penguasa tunggal di sekolah/madrasah.

c. Kepala Sekolah/Madrasah setiap pagi menyambut kehadirannya dengan menyapa dan menyampaikan salam.

Baca Juga: Dana BOS dan BOP Tahap II 2024 Siap Disalurkan, Penuhi Persyaratan Ini, 25 Juni 2024 Sudah Deadline

d. mengabsen guru-guru untuk memeriksa kedisiplinannya, agar ikut memikirkan sekolah.

e. memanggil untuk dibina

37. Perubahan-perubahan selalu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah/madrasah baik perubahan kurikulum, administrasi pendidikan, model dan strategi pembelajaran maupun pengelolaannya untuk melakukan perubahan …

a. merasa tidak enak melakukan perubahan, khawatir pada guru-guru yang tidak mendukung.

b. selalu menunggu intruksi pimpinan agar tidak menyalahi prosedur.

c. melakukan keseimbangan dalam mengembangkan pendidikan antara sekolah, dinas pendidikan/kemenag dan pemerintah daerah/pusat.

d. memerintahkan untuk melukukan perubahan demi perbaikan mutu pendidikan.

e. memerintahkan untuk melukukan perubahan demi perbaikan mutu Sekolah/Madrasah.

38. Pengambilan keputusan untuk menyelesaikan permasalahan sangat dipengaruhi keterampilan, skill, attitude, style kepemimpinan ....

a. dalam pengambilan keputusan Kepala Sekolah/Madrasah mutlak tanggung jawab utama.

b. dengan senang hati mendengar pendapat, saran orang lain sebagai bahan pengambilan keputusan.

Baca Juga Latihan Soal Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP) Madrasah
c. keputusan didasarkan pada aturan saja.

d. memiliki sikap tertutup sehingga masalah tidak makin keruh dan mudah penyelesaiannya.

e. sebagai pemimpin memiliki kompetensi yang profesional.

Baca Juga: PENGANGKATAN GURU PPPK Tergantung Usulan Pemerintah Daerah, Kata Nunuk Suryani, Dede Yusuf Sebut Bukan Hanya Domain Kemendikbudristek

39. Seorang guru menghujat Kepala Sekolah/Madrasah ketika ada rapat dinas, mencemooh dan mengkritik habis-habisan tidak puas atas kepemimpinannya ….

a. perilaku guru tersebut sangat kelewatan, sehingga menurunkan harga diri maka perlu ditantang.

b. guru tersebut tidak memiliki tata krama maka diusulkan untuk dimutasi.

c. biar saja meledak-ledak dalam menyampaikan pendapat, guru tersebut diberi penjelasan agar mengerti,

d. tidak perlu dijawab, agar suasana rapat terus terkendali.

e. guru tersebut tidak memiliki etika birokrasi

40. Kepala Sekolah/Madrasah menerima telepon dan menanyakan seorang guru, ketika dihubungi dan dicari,guru tersebut tidak masuk tanpa keterangan, Kepala Sekolah/Madrasah menjawab telepon ….

a. maaf, guru tersebut tidak ada.

b. sepertinya guru tersebut tidak hadir.

c. guru tersebut tidak hadir, ada yang dapat saya bantu…

d. guru tersebut saya beri tugas, saya dengan senang hati untuk menerima titipan pesan…

e. maaf, apa yang bisa saya bantu

41. Perkelahian antar pelajar terjadi di luar sekolah, pada saat jam belajar segerombolan siswa mencari siswa di sekolah yang saudara pimpin, sikap Kepala Sekolah/Madrasah adalah ...

Baca Juga: Begini Perencanaan Kinerja bagi Guru yang Tidak Memiliki Kepala Sekolah, Selain PNS dan PPPK, Honorer Tidak Bisa Memperbarui Data

a. mempersilahkan masuk diselesaikan secara kekeluargaan.

b. menghubungi polisi agar segerombolan siswa ditangkap dan diadili.

c. mernbiarkan segerombolan siswa menerima, agar jadi pelajaran.

d. mernpersilahkan masuk, segerombolan didata, menghubungi Kepala Sekolah/Madrasah untuk melindungi siswanya sendiri.

e. diselesaikan dengan BK

42. Sekolah memperoleh kebebasan untuk bekerjasama dengan pihak lain dengan memperhatikan kriteria ....

a. keuntungan dan kerugian dari kerjasama

b. kemampuan bekerjasama dengan berbagai pihak.

c. keluwesan bekerjasama dengan berbagai pihak.

