POJOKSATU.id — Pernah merasa heran ketika seekor kucing justru lebih sering mendekati orang tertentu dibandingkan orang lain?
Hal tersebut ternyata tidak selalu terjadi secara kebetulan. Kucing memiliki cara tersendiri untuk menentukan manusia yang membuatnya merasa aman dan nyaman berada di dekatnya.
Berbeda dengan anjing yang cenderung lebih mudah menunjukkan ketertarikan kepada manusia, kucing biasanya lebih selektif dalam membangun kedekatan.
Baca Juga: Megan KATSEYE Bicara Soal Kesehatan Mental, Ungkap Pentingnya Terapi dan Dukungan Member
Hewan ini akan memperhatikan lingkungan serta perilaku seseorang sebelum memutuskan untuk mendekat.
Pilihan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti sikap manusia, aroma tubuh, bahasa tubuh, pengalaman interaksi hingga karakter kucing itu sendiri.
Sikap seseorang menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi tingkat kenyamanan kucing.
Baca Juga: Manga Detective Conan Menuju Akhir, Gosho Aoyama Sudah Tulis Storyboard Ending
Kucing umumnya lebih mudah mendekati orang yang bersikap tenang dan tidak memaksakan interaksi.
Sebaliknya, seseorang yang langsung mengejar, menggendong, atau terus menyentuh kucing dapat membuat hewan tersebut merasa tidak nyaman.
Memberikan kesempatan kepada kucing untuk mendekat atas kemauannya sendiri justru dapat membantu membangun rasa aman dan kepercayaan.
Selain sikap, aroma juga menjadi bagian penting dalam cara kucing mengenali manusia.
Baca Juga: Beasiswa Maung Depok Tahap 2 2026, Ada Bantuan UKT hingga Rp3,85 Juta, Ini Syaratnya
Kucing memiliki indra penciuman yang sangat peka sehingga aroma seseorang dapat membantu mereka mengenali dan mengingat orang yang sering berada di sekitarnya.
Aroma yang sudah familiar dapat membuat kucing merasa lebih terbiasa dan aman ketika berada di dekat orang tersebut.
Bahasa tubuh manusia juga dapat menjadi pertimbangan bagi kucing.
Gerakan yang terlalu cepat, tiba-tiba, atau agresif berpotensi membuat kucing merasa terancam.
Sebaliknya, gerakan yang perlahan dan tidak mengintimidasi biasanya lebih mudah diterima.
Membiarkan kucing mendekat terlebih dahulu juga dapat menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan hewan tersebut.
Setiap kucing memiliki karakter yang berbeda sehingga tidak semuanya menyukai bentuk interaksi yang sama.
Ada kucing yang senang dielus atau digendong, tetapi ada pula yang lebih nyaman sekadar duduk di dekat manusia tanpa banyak disentuh.
Baca Juga: Anggaran RAPBN 2027 Rp4.097 Triliun, BGN Dapat Porsi Terbesar Rp240,2 Triliun
Orang yang mampu memahami batasan tersebut dan berhenti ketika kucing menunjukkan tanda tidak nyaman dapat lebih mudah memperoleh kepercayaannya.
Kucing juga dapat menghubungkan seseorang dengan pengalaman yang menyenangkan.
Makanan, permainan, perhatian, atau suasana yang tenang dapat menjadi pengalaman positif bagi hewan tersebut.
Apabila interaksi bersama seseorang berulang kali memberikan rasa aman dan menyenangkan, kucing kemungkinan akan semakin terbiasa dan nyaman berada di dekat orang tersebut.
Baca Juga: Hadapi Tanjakan Saat Touring dengan Teknik Aman dan Cari Aman
Kepribadian kucing juga turut memengaruhi tipe manusia yang disukainya.
Kucing yang aktif mungkin lebih tertarik kepada orang yang sering mengajaknya bermain.
Sementara itu, kucing yang cenderung pemalu atau tenang bisa merasa lebih nyaman bersama seseorang yang tidak banyak bergerak dan tidak memaksanya untuk berinteraksi.
Kedekatan antara kucing dan manusia juga dapat terlihat melalui sejumlah perilaku.
Baca Juga: DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas, Sarankan Pakai Barcode
Kucing yang merasa nyaman biasanya lebih sering menghampiri, mengikuti seseorang dari satu tempat ke tempat lain, atau memilih tidur di dekat orang tersebut.
Beberapa kucing juga menunjukkan kedekatan dengan menggosokkan tubuhnya, mengeong ketika melihat orang tertentu, atau menunjukkan sikap rileks saat berada di dekatnya.
Meski demikian, perilaku tersebut tetap perlu dilihat secara keseluruhan karena setiap kucing mempunyai karakter dan kebiasaan yang berbeda.
Satu perilaku tertentu belum tentu memiliki arti yang sama pada semua kucing.
Pada akhirnya, kucing tidak selalu memilih seseorang hanya karena orang tersebut memberikan makanan.
Rasa aman, kenyamanan, aroma yang familiar, pengalaman positif, serta cara manusia memperlakukan dirinya dapat berperan dalam membentuk kedekatan.
Jika ingin membuat kucing lebih nyaman, tidak perlu memaksanya untuk segera akrab.
Memberikan ruang, bersikap tenang, menghargai batasannya, dan membangun interaksi positif secara perlahan justru dapat membantu kucing menumbuhkan rasa percaya kepada seseorang. ***




