POJOKSATU.id — Jika data pribadi Anda muncul di hasil pencarian Google, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghapusnya, tergantung pada jenis informasi dan sumbernya.

Penting untuk diketahui bahwa menghapus hasil pencarian di Google berbeda dengan menghapus data dari situs web asal.

Selama informasi tersebut masih tersedia di situs sumber, Google dapat mengindeksnya kembali sehingga tetap muncul di hasil pencarian.

Baca Juga: Cara Memilih Gorden yang Tepat agar Rumah Lebih Sejuk dan Hemat Listrik

Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah menghapus data dari situs web asal.

Jika memungkinkan, hubungi pemilik atau pengelola situs yang memuat informasi pribadi Anda dan ajukan permintaan agar data tersebut dihapus.

Cara ini merupakan solusi paling efektif karena informasi benar-benar dihilangkan dari internet, bukan hanya disembunyikan dari hasil pencarian Google.

Baca Juga: Apa Itu Job Crafting? Kenali Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Contohnya di Dunia Kerja

Apabila data tidak dapat dihapus dari situs sumber atau memenuhi syarat kebijakan Google, Anda dapat mengajukan permintaan penghapusan hasil pencarian kepada Google.

Perusahaan ini menyediakan formulir khusus untuk menangani informasi pribadi yang berpotensi membahayakan privasi pengguna.

Jenis data yang umumnya dapat diajukan untuk dihapus meliputi nomor KTP atau identitas pemerintah lainnya, nomor rekening bank atau kartu kredit, tanda tangan, nomor telepon, alamat rumah, alamat email dalam kondisi tertentu, informasi login yang dapat membahayakan keamanan akun, foto dokumen identitas, hingga konten eksplisit yang dibagikan tanpa persetujuan.

Baca Juga: Sedih, Tangisan Bocah Perempuan di Bali Ratapi Jenazah Ayahnya yang Dituduh Maling Ayam Aduan

Permohonan penghapusan dapat diajukan melalui layanan Google Remove Results About You maupun Formulir Penghapusan Konten Google yang tersedia di pusat bantuan Google.

Selain mengajukan permohonan secara manual, Google juga menyediakan fitur Results about you.

Fitur ini berfungsi memantau apakah nama, alamat, nomor telepon, atau alamat email Anda muncul di hasil pencarian.

Untuk menggunakannya, masuk ke akun Google, buka menu Results about you, lalu tambahkan informasi pribadi yang ingin dipantau.

Baca Juga: Tarif PNBP Kementerian Hukum 2026 Naik, Merek UMKM Tetap Murah dan Hak Cipta Lagu Rp0

Jika Google menemukan data tersebut di hasil pencarian, Anda akan menerima notifikasi dan dapat langsung mengajukan permintaan penghapusan.

Jika data pribadi sebenarnya sudah dihapus dari situs web asal tetapi masih muncul di Google, Anda dapat meminta Google memperbarui indeks pencariannya melalui layanan Refresh Outdated Content Tool.

Dengan cara ini, Google akan meninjau kembali halaman yang telah berubah atau dihapus sehingga hasil pencarian dapat diperbarui lebih cepat.

Baca Juga: Bansos 2026 Tahap 3 Sudah Cair, Ini Alasan NIK KTP Tidak Terdaftar dan Solusinya

Secara umum, Google mempertimbangkan penghapusan untuk informasi yang berisiko terhadap privasi dan keamanan pengguna.

Data yang biasanya memenuhi syarat antara lain nomor identitas seperti KTP, paspor, atau SIM, informasi rekening dan kartu pembayaran, data login yang bocor, foto dokumen pribadi, konten doxing yang memuat alamat rumah atau nomor telepon untuk tujuan pelecehan, serta gambar intim yang disebarkan tanpa persetujuan pemiliknya.

Sebaliknya, tidak semua informasi dapat dihapus dari hasil pencarian.

Google umumnya tidak menghapus berita yang diterbitkan secara sah oleh media, informasi yang berasal dari catatan publik, profil media sosial yang dibuat sendiri oleh pengguna, maupun informasi bisnis atau profesional yang memang dipublikasikan untuk konsumsi publik.

Baca Juga: Spesifikasi Laptop yang Cocok untuk Mahasiswa DKV, Ini Rekomendasi Minimal hingga Ideal

Apabila data pribadi muncul akibat kebocoran data, Anda juga disarankan segera mengambil langkah pengamanan tambahan.

Ganti kata sandi akun yang terdampak, aktifkan autentikasi dua faktor (2FA), pantau aktivitas akun secara berkala, dan waspadai berbagai upaya phishing yang memanfaatkan informasi pribadi Anda.

Dengan menghapus data dari situs sumber terlebih dahulu, kemudian mengajukan permohonan penghapusan kepada Google, peluang informasi pribadi tersebut hilang dari hasil pencarian akan semakin besar.

Namun, perlu diingat bahwa setiap permohonan akan melalui proses peninjauan, sehingga waktu penyelesaiannya dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada jenis permintaan dan hasil verifikasi Google.***