d. santun dalam bekerjasama dengan berbagai pihak

e. mengikuti etika birokrasi yang berlaku

43. Untuk meraih kejuaraan akademis atau ekstrakurikuler sekolah mempersiapkan dengan program yang jelas dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan kerjasama, dalam pelaksanaannya

a. selaku pimpinan penentu kesuksesan

b. sebagai top leader terdepan dalam kegiatan

c. melibatkan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan

Baca Juga: UMPTKIN 2024 Serentak di Seluruh PTKIN Indonesia, Gunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE), Ini Dia Materi yang Akan Diujikan

d. melibatkan orang ahli agar juara

e. memberikan motivasi

44. Sekolah keberadaannya tidak lepas dengan masyarakat di sekitarnya baik secara budaya, sosial dan ekonomi, pemahaman terhadap lingkungan menjadi penting sebagai Kepala sekolah/madrasah ....

a. terlibat kegiatan RT-RW bukan kepentingan sekolah/madrasah.

b. kegiatan karang taruna sebagai organisasi pemuda.

c. aktif dalam kegiatan sosial di sekitar sekolah/madrasah.

d. aktif dalam kegiatan masyarakat di sekitar sekolah/madrasah.

e. melibatkan komite sekolah/madrasah

45. Jika dilingkungan sekolah terjadi bencana, dalam anggaran belanja sekolah tidak terprogram maka Kepala sekolah harus bertindak di bawah ini, kecuali ….

a. Kepala Sekolah/Madrasah membuka amal bencana.

b. Kepala Sekolah/Madrasah memiliki kepekaan sosial tetap memberi sumbangan.

c. Kepala Sekolah/Madrasah dengan uang pribadi menyumbang.

d. Sumbangan spontan bantuan bencana.

e. Kepala Sekolah/Madrasah membuat edaran

Baca Juga: UMPTKIN 2024 Serentak di Seluruh PTKIN Indonesia, Gunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE), Ini Dia Materi yang Akan Diujikan

46. Terlibatnya siswa, pendidik dan tenaga kependidikan dalam ekstra kurikuler yang melibatkan banyak pihak luar sekolah tergolong dimensi kompetensi Kepala Sekolah ....

a. Pribadi

b. Sosial

c. Manajerial

d. Akademis

e. Profesional

47. Partisipasi aktif dalam kegiatan Kecamatan, Kabupaten/Kota termasuk masuk dimensi kompetensi Kepala Sekolah….

a. Kepribadian

b. Manajerial

c. Sosial

d. Sektoral

e. Akademik

48. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah tergolong dimensi kompetensi ....

Baca Juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek Tahun 2024 untuk S1, S2, S3 dan Penyandang Disabilitas, Pendaftaran Hingga 14 Juli 2024

a. Kepribadian

b. Manajerial

c. Sosial

d. Moral

e. Profesional

49. Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah, memiliki motivasi dan kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah tergolong dimensi kompetensi ....

a. Kepribadian

b. Manajerial

c. Sosial

d. Kewirausahaan

e. Akademis

50. Membuka perbengkelan sekolah untuk umum dan untuk mengelola kegiatan produksi dan jasa sebagai sumber belajar peserta didik adalah merupakan dimensi kompetensi Kepala sekolah ….

a. Kepribadian

b. Produktivitas

c. Manajerial

Baca Juga: Pengumuman Hasil Tes Substantif PPG Prajabatan, Juga DItunda, Penyebabnya Tidak Disebut, Peserta Sampaikan Surat Terbuka, Begini Jadwal Terbarunya

d. Kewirausahaan

e. Sosial

51. Berikut ini yang termasuk tujuan dari PTK ialah ....

a. untuk menemukan teori yang baru

b. untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

c. untuk melakukan eksperimen

d. untuk membuktikan kebenaran teori yang ada

e. untuk menguji kebenaran penemuan baru

52. Seorang siswa tampak senantiasa sabar dan pandai memahami permasalahan orang lain. Menurut Gardner, siswa tersebut memiliki kecerdasan … yang menonjol.

a. interpersonal

b. intrapersonal

c. linguistik

d. spasial

e. logika matematika

Baca Juga: Penyebab PPG DALJAB DIUNDUR Hingga 4-5 Bulan, Guru Diminta Berpikir Positif, Bu Nunuk Sampai Mau Nangis

53. Sesuai dengan peraturan menteri no 16 tahun 2007, diamanatkan bahwa setiap guru harus memiliki minimal 4 standar kompetensi yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional.

