POJOKSATU.id — Kehadiran semut di dalam rumah sering kali mengganggu, terutama ketika mereka mulai mengerubungi makanan di dapur, meja makan, atau sudut-sudut ruangan.
Meski terlihat sepele, banyak orang memilih mengusir semut tanpa harus membunuhnya karena ingin menggunakan cara yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi anak-anak maupun hewan peliharaan.
Ada berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengusir semut tanpa menyakitinya.
Baca Juga: Rahasia Menyimpan Cabai dan Bawang agar Tetap Segar Berhari-hari, Dijamin Lebih Awet
Metode ini bekerja dengan menghilangkan sumber makanan, mengacaukan jejak aroma yang digunakan semut untuk berkomunikasi, atau membuat area tertentu tidak nyaman bagi mereka sehingga semut memilih berpindah ke tempat lain.
Langkah pertama adalah menjaga kebersihan rumah secara rutin. Pastikan tidak ada remah makanan, tetesan minuman manis, atau sisa makanan yang tertinggal di meja, lantai, maupun dapur.
Simpan gula, madu, camilan, dan bahan makanan lainnya di dalam wadah kedap udara agar tidak menarik perhatian semut.
Baca Juga: Mau Naik Pesawat? Ini Pakaian yang Sebaiknya Dihindari dan Rekomendasi Outfit yang Tepat
Selanjutnya, bersihkan jalur yang sering dilalui semut menggunakan campuran air dan cuka dengan perbandingan 1:1.
Larutan ini membantu menghilangkan jejak feromon yang menjadi penanda jalan bagi koloni semut.
Setelah jejak aromanya hilang, semut akan kesulitan menemukan rute menuju sumber makanan.
Anda juga dapat memanfaatkan aroma alami yang tidak disukai semut.
Baca Juga: Apa Hubungan Saepul dan Kunaefi yang Dimutilasi di Pancoran Mas, Padahal Baru Saja Kenal di Medsos
Beberapa bahan seperti kulit jeruk, kulit lemon, daun mint, kayu manis, cengkih, atau bubuk kopi dapat diletakkan di dekat pintu, jendela, atau titik masuk semut.
Aroma tersebut umumnya membuat semut enggan melewati area tersebut tanpa membahayakan mereka.
Menanam tanaman beraroma kuat di sekitar rumah juga bisa menjadi solusi.
Tanaman seperti mint atau lavender dapat membantu mengurangi kemungkinan semut masuk ke dalam rumah sekaligus memberikan aroma segar di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Dibuka, Simak Syarat, Formasi, Cara Daftar, dan Jadwal Lengkap
Selain itu, tutup semua celah kecil pada dinding, kusen pintu, jendela, maupun retakan lantai yang berpotensi menjadi jalan masuk semut.
Gunakan sealant atau dempul sesuai kebutuhan agar akses mereka ke dalam rumah semakin terbatas.
Jangan lupa mengelola sampah dengan baik. Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup rapat dan buang sampah secara rutin, terutama sampah organik yang dapat mengundang semut maupun serangga lainnya.
Jika menemukan semut dalam jumlah sedikit, Anda dapat mengarahkannya keluar rumah secara perlahan menggunakan selembar kertas atau sapu berbulu halus.
Cara ini memungkinkan semut berpindah tanpa terluka.
Dengan menjaga kebersihan, menghilangkan sumber makanan, memanfaatkan aroma alami, dan menutup jalur masuk, semut umumnya akan meninggalkan rumah dengan sendirinya.
Cara-cara tersebut dapat menjadi alternatif yang lebih aman, ramah lingkungan, dan tetap efektif tanpa harus menyakiti serangga tersebut.***




