POJOKSATU.id — Cabai dan bawang merupakan dua bahan dapur yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan sehari-hari.
Meski begitu, kedua bahan ini tergolong mudah mengalami penurunan kualitas apabila tidak disimpan dengan cara yang tepat.
Cabai dapat dengan cepat layu, berubah warna, bahkan berjamur, sedangkan bawang berisiko bertunas atau membusuk akibat kondisi penyimpanan yang terlalu lembap.
Baca Juga: Mau Naik Pesawat? Ini Pakaian yang Sebaiknya Dihindari dan Rekomendasi Outfit yang Tepat
Padahal, dengan teknik penyimpanan yang benar, cabai dan bawang dapat bertahan lebih lama tanpa kehilangan kesegaran maupun cita rasanya.
Selain membantu menjaga kualitas bahan makanan, cara penyimpanan yang tepat juga dapat mengurangi pemborosan karena bahan dapur tidak mudah rusak sebelum sempat digunakan.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih cabai dan bawang yang masih segar.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026, Lengkap dengan Panduan Pencairan
Sebaiknya hindari cabai yang sudah lembek, memiliki bercak hitam, atau menunjukkan tanda-tanda berjamur.
Sementara itu, bawang yang baik untuk disimpan adalah bawang dengan umbi yang keras, kulit luar kering, dan belum bertunas.
Setelah memilih bahan yang berkualitas, hindari mencuci cabai sebelum disimpan apabila belum akan langsung digunakan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Tembok Lembap agar Tidak Berjamur, Ketahui Penyebab dan Solusinya
Air yang menempel pada permukaan cabai dapat meningkatkan kelembapan sehingga mempercepat proses pembusukan.
Jika terdapat kotoran yang menempel, cukup bersihkan menggunakan tisu atau kain bersih yang kering.
Agar cabai tetap segar lebih lama, simpan di dalam wadah kedap udara yang telah dialasi tisu dapur.
Tisu akan membantu menyerap kelembapan berlebih sehingga cabai tidak mudah layu maupun berjamur.
Baca Juga: Pulihkan Semangat Anak Pascagempa Sigi, Pertamina dan PLN Gelar Layanan Psikososial
Setelah itu, letakkan wadah tersebut di laci penyimpanan sayuran di dalam kulkas agar suhunya tetap stabil.
Selama masa penyimpanan, periksa kondisi cabai secara berkala.
Jika ada satu atau dua cabai yang mulai membusuk atau berjamur, segera pisahkan dari cabai lainnya.
Cara ini penting dilakukan karena cabai yang rusak dapat mempercepat penyebaran jamur dan menyebabkan seluruh stok lebih cepat membusuk.
Baca Juga: Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Dibuka, Simak Syarat, Formasi, Cara Daftar, dan Jadwal Lengkap
Berbeda dengan cabai, bawang merah dan bawang putih lebih cocok disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Wadah seperti keranjang anyaman, kantong jaring, atau wadah berlubang menjadi pilihan yang tepat karena memungkinkan udara mengalir dengan lancar.
Sebaliknya, hindari menyimpan bawang di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung karena dapat mempercepat kerusakan.
Baca Juga: Kasus Mutilasi Pancoran Mas Terpecahkan, Pelaku Saepul, Korban Kunaefi, Motif Diduga Pencurian
Bawang juga sebaiknya tidak disimpan di dalam plastik yang tertutup rapat.
Kondisi tersebut dapat memerangkap uap air sehingga kelembapan meningkat dan bawang lebih mudah membusuk.
Menggunakan wadah yang memiliki ventilasi akan membantu menjaga bawang tetap kering dan tahan lebih lama.
Selain itu, hindari menyimpan bawang berdekatan dengan kentang.
Kentang menghasilkan gas dan kelembapan yang dapat mempercepat pertumbuhan tunas pada bawang sekaligus memperpendek masa simpannya.
Menyimpan kedua bahan tersebut secara terpisah merupakan pilihan yang lebih baik agar kualitas masing-masing tetap terjaga.
Apabila memiliki stok cabai dalam jumlah banyak, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah menyimpannya di dalam freezer.
Cabai dapat dimasukkan ke wadah atau kantong khusus freezer setelah dibersihkan dan dipastikan benar-benar kering.
Metode ini mampu mempertahankan kualitas cabai hingga beberapa bulan, meskipun teksturnya mungkin akan sedikit lebih lunak setelah dicairkan.
Sementara itu, bawang yang sudah dikupas sebaiknya disimpan di dalam wadah tertutup lalu dimasukkan ke kulkas.
Cara ini dapat membantu menjaga kebersihan sekaligus memperlambat proses pembusukan.
Namun, bawang yang telah dikupas sebaiknya segera digunakan dalam beberapa hari agar rasa dan kualitasnya tetap optimal.
Dengan menerapkan cara penyimpanan yang tepat, cabai dan bawang dapat bertahan lebih lama, tetap segar, serta siap digunakan kapan saja untuk berbagai kebutuhan memasak.
Kebiasaan sederhana ini tidak hanya membantu menjaga kualitas bahan makanan, tetapi juga mengurangi pemborosan dan membuat pengeluaran belanja dapur menjadi lebih hemat.***




