POJOKSATU.id - Kabupaten Serang tak hanya punya wisata sejarah dan budaya, tapi juga menyimpan permata indah di tengah Selat Sunda: Pulau Sangiang.

Pulau ini sering disebut “The Seven Wonders of Banten” karena keindahan alamnya yang memadukan hutan tropis, pantai eksotis, hingga spot bawah laut yang masih alami.

Terletak sekitar 10 km dari Pantai Anyer, Pulau Sangiang masuk dalam kawasan konservasi sekaligus objek wisata. Akses menuju pulau ini cukup mudah.

Baca Juga: Kamu Penerima PKH atau BPNT? Begini Cara Cek Bansos Online 2025, Jangan Sampai Ketinggalan!

Dari Dermaga Anyer, wisatawan bisa menyeberang dengan perahu motor sekitar 45–60 menit.

Sesampainya di pulau, pengunjung langsung disuguhi pemandangan pasir putih, air laut jernih, dan suasana tenang jauh dari hiruk-pikuk kota.

Pulau Sangiang dikenal memiliki lanskap yang lengkap.

Di satu sisi terdapat hutan tropis yang rimbun, menjadi rumah bagi burung-burung langka dan satwa liar seperti monyet ekor panjang.

Baca Juga: Arti 5 Notifikasi Mola BKN Saat Cek Penetapan NIP PPPK Paruh Waktu, AWAS yang Dapat NOMOR 4 Bikin Jantung Dagdigdug

Di sisi lain, terdapat pantai berpasir putih dengan laut biru yang jernih.

Pulau Sangiang juga punya tebing-tebing karang tinggi yang mengarah ke laut, mirip destinasi wisata yang ada di Bali atau Lombok.

Spot paling terkenal adalah Tebing Batu Payung yang sering jadi tempat foto wisatawan.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Minta Pj Sekda Fokus Susun Anggaran 2026 dengan Skala Prioritas

Saat sore hari, matahari terbenam di ufuk barat membuat siluet tebing semakin dramatis.

Bagi pecinta snorkeling dan diving, Pulau Sangiang adalah tempat wisata yang wajib dijelajahi.

Perairan di sekitar pulau dihiasi terumbu karang yang masih alami dan ikan-ikan tropis berwarna-warni.

Beberapa spot snorkeling populer antara lain Pantai Pasir Panjang dan Tanjung Bajo.

Airnya yang jernih membuat pandangan bawah laut begitu jelas. Wisatawan bisa melihat ikan badut, terumbu karang, hingga kadang penyu laut yang melintas.

Baca Juga: Cara Cek Penetapan NI PPPK Paruh Waktu di Mola BKN dan Penyebab Usulan Tidak Ditemukan

banyak komunitas penyelam menjadikan Pulau Sangiang sebagai lokasi favorit.

Aktivitas Wisata di Pulau Sangiang

Pulau Sangiang bukan hanya indah dipandang, tapi juga menawarkan banyak aktivitas.

Snorkeling & Diving – Menyaksikan keindahan bawah laut yang masih alami.

Baca Juga: 5 Kalimat yang Diucap Orang Tua Kepada Anak Sebelum Berangkat Sekolah, Bikin Tenang dan Nggak Cemas Lagi!

Trekking Hutan – Menyusuri jalur setapak di hutan tropis sambil mendengar kicau burung dan suara ombak.

Camping di Pantai – Pasir putih Pulau Sangiang sangat cocok untuk berkemah bersama teman atau keluarga.

Hunting Foto – Dari Tebing Batu Payung, Goa Kelelawar, hingga pantai berpasir putih, banyak spot instagenik yang siap jadi latar foto.

Baca Juga: Banyak Guru Sertifikasi Salah Susun JTM, Pencairan TPG Terancam Tertunda

Wisata Edukasi – Belajar tentang ekosistem pulau, konservasi laut, dan kehidupan nelayan sekitar.

Akses dan Fasilitas

Untuk menuju Pulau Sangiang, wisatawan biasanya berangkat dari Pantai Anyer atau Pelabuhan Paku.

Perjalanan dengan perahu motor sekitar satu jam.

Saat ombak tenang, perjalanan akan terasa menyenangkan dengan angin laut yang sejuk.

Baca Juga: Cara Cek Penetapan NI PPPK Paruh Waktu di Mola BKN dan Arti Status BTS Lengkap Solusi yang Bisa Ditempuh

Meski sudah dikenal sebagai objek wisata, fasilitas di Pulau Sangiang masih sederhana.

Ada beberapa homestay, area camping, dan warung makan sederhana.

keaslian pulau inilah yang membuat wisatawan betah: alamnya yang masih alami dan jauh dari kesan komersial berlebihan.

Tips Berkunjung ke Pulau Sangiang

Jika berencana liburan ke Pulau Sangiang, sebaiknya pilih waktu kunjungan saat musim kemarau agar laut lebih tenang dan cuaca cerah.

Demi keamanan dan kenyamanan perjalanan, gunakan jasa pemandu lokal yang sudah berpengalaman.

Jangan lupa membawa peralatan snorkeling atau diving sendiri, karena spot bawah laut Pulau Sangiang sangat sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: Mengapa Hari Batik Nasional Diperingati Setiap 2 Oktober? Ini Sejarahnya!

Selain itu, siapkan juga bekal makanan dan minuman, mengingat fasilitas di pulau masih terbatas.

Selama berada di sana, patuhi aturan konservasi seperti tidak merusak terumbu karang, tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak mengganggu satwa yang hidup bebas.

Pulau Sangiang juga sangat cocok untuk camping di tepi pantai, terutama di hamparan pasir putih yang luas dan tenang.

Baca Juga: RUU Sisdiknas Masuk Komisi X DPR, 8 Isu Krusial Jadi Sorotan

Bagi pecinta fotografi, ada banyak spot menarik mulai dari Tebing Batu Payung, Goa Kelelawar, hingga pantai indah yang instagenik.

wisata edukasi tentang ekosistem pulau, konservasi laut, dan kehidupan nelayan sekitar bisa menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan.

Pulau Sangiang adalah bukti bahwa Banten punya destinasi wisata kelas dunia.

Hutan tropis, pantai eksotis, tebing karang, hingga surga bawah laut menjadikan pulau ini paket lengkap bagi pecinta alam dan petualangan.***