POJOKSATU.id - Ramadan 1447 H atau tahun 2026 kembali menjadi bulan penuh keberkahan yang dinanti umat Islam.

Di bulan suci ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang banyak dilakukan selama bulan Ramadan adalah tadarus.

Tadarus adalah aktivitas membaca, memahami, dan menghayati Alquran, baik secara sendiri maupun berjamaah.

Amalan ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga sarana untuk memperoleh pahala berlipat ganda.

Baca Juga: Breaking News TPG Februari 2026 Siap Direkomendasikan ke Kemenkeu, Guru ASN Berpeluang Cair Pekan Ini Jika Tahapan Ini Sudah Selesai

Dalam artikel ini, pembahasan akan mengulas makna tadarus, bagaimana pelaksanaannya, serta keutamaan yang bisa diperoleh bagi mereka yang istiqamah menjalankannya, khususnya di malam-malam Ramadan 1447 H yang penuh kemuliaan.

Pengertian Tadarus

Secara bahasa, tadarus berasal dari kata darasa yang berarti belajar atau membaca dengan mendalami.

Dalam konteks Islam, tadarus merujuk pada aktivitas membaca Al-Qur'an secara berulang-ulang, baik secara individu maupun bersama-sama dalam sebuah majelis.

Dalam hadis Rasulullah SAW disebutkan bahwa Jibril AS selalu menemui beliau setiap bulan Ramadan untuk tadarus Alquran.

Hal ini menunjukkan bahwa tadarus adalah amalan sunnah yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam.

Baca Juga: Survei Indekstat Ungkap 82,6 Persen Publik Optimistis Indonesia Makin Maju di Bawah Prabowo Gibran

Tadarus Adalah Amalan yang Dianjurkan di Malam Ramadan

Salah satu keistimewaan bulan Ramadan adalah malam-malamnya yang penuh keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang menghidupkan malam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam konteks ini, tadarus adalah salah satu amalan yang dapat menghidupkan malam Ramadan.

Banyak umat Islam di Ramadan 2026 memanfaatkan waktu setelah salat Tarawih untuk membaca dan mendalami Alquran, baik di masjid maupun di rumah.

Selain itu, tadarus adalah bentuk interaksi langsung dengan kitab suci yang memberikan ketenangan hati serta memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

Baca Juga: Kemensos Percepat Administrasi Rekening untuk Jutaan Penerima Baru Bansos 2026

Keutamaan Tadarus Al-Qur'an di Bulan Ramadan

1. Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda

Salah satu keistimewaan bulan Ramadan adalah dilipatgandakannya pahala bagi setiap amalan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca satu huruf dari Alquran, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat." (HR. Tirmidzi)

Karena itu, tadarus adalah kesempatan emas untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan suci ini.

Selain itu, diriwayatkan dalam hadits Bukhari dan Muslim bahwa setiap kebaikan nilainya sama dengan 70 kali lipat.

"Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya.

Dan, barangsiapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadan." (HR. Bukhari-Muslim).

Baca Juga: Masjid Nurul Bilad Mandalika, Oase Spiritual di Tengah Kawasan Wisata Modern

2. Mendapat Syafaat atau Penolong di Hari Kiamat

Dari Abu Umamah ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Bacalah Alquran, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim).

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, tadarus Alquran merupakan amalan yang dianjurkan karena manfaatnya yang akan menjadi penolong di hari kiamat kelak.

Dalam hadis lain disebutkan:

"Amalan puasa dan membaca Alquran akan memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat nanti. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberikannya syafaat kepadanya. Dan Alquran pun berkata:

Aku menahannya dari waktu tidur di malam hari, maka izinkanlah aku memberikan syafaat kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberikan syafaat." (HR. Ahmad, Shahih At-Targhib: 1429).

Baca Juga: THR ASN 2026 Cair Awal Ramadan? Pemkot Malang Angkat Bicara, Tunggu Sinyal Pusat!

Dengan demikian, tadarus adalah salah satu cara agar kita mendapat pertolongan dari Al-Qur'an di hari pembalasan.

3. Penenang bagi yang Membacanya

Berdasarkan firman Allah SWT dalam Alquran:

"Wa nunazzilu minal qur'aani maa huwa syifaa'un wa rahmatun lil mu'miniina wa laa yaziiduzh zhaalimiina illaa khasaraa." (QS. Al-Isra 17: 82)

Artinya: “Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah untuk membaca Alquran dan mempelajarinya, kecuali akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dan mereka dilingkupi rahmat Allah, para malaikat akan mengelilingi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk-Nya yang berada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Diturunkannya Alquran selain menjadi pedoman hidup juga sebagai penawar dan rahmat. Karena itu, hati akan senantiasa merasa tenang saat membaca dan mentadabburinya, terutama di malam-malam Ramadan 1447 H.

Baca Juga: Istri Mantan Kapolres Bima Kota dan Polwan Aipda Dianita Positif Narkoba, Keduanya Tidak Ditahan

4. Dicintai Allah SWT

Dari Ibnu Abbas ra, ada seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.”

Orang itu bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Alquran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi: 2872).

Tadarus adalah bentuk konsistensi dalam membaca Alquran. Ketika seseorang terus mengulang bacaan dari awal hingga akhir, itu menjadi tanda kecintaannya pada kalam Allah SWT.

Baca Juga: FULL SENYUM! Bansos PKH dan Sembako Sudah Mulai Dicairkan di Awal Bulan Ramadan

5. Dikumpulkan di Surga Bersama Malaikat

Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang mahir membaca kitab Allah kelak akan mendapat tempat di surga bersama para malaikat yang mulia serta diliputi ketaatan.

Sementara orang yang kesusahan dan diliputi keberatan ketika membaca Alquran, maka dirinya mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Manfaat tadarus Alquran yang terakhir adalah dikumpulkan di surga bersama malaikat. Betapa besar keutamaan ini bagi mereka yang bersungguh-sungguh membaca, meski masih terbata-bata.

Cara Melaksanakan Tadarus dengan Baik
Agar tadarus adalah amalan yang memberikan manfaat maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Niat yang ikhlas – Membaca Alquran harus dilandasi dengan niat karena Allah SWT, bukan sekadar mencari pujian atau gengsi di hadapan orang lain.

Baca Juga: Longgarkan Aturan, Produk AS Boleh Masuk Tanpa Sertifikasi Halal, Begini Tanggapan MUI

Membaca dengan tartil – Sebagaimana perintah dalam surat Al-Muzzammil ayat 4, membaca Alquran dianjurkan dengan tartil, yakni perlahan dan memperhatikan tajwidnya.

Memahami makna ayat – Setelah membaca, usahakan memahami tafsirnya agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Konsisten dan berkelanjutan, meskipun Ramadan adalah momen puncak dalam tadarus, kebiasaan ini sebaiknya tetap dilanjutkan di luar bulan suci agar selalu dekat dengan Alquran. ***