Berikut ini yang termasuk kompetensi kepribadian ialah ….

a. Menghargai setiap peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.

b. berkomunikasi dengan orang tua peserta didik secara santun

c. menguasai bidang yang diajarkan

d. memahami beberapa teori belajar

e. menguasai berbagai teknik dalam pembelajaran.

54. Contoh penerapan “learning to live together” dalam pembelajaran ialah penggunaan pendekatan pembelajaran ....

a.ketrampilan proses

b. kooperatif

c. inquiry

d. kentekstual

e. eksperimen

Baca Juga: Ramai SUARA untuk HONORER DAERAH dalam RDPU, Para Guru Sampaikan Data Langsung ke DPR RI, Rieke Menilai Ada Maladministrasi

55. Salah satu fungsi misi sekolah ialah sebagai ....

a. sarana memperoleh dana yang cukup untuk mengembangkan lembaga

b. pijakan untuk menentukan program sekolah

c. memberi motivasi siswa dalam melakukan tugasnya

d. meningkatkan kesejahteraan staf dan guru

e. pijakan untuk menentukan tujuan jangka panjang.

56. Peraturan menteri nomor 19 mengamanatkan bahwa setiap lembaga pendidikan harus memenuhi standar pengelolaan pendidikan, yang salah satu di antaranya ialah bahwa sekolah harus memiliki visi yang salah satu tujuannya ialah agar sekolah ....

a. mampu mencapai standar internasional

b. mampu mengembangkan kurikulum bertaraf internasional

c. mampu meraih cita-cita bersama secara sistematis dan terencana

d. menjadi sekolah yang terkenal di lingkungannya

e. mampu membuat sekolah unggul dalam bidang akademik

57. Howard Gardner berpendapat bahwa manusia memiliki kecerdasan yang beraneka ragam yang dikenal dengan “multiple intelligence”. Berikut ini yang tidak termasuk jenis multiple intelligence ialah ....

a. kecerdasan musikal

b. kecerdasan linguistik

Baca Juga: GURU INSPIRATIF Agita Violy dari RA Muslimat Kota Bekasi, Jadi Guru Inovatif Juara Kompetisi Apresiasi PAUD Indonesia Award 2024, Amanah Makin Besar

c. kecerdasan intrapersonal

d. kecerdasan emosional

e. kecerdasan logis

58. Setiap warga sekolah wajib mengetahui dan memahami visi dan misi sekolah dengan tujuan agar .....

a. cita-cita sekolah dapat tercapai tepat waktu

b. pencapaian nilai murni dapat dimaksimalkan

c. siswa sukses dalam bidang akademik

d. status sekolah mencapai taraf internasional

e. semua siswa dapat lulus dengan nilai yang baik

59. Microsoft Power Point dapat membantu kita dalam melakukan ....

a. penyimpanan data

b. pembukuan

c. presentasi

d. entry data

Baca Juga: Pelatihan MOOC PINTAR Kemenag Periode Juni 2024 DIBUKA, Ada 8 Materi Bisa Dipelajari Secara Mandiri dan Bersertifikat

e. photo editting

60. Sekolah berkewajiban untuk mengembangkan life skills siswa. Maksudnya ialah agar siswa ....

a. mampu hidup bahagia sesuai dengan potensi yang dimiliki

b. mengontrol kegiatan pembelajaran di kelas

c. mengontrol kehadiran siswa

d. mengontrol kehadiran guru

e. mengontrol perangkat mengajar

61. Sesuai peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005, diamanatkan bahwa lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi 8 standar yang salah satu diantaranya ialah standar isi yang kita gunakan sebagai pijakan untuk menentukan ....

a. lingkup materi ajar dan tingkat kompetensi

b. jumlah siswa pada tiap rombongan belajar

c. sarana prasarana yang harus tersedia di dalam kelas

d. prosedur kegiatan pembelajaran

e. jumlah biaya yang dibutuhkan untuk rombongan belajar tertentu.

Baca Juga: Honerer 5 Tahun Tanpa Terputus WAJIB DIANGKAT PPPK, DPR Minta KemenPAN RB dan BKN Kirim Data Valid, Masih Ada Tenaga HONORER SILUMAN

62. Program Jardiknas bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui

a. program wajib belajar 9 tahun

b. pemanfaatan media cetak untuk seluruh institusi di tanah air

c. akses informasi dan komunikasi online antar lembaga dan komunitas pendidikan

d. maksimalisasi penggunaan sarana komputer di dalam kelas

e. bimbingan belajar mandiri

63. Kita dapat menemukan situs di web dengan cepat melalui search engine yang populer yaitu ....

a. antivir

b. acrobat reader

c. yahoo/google

d. photoshop

e. microsoft word

64. Dalam PTK terdapat 4 tahapan, yaitu ....

a. perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi

b. perencanaan, observasi, tindakan dan refleksi

Baca Juga: Seleksi CASN 2024 MUNDUR Hingga Juli, Formasi Resmi BELUM DITETAPKAN, Apa Penyebabnya? Jangan Zalim! Ada 2,3 Juta Honorer Belum Diangkat

c. perencanaan, refleksi, tindakan dan observasi

d. perencanaan, refleksi, observasi dan tindakan

e. refleksi, observasi, tindakan dan kesimpulan

65. Sesuai dengan pilar “learning to know”, kita harus melaksanakan hal sebagai berikut ...

a. menjelaskan pelajaran sejelas-jelasnya

b. menugasi siswa untuk menghafal seluruh materi yang ada dalam buku

c. membantu siswa agar mampu belajar secara mandiri

d. membantu siswa agar memiliki nilai maksimal dalam ujian

e. memberi latihan mekanistik agar siswa mengetahui apa yang ia harus lakukan.

66. Menurut Gardner, siswa yang tidak menonjol dalam kecerdasan matematik mungkin tidak akan bisa mencapai prestasi luar biasa dalam bidang tersebut, namun ....

a. bila belajar ia akan sukses dalam bidang tersebut.

b. ia perlu melanjutkan studi dalam bidang matematika

c. ia harus belajar ilmu matematika saja agar sukses

d. ia mungkin akan berhasil dalam bidang lain

Baca Juga: Capaian Pembelajaran TERBARU Dikeluarkan BSKAP Itu Revisi, Berikut Download CP Kurikulum Merdeka 2024 SEMUA JENJANG dan SEMUA MAPEL, Tinggal Dipilih!

e. ia mungkin akan menguasai semua bidang

67. Salah satu fungsi komite sekolah ialah sebagai controller. Salah satu kegiatan komite yang sesuai dengan fungsi ini ialah ....

a. mengontrol keterlaksanaan program sekolah

b. mengontrol kegiatan pembelajaran di kelas

c. mengontrol kehadiran siswa

d. mengontrol kehadiran guru

e. mengontrol perangkat mengajar

68. Unesco menetapkan 4 hal sebagai pilar pendidikan, yaitu: Learning to know, learning to do, learning to live together dan ....

a. learning to be

b. learning to learn

c. learning to unlearn

d. learning to understand others

e. learning to study

69. Kita dapat mengirim file melalui e-mail dengan menggunakan fasilitas …..

Baca Juga: Webinar Direktorat SMP Kemendikbudristek Bahas Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Penting untuk Guru, Siswa dan Orangtua, Gaskeun 24 Juni 2024

a. folder

b. mail list

c. yahoo massanger

d. attachment

e. blog

70. Tantangan yang dihadapi Kepala Sekolah/Madrasah makin hari makin komplek, baik ancaman dari luar dan hambatan dari dalam sekolah, Kepala Sekolah/Madrasah yang kompeten…

a. pantang rnenyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapinya.

b. pantang mundur dan selalu meinperhatikan segi keuntungan.

c. maju terus dan selalu membuat inovasi

d. yang penting suasana sekolah kondusif

e. memberikan motivasi

Saran Jawaban

Berikut saran jawaban paling benar untuk soal-soal yang diberikan beserta penjelasan singkatnya:

1. c. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun untuk semua jenjang sekolah baik SD/MI maupun Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA)

Baca informasi lainnya seputar AKGTK Madrasah dari penulis Rifki Setiadi 

Penjelasan: Kualifikasi umum biasanya tidak mencakup pengalaman mengajar di semua jenjang pendidikan secara spesifik.

2. b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007

Penjelasan: Peraturan ini secara khusus mengatur standar kualifikasi dan kompetensi kepala sekolah.

3. d. Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah

Penjelasan: Sertifikat kepala SLB/SDLB tidak selalu menjadi syarat yang spesifik dalam kualifikasi umum.

4. d. Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah.

Penjelasan: Biasanya sertifikat pendidik lebih umum dibandingkan dengan sertifikat kepala sekolah yang spesifik.

5. c. kompetensi ICT

Penjelasan: Kompetensi ICT bukan merupakan salah satu dari dimensi utama kompetensi kepala sekolah.

6. b. Manajerial

Penjelasan: Menyusun perencanaan merupakan bagian dari kompetensi manajerial.

7. a. Kepribadian

Penjelasan: Nilai-nilai akhlak mulia masuk dalam dimensi kepribadian.

8. c. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang

Penjelasan: Biasanya sertifikasi pendidik dan kualifikasi akademik yang lebih ditekankan.

Baca Juga: Seri Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka Dirjen Pendidikan Vokasi BBPPMPV BBL 27 Juni 2024, Gratis dan Dapat E Sertifkat

9. d. Kewirausahaan

Penjelasan: Inovasi berkaitan dengan kompetensi kewirausahaan.

10. d. Pada waktu diangkat sebagai Kepala Sekolah/Madrasah berusia setinggi-tingginya 56 tahun

Penjelasan: Usia maksimal biasanya termasuk dalam kualifikasi umum bukan khusus.

11. c. Sekolah mengadakan IHT (In House Training) tentang pembelajaran kontekstual dan ditindaklanjuti pembuatan perangkat pembelajaran, serta dievaluasi tingkat efektifitas dan efisiensinya

Penjelasan: Pelatihan dan evaluasi adalah langkah logis untuk implementasi pembelajaran baru.

12. a. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses PPDB yang merujuk pada POS secara regional, dan diberitakan kepada masyarakat, sebelum PPDB dilaksanakan

Penjelasan: Petunjuk pelaksanaan operasional yang jelas akan membantu kelancaran PPDB.

13. a. Menetapkan 3 siswa tersebut tidak lulus sekolah atas dasar hasil rapat

Penjelasan: Keputusan kelulusan harus sesuai dengan hasil ujian dan keputusan rapat.

14. e. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku

Penjelasan: Kepala sekolah harus mematuhi peraturan yang berlaku dalam pelaporan.

15. b. Menyetujui atas dasar hasil rapat Dewan Guru dan persetujuan / Yayasan, serta dilaksanakan dengan baik dan akuntabel

Penjelasan: Keputusan harus berdasarkan musyawarah dan kesepakatan dengan pertimbangan akuntabilitas.

Baca Juga: Honerer 5 Tahun Tanpa Terputus WAJIB DIANGKAT PPPK, DPR Minta KemenPAN RB dan BKN Kirim Data Valid, Masih Ada Tenaga HONORER SILUMAN

16. c. Menyetujui permintaan tersebut sebagai fokus pengamatan, tetapi aspek yang lain juga dilihat sesuai aspek yang ada pada instrumen

Penjelasan: Supervisor dapat mengakomodasi permintaan khusus guru sambil tetap memperhatikan aspek lain.

17. a. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah, sehingga bakat siswa dapat berkembang secara optimal

Penjelasan: Ekstrakurikuler yang sesuai kebutuhan dan kemampuan sekolah memungkinkan pengembangan bakat siswa secara optimal.

18. b. KTSP, RAPBS, Kaldik, Struktur Organisasi Sekolah, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib Sekolah, Peraturan Akademik, Kode Etik, dan Biaya Operasional Sekolah

Penjelasan: Komponen ini mencakup berbagai aspek operasional yang penting untuk pengelolaan sekolah.

19. b. Membentuk TIM monitoring keterlaksanaan KTSP dan segera melakukan kegiatan sehingga diperoleh informasi tentang kekurangan yang ada dan digunakan sebagai bahan revisi KTSP pada tahun berikutnya

Penjelasan: Monitoring dan evaluasi adalah langkah yang tepat untuk menyempurnakan KTSP.

20. a. Mengingatkan kepada semua guru pada rapat dewan guru untuk melaksanakan konsep penilaian pada KTSP secara benar dan akuntabel

Penjelasan: Kepala sekolah harus memastikan bahwa penilaian dilaksanakan sesuai dengan konsep KTSP yang benar dan akuntabel.

21. a. Menetapkan wakil Kepala Sekolah/Madrasah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya.

Penjelasan: Dalam rangka memenuhi Standar Pengelolaan, penting untuk memiliki wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab dalam bidang-bidang tertentu untuk mengelola dan memastikan efisiensi dan efektivitas.

22. b. Melaksanakan workshop pembelajaran dan ditindaklanjuti di KKG/KKKS serta dipantau dan diadakan pembinaan secara intensif.

Penjelasan: Mengadakan workshop memberikan pelatihan langsung kepada guru-guru dan diikuti dengan tindak lanjut serta pemantauan yang intensif untuk memastikan penerapan yang benar dari RPP sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Baca Juga: CARA PENDAFTARAN UKKJ Jabatan Fungsional Guru dan Pengawas Periode 2 Tahun 2024, DITUNGGU Hingga 24 Juni 2024, Pastikan Hingga VERVAL

23. d. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera menyusun Peraturan Akademik dan menetapkan, serta disosialisasikan kepada semua pihak pemangku kepentingan di sekolah tersebut.

Penjelasan: Membentuk tim akademis yang bekerja sama dengan wakil kepala bidang akademik untuk menyusun, menetapkan, dan mensosialisasikan peraturan akademik adalah langkah yang komprehensif untuk memastikan keterlibatan semua pemangku kepentingan.

24. d. Satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar.

Penjelasan: Format ini memberikan gambaran lengkap tentang pencapaian siswa dalam setiap mata pelajaran serta perkembangan mereka, yang sesuai dengan Permendiknas No. 20 Tahun 2007.

25. c. Mengabulkan permintaan tersebut atas dasar hasil rapat dewan pendidik, tetapi 1 jam tersebut bukan merupakan beban belajar siswa.

Penjelasan: Ini memastikan bahwa layanan konseling diberikan tanpa menambah beban belajar siswa, yang dapat diterima melalui konsensus dalam rapat dewan pendidik.

26. a. Menyusunan program supervisi pengelolaan akademik di sekolah dan disosialisasikan ke seluruh pendidik, serta dilaksanakan secara teratur dan berkelanjutan.

Penjelasan: Menyusun dan mensosialisasikan program supervisi memastikan bahwa semua pendidik mengetahui dan mematuhi standar yang ditetapkan, serta pelaksanaannya dapat dipantau secara kontinu.

27. d. Setiap proses pembelajaran untuk setiap mata pelajaran disepakati mengembangkan budaya membaca dan menulis melalui tugas-tugas yang relevan.

Penjelasan: Mengintegrasikan budaya membaca dan menulis ke dalam setiap mata pelajaran membantu membiasakan siswa dengan kebiasaan ini dalam konteks yang relevan dan bermanfaat.

28. c. Semua guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses.

Penjelasan: Tujuan jangka pendek yang komprehensif dan terukur adalah memastikan semua guru mematuhi standar proses yang ditetapkan dalam peraturan tersebut.

29. b. Membentuk TIM untuk menyusun RAPBS yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya, diputuskan oleh komite sekolah, ditetapkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dan mendapat ijin dari institusi di atasnya, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah.

Penjelasan: Pendekatan ini mencakup perencanaan, pengesahan, dan sosialisasi RAPBS dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 Dibuka, Kuliah Gratis - Uang Saku dan Tunjangan Aman Sampai Lulus, Cek Jadwal, Program dan Persyaratan

30. c. Membentuk TIM untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah diakses melayani permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah.

Penjelasan: Membentuk tim khusus untuk menangani informasi dan pengaduan memastikan adanya sistem yang terstruktur dan terfokus dalam menangani kebutuhan informasi dari masyarakat.

31. c. Mengadakan rapat dewan pendidik tentang optimalisasi pemanfaatan ruang multimedia oleh semua mata pelajaran dan dipantau pemanfaatannya melalui jumal penggunaan ruang media.

Penjelasan: Rapat dewan pendidik dan pemantauan penggunaan memastikan bahwa ruang multimedia dimanfaatkan secara maksimal dan sesuai dengan tujuan pendidikan.

32. b. mampu beradaptasi dengan perkantoran.

Penjelasan: Kompetensi kepribadian kepala sekolah/madrasah melibatkan tanggung jawab, komitmen, inovasi, kreativitas, dan kepemimpinan. Adaptasi dengan perkantoran tidak termasuk dalam kompetensi kepribadian utama.

33. c. pembayaran uang transport pembayarannya ditunda.

Penjelasan: Menunda pembayaran uang transportasi adalah langkah yang realistis dan sementara untuk mengatasi masalah keuangan tanpa membebani anggaran sekolah secara berlebihan.

34. d. menyusun struktur organisasi, menyusun uraian tugas (tupoksi) semua dikerjakan bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan.

Penjelasan: Menyusun struktur organisasi dan uraian tugas membantu mengelola sumber daya manusia yang terbatas secara efisien dan efektif.

35. a. Mempertahankan tetap mengemban amanat, apa pun yang terjadi.

Penjelasan: Kepala sekolah/madrasah yang tidak bersalah menurut audit harus tetap menjalankan tugasnya dengan integritas dan keteguhan.

36. c. Kepala Sekolah/Madrasah setiap pagi menyambut kehadirannya dengan menyapa dan menyampaikan salam.

Penjelasan: Menyambut guru dengan salam setiap pagi membantu menciptakan lingkungan yang ramah dan membangun hubungan yang baik.

Baca Juga: Transisi Kurikulum Merdeka, Ini Penjelasan Capaian Pembelajaran PAUD, Satuan Pendidikan Diberi Kebebasan Merancang Pembelajaran

37. c. melakukan keseimbangan dalam mengembangkan pendidikan antara sekolah, dinas pendidikan/kemenag dan pemerintah daerah/pusat.

Penjelasan: Melakukan keseimbangan dalam pengembangan pendidikan melibatkan semua pihak yang terkait, memastikan bahwa perubahan yang dilakukan sesuai dengan kebijakan dan kebutuhan semua pihak.

38. b. dengan senang hati mendengar pendapat, saran orang lain sebagai bahan pengambilan keputusan.

Penjelasan: Mendengarkan pendapat dan saran dari orang lain membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan inklusif.

39. c. biar saja meledak-ledak dalam menyampaikan pendapat, guru tersebut diberi penjelasan agar mengerti.

Penjelasan: Membiarkan guru menyampaikan pendapatnya dan kemudian memberikan penjelasan membantu mengelola konflik dan menciptakan pemahaman yang lebih baik.

40. c. guru tersebut tidak hadir, ada yang dapat saya bantu…

Penjelasan: Memberikan jawaban yang jelas dan menawarkan bantuan adalah cara yang profesional dan sopan dalam merespons pertanyaan mengenai ketidakhadiran guru.

41. d. Mempersilahkan masuk, segerombolan didata, menghubungi Kepala Sekolah/Madrasah untuk melindungi siswanya sendiri.

Penjelasan: Tindakan ini merupakan langkah proaktif untuk melindungi siswa di dalam sekolah dan mengelola situasi konflik dengan meminta bantuan yang diperlukan.

42. c. Keluwesan bekerjasama dengan berbagai pihak.

Penjelasan: Memiliki kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak secara fleksibel adalah kriteria yang penting dalam menjalin kerjasama yang efektif.

43. c. Melibatkan siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Penjelasan: Kolaborasi antara semua pihak terlibat adalah kunci dalam mempersiapkan dan melaksanakan program untuk mencapai kejuaraan akademis atau ekstrakurikuler.

Baca Juga: Ketahui Alur Seleksi Calon Kepala Sekolah dan Penggunaan Sistem Pengangkatan KPSP, Jangan Sampai Menimbulkan Konsekuensi Hukum, Pahami Tahapan Ini

44. d. Aktif dalam kegiatan masyarakat di sekitar sekolah/madrasah.

Penjelasan: Aktif dalam kegiatan masyarakat membantu sekolah memahami dan terlibat dalam lingkungan sosial di sekitarnya, mendukung integrasi dan dukungan komunitas.

45. a. Kepala Sekolah/Madrasah membuka amal bencana.

Penjelasan: Membuka amal bencana adalah tindakan yang khusus untuk mengumpulkan sumbangan untuk membantu dalam situasi bencana, bukan menggunakan anggaran belanja sekolah.

46. b. Sosial.

Penjelasan: Terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan pihak luar sekolah menunjukkan dimensi sosial dari kompetensi kepala sekolah.

47. c. Sosial.

Penjelasan: Partisipasi aktif dalam kegiatan di luar sekolah seperti kecamatan, kabupaten/kota adalah bagian dari dimensi sosial dalam kompetensi kepala sekolah.

48. a. Kepribadian.

Penjelasan: Berakhlak mulia dan menjadi teladan akhlak baik untuk komunitas sekolah adalah bagian dari dimensi kepribadian yang penting.

49. d. Kewirausahaan.

Penjelasan: Menciptakan inovasi untuk pengembangan sekolah dan memiliki motivasi kuat untuk sukses merupakan aspek dari dimensi kewirausahaan dalam kompetensi kepala sekolah.

50. d. Kewirausahaan.

Penjelasan: Membuka perbengkelan sekolah untuk kegiatan produksi dan jasa menunjukkan keterlibatan dalam dimensi kewirausahaan untuk mendukung pendidikan peserta didik.

Baca Juga: ALL EYES ON PMM, Saatnya Guru dan Kepala Sekolah Masuk Tahap Penilaian Kinerja, BATAS AKHIR Hingga Juni

51. b. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Penjelasan: Tujuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui eksperimen dan refleksi.

52. a. Interpersonal.

Penjelasan: Kecerdasan interpersonal melibatkan kemampuan untuk memahami dan berinteraksi dengan orang lain, menunjukkan empati dan kesabaran.

53. a. Menghargai setiap peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.

Penjelasan: Kompetensi kepribadian termasuk dalam nilai-nilai moral dan etika, seperti menghargai keberagaman dan keadilan.

54. b. Kooperatif.

Penjelasan: Pendekatan pembelajaran kooperatif mendukung nilai "learning to live together" dengan mengajarkan siswa untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

55. e. Pijakan untuk menentukan tujuan jangka panjang.

Penjelasan: Misi sekolah memberikan pijakan untuk menetapkan tujuan jangka panjang yang jelas dan menginspirasi bagi semua anggota komunitas sekolah.

56. c. Mampu meraih cita-cita bersama secara sistematis dan terencana.

Penjelasan: Visi sekolah yang jelas membantu dalam mengoordinasikan upaya untuk mencapai tujuan secara sistematis dan terencana.

57. e. Kecerdasan logis.

Penjelasan: Kecerdasan logis tidak termasuk dalam teori Multiple Intelligences (kecerdasan jamak) yang dikemukakan oleh Gardner.

Baca Juga: Bersiap Jadi KEPALA SEKOLAH, 31.632 Dinyatakan LULUS GURU PENGGERAK Angkatan 9, Berikut Link Lengkap Surat Kelulusan se Indonesia

58. a. Cita-cita sekolah dapat tercapai tepat waktu.

Penjelasan: Memahami visi dan misi sekolah membantu dalam mengarahkan upaya untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif dan tepat waktu.

59. c. Presentasi.

Penjelasan: Microsoft Power Point adalah alat yang digunakan untuk membuat dan memberikan presentasi dengan menggunakan slide.

60. a. Mampu hidup bahagia sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Penjelasan: Pengembangan life skills bertujuan agar siswa mampu menghadapi kehidupan sehari-hari dengan bahagia dan produktif.

61. a. Lingkup materi ajar dan tingkat kompetensi.

Penjelasan: Standar isi mengatur konten apa yang harus diajarkan di sekolah dan tingkat kompetensi yang harus dicapai oleh siswa.

62. c. Akses informasi dan komunikasi online antar lembaga dan komunitas pendidikan.

Penjelasan: Program Jardiknas bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui akses informasi dan komunikasi yang lebih luas antar lembaga pendidikan.

63. c. Yahoo/Google.

Penjelasan: Yahoo dan Google adalah mesin pencari yang populer yang membantu pengguna menemukan informasi di internet.

64. b. Perencanaan, observasi, tindakan, dan refleksi.

Penjelasan: Tahapan PTK meliputi proses perencanaan, observasi, tindakan, dan refleksi untuk mengevaluasi dan meningkatkan praktik pengajaran.

Baca Juga: Ribuan Sekolah Negeri TIDAK PUNYA Kepala Sekolah, Pemda Bisa Jalankan Regulasi Ini, PELUANG BESAR Bagi Guru Penggerak, Cek Tahapan Ini

65. c. Membantu siswa agar mampu belajar secara mandiri.

Penjelasan: "Learning to know" mendorong pendidikan yang membantu siswa menjadi pembelajar mandiri dan kritis.

66. d. Ia mungkin akan berhasil dalam bidang lain.

Penjelasan: Gardner menekankan bahwa individu yang tidak menonjol dalam satu kecerdasan tertentu masih bisa sukses dalam bidang lain dengan potensi yang dimilikinya.

67. a. Mengontrol keterlaksanaan program sekolah.

Penjelasan: Komite sekolah memiliki fungsi sebagai pengontrol dalam memastikan program sekolah berjalan sesuai dengan rencana.

Baca Juga: Info Penting Buat Kepala Sekolah, Begini Cara Menyetujui Perencanaan Kinerja di PMM

68. b. Learning to learn.

Penjelasan: Salah satu pilar pendidikan menurut UNESCO adalah "Learning to learn", yang mengacu pada kemampuan siswa untuk belajar secara efektif dan mandiri.

69. d. Attachment.

Penjelasan: Mengirim file melalui e-mail melibatkan proses melampirkan (attachment) file yang ingin dikirim dalam e-mail.

70. a. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapinya.

Penjelasan: Kepala sekolah yang kompeten harus bersikap proaktif, tidak menyerah, dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi tantangan yang kompleks di sekolah. ***