POJOKSATU.id - Kementerian Agama telah menggelar orientasi PPPK Kemenag (Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja) yang diikuti secara daring 29.012 PPPK dari seluruh Indonesia.
Pembukaan orientasi PPPK Kemenag digelar di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, pada Rabu 13 September 2023.
Penyelenggaraan Orientasi PPPK Kemenag tertuang dalam surat Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN LAN Nomor: 5666/D.3/PDP.07.1 tanggal 16 Agustus 2023 perihal Penyelenggaraan Orientasi PPPK.
Baca Juga: Pomdam Jaya Pastikan Praka Riswandi Manik Cs Dipecat Tidak Perlu Sidang Etik
Orientasi PPPK Kemenag dilaksanakan secara bertahap sejak 13 September sampai akhir Oktober 2023.
Sementara pembukannya digelar serentak se-Indonesia.
Orientasi ini, juga merupakan langkah percepatan penyesuaian diri bagi PPPK.
Hal ini telah diatur dalam Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi PPPK.
Dalam sambutannya, Menag Yaqut Cholil Qoumas menegaskan PPPK memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.
Karena itu PPPK harus dapat memberikan peran signifikan terhadap peningkatan kinerja di Kementerian Agama.
"PPPK harus dapat membangun komunikasi serta dapat bekerjasama membangun tim kerja yang efektif dan efisien," kata Menag Yaqut, dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi Kemenag, Kamis 14 September 2023.
Sebagai PPPK Kemenag, kata Yaqut, juga harus menjaga etika dan moral.
Sebab menjadi ASN PPPK sepenuhnya adalah pengabdian untuk negera.
Yaqut juga menyinggung menjadi PPPK bukanlah sebagai profesi untuk menjadi kaya, melainkan pengabdian sepenuh hati.
Baca Juga: Hasil Autopsi Imam Masykur Sudah Keluar, Ungkap Fakta Baru Kekejaman Praka Riswandi Manik Cs
"Menjadi ASN PPPK itu sepenuhnya adalah pengabdian. Kalau mau kaya jangan menjadi ASN PPPK. Bekerjalah dengan baik, bekerja dengan semestinya, dan berintegritas. Jangan asal-asalan dalam bekerja," tegasnya.
"Tidak perlu berterima kasih kepada Menteri Agama. Berterima kasihlah kepada pemerintah, kepada Presiden Jokowi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Amin Suyitno menyampaikan orientasi PPPK Kemenag dilakukan dengan metode pembelajaran klasikal.
Pelaksanaannya sendiri berada di bawah penjaminan mutu Pusdiklat Tenaga Administrasi Kementerian Agama.
Tak hanya itu, pembukaan Orientasi PPPK ini digelar serentak secara Luring dan Daring yang dipusatkan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya.
Di mana seluruh PPPK mengikutinya dari tempat masing-masing melalui zoom meeting dan chanel Youtube Balitbang-Diklat Kemenag.
Baca Juga: Tak Terima Dilabrak Caleg PDIP, Pendukung Rocky Gerung Berjaga di Luar Bareskrim
Karena itu, ia menegaskan agar seluruh PPPK berkomitmen menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh dengan tanggungjawab.
"Kita harus bersyukur, dan itu diwujudkan dengan komitmen menjalankan tugas dan disiplin serta terus menggaungkan nilai-nilai Moderasi Beragama," tandas Amin Suyitno.***



