POJOKSATU.id — Masalah kucing yang buang kotoran di genteng rumah sering membuat pemilik rumah merasa kesal.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, kotoran tersebut juga bisa mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Kondisi ini umumnya terjadi karena genteng dianggap sebagai tempat yang aman, hangat, dan jarang terganggu.

Baca Juga: Jalur Mandiri PTN 2026 Tanpa Uang Pangkal, Ini Pilihan Aman untuk Calon Mahasiswa

Terlebih jika terdapat bau sisa kotoran sebelumnya, kucing akan cenderung kembali ke lokasi yang sama.

Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan tanpa harus menyakiti kucing.

Langkah pertama adalah menghilangkan bau yang tertinggal di genteng.

Baca Juga: Buruan Daftar! Program Diaspora Berdampak 2026 Buka Kuota 100 Peserta

Membersihkan area tersebut dengan air dan cairan pembersih ringan dapat membantu menghilangkan jejak aroma yang memancing kucing datang kembali.

Selain itu, penggunaan aroma yang tidak disukai kucing juga bisa menjadi solusi.

Beberapa bahan alami seperti kulit jeruk, lemon, atau larutan cuka yang telah diencerkan diketahui cukup efektif untuk mengusir kucing dari area tertentu.

Baca Juga: Mau Buka Alfamart? Ini Rincian Modal, Skema Franchise, dan Syarat Lengkapnya

Cara lain yang cukup ampuh adalah dengan memasang penghalang fisik.

Penggunaan jaring, kawat tipis, atau pelindung khusus di jalur yang biasa dilalui kucing dapat mencegah mereka naik ke atap rumah.

Jika memungkinkan, pemilik rumah juga dapat mengalihkan kebiasaan kucing dengan menyediakan area khusus di tanah yang diisi pasir.

Cara ini membantu memberikan alternatif tempat bagi kucing untuk buang kotoran.

Baca Juga: PBB 2026 Bisa Nol Rupiah! Ini Kriteria Rumah yang Lolos Pembebasan

Penyemprotan air secara berkala juga bisa menjadi metode sederhana untuk membuat kucing enggan kembali.

Namun, cara ini perlu dilakukan secara konsisten agar hasilnya maksimal.

Dengan mengombinasikan beberapa metode tersebut, masalah kucing buang kotoran di genteng dapat diminimalkan secara efektif tanpa menimbulkan dampak buruk bagi hewan tersebut.***