POJOKSATU.id – Perguruan tinggi saat ini tidak lagi sekadar menjadi tempat menempuh pendidikan akademik.

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, kampus dituntut mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memberikan kepastian masa depan bagi lulusannya.

Melihat tantangan tersebut, BINUS @Medan memperkuat perannya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga membangun ekosistem pengembangan karier, teknologi, dan kewirausahaan bagi generasi muda di Sumatera Utara.

Baca Juga: Aturan Tegas Kemensos untuk Pengadaan Logistik Sekolah Rakyat Wajib Lewat E-Katalog!

Momentum 45 tahun perjalanan BINUS University menjadi titik penguatan berbagai program yang diarahkan untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Menariknya, pendekatan yang dilakukan BINUS @Medan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diperluas melalui kolaborasi strategis dengan dunia industri, pemerintah, hingga komunitas pendidikan.

Direktur Kampus BINUS @Medan, Tri Juniarty, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa pendidikan saat ini harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan perkembangan industri.

Baca Juga: Kemensos Lakukan Pembenahan Total Tata Kelola Anggaran Sekolah Rakyat!

“Memasuki 45 tahun perjalanan BINUS University, kami memaknai momentum ini sebagai komitmen berkelanjutan untuk terus berkontribusi bagi Indonesia melalui pendidikan yang relevan dan berdampak,” ujar Tri Juniarty.

Salah satu langkah yang dilakukan BINUS @Medan adalah menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi bagi siswa SMA/SMK dan mahasiswa.

Program tersebut meliputi seminar teknologi, workshop kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga pelatihan kewirausahaan berbasis digital.

Baca Juga: Lulus PPG Tidak Bisa Langsung Mendapatkan TPG! Ini Syarat Penerima Tunjangan Sertifikasi!

Seminar bertajuk “Architecting the Future: From Business Model to System Logic” misalnya, menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami perkembangan sistem bisnis digital dan teknologi masa depan.

Sementara workshop AI bersama praktisi komunikasi Dr. Judi Arto membahas pemanfaatan AI untuk produktivitas dan media sosial.

Tak hanya itu, BINUS @Medan juga menghadirkan program SHE Codes hasil kolaborasi dengan Indosat untuk memperluas literasi teknologi bagi generasi muda.

Sebagai kampus yang mengusung konsep Global Digitalpreneur, BINUS @Medan turut menggelar Bootcamp Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026.

Baca Juga: Bukan Soal Gengsi, Ini Spesifikasi Kambing Kurban Pilihan Rasulullah SAW, Ternyata Punya Ciri Khusus

Program ini menyasar siswa SMA/SMK di wilayah Sumatera Utara, Riau, dan Aceh.

Melalui bootcamp tersebut, peserta mendapatkan pelatihan pengembangan ide bisnis, pemahaman Business Model Canvas, hingga kesempatan mengikuti kompetisi inovasi bisnis.

Fakta ini semakin penting karena banyak orang tua kini mulai mempertimbangkan faktor employability atau peluang kerja lulusan sebelum memilih perguruan tinggi bagi anak mereka.

Berdasarkan riset Populix bersama BINUS University, kekhawatiran orang tua tidak hanya berkaitan dengan pilihan jurusan, tetapi juga prospek karier lulusan dan kemampuan mereka terserap di dunia kerja.

Baca Juga: Bukan Soal Gengsi, Ini Spesifikasi Kambing Kurban Pilihan Rasulullah SAW, Ternyata Punya Ciri Khusus

Karena itu, BINUS @Medan mencoba menjawab keresahan tersebut melalui berbagai program pendampingan dan penguatan relasi industri.

Ke depan, BINUS @Medan juga berencana menjalin kerja sama strategis dengan GAPKI dalam pengembangan teknologi sektor perkebunan kelapa sawit.

Kolaborasi ini diharapkan membuka akