POJOKSATU.id - Apple akhirnya mengambil langkah yang selama ini berusaha dihindari.
Raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut resmi menaikkan harga sejumlah produk MacBook, iPad, hingga perangkat lainnya akibat krisis chip memori global yang dipicu melonjaknya permintaan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Lonjakan kebutuhan high-bandwidth memory (HBM) untuk pusat data AI membuat pasokan chip memori semakin terbatas.
Dampaknya, biaya produksi perangkat elektronik meningkat tajam dan memaksa sejumlah produsen melakukan penyesuaian harga, termasuk Apple.
Meski demikian, Apple masih mempertahankan harga iPhone yang hingga kini belum mengalami kenaikan.
MacBook Neo Ikut Naik Harga
Salah satu produk yang mengalami kenaikan adalah MacBook Neo, laptop paling terjangkau milik Apple.
Harga perangkat tersebut naik dari US$599 menjadi US$699.
Di Indonesia, MacBook Neo kapasitas penyimpanan 256 GB masih tercantum dengan harga mulai Rp10.749.000 di situs distributor resmi iBox.
Namun, berdasarkan pantauan, stok perangkat tersebut telah habis dan belum ada informasi mengenai jadwal ketersediaan kembali.
Kenaikan harga ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan teknologi dengan nilai pasar terbesar sekalipun tidak mampu menghindari dampak krisis pasokan chip memori yang mulai dirasakan industri sejak akhir 2025.
Sebelumnya, sejumlah produsen laptop lain juga telah lebih dulu menaikkan harga produknya untuk mengimbangi kenaikan biaya komponen.
Baca Juga: Bukan Sekadar Gaspol, 700 Rider Promosikan Wisata Tersembunyi Cirebon
Permintaan Chip AI Memicu Kelangkaan
Kondisi ini dipicu oleh produsen chip memori yang kini lebih memprioritaskan pasokan kepada perusahaan pembuat chip AI, termasuk Nvidia.
Permintaan HBM yang terus melonjak untuk kebutuhan pusat data AI membuat produsen memori mencatat keuntungan besar.
Namun di sisi lain, pasokan untuk industri elektronik konsumen menjadi semakin terbatas sehingga harga komponen meningkat tajam.
Apple mengakui situasi tersebut menjadi tantangan besar bagi perusahaan.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Maung Presiden Sempat Bocor Saat Hujan, Tapi Tetap Bangga Naik Mobil Buatan Indonesia
"Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebesar dan secepat ini," ujar Apple.
Perusahaan juga menjelaskan selama ini mereka berupaya menahan kenaikan harga agar tidak membebani konsumen.
"Selama ini kami telah melindungi pelanggan dari kenaikan tersebut, namun kini kami telah sampai pada titik di mana kami perlu mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk kenaikan harga untuk iPad dan Mac hari ini," tambah Apple.
Daftar Produk Apple yang Naik Harga
Sejumlah produk Apple yang mengalami penyesuaian harga meliputi:
Baca Juga: Novia Sihotang Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Latihan Militer, Keluarga Tak Akan Menuntut
Produk Harga Lama Harga Baru Harga di Indonesia
MacBook Neo 256 GB US$599 US$699 Rp10.749.000
MacBook Air 512 GB US$1.099 US$1.299 Rp20.499.000
MacBook Pro 1 TB US$1.699 US$1.999 Rp27.499.000
iPad Air 11 inci 128 GB US$599 US$749 Rp12.249.000
iPad Pro 11 inci 256 GB US$999 US$1.199 Rp19.999.000
HomePod US$299 US$349 -
HomePod Mini US$99 US$129 -
Apple TV Set-top Box US$129 US$199 -
Baca Juga: Bioinformatika, Jurusan Masa Depan yang Menggabungkan Biologi, Data, dan Kecerdasan Buatan
Sementara itu, Apple belum mengumumkan perubahan harga untuk lini iPhone yang masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.
Krisis chip memori membuktikan bahwa perkembangan pesat teknologi AI membawa dampak luas, bukan hanya pada industri pusat data, tetapi juga ke perangkat yang digunakan masyarakat setiap hari.
Di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat, konsumen pun kini harus bersiap menghadapi era baru ketika harga perangkat elektronik semakin dipengaruhi oleh kebutuhan kecerdasan buatan global.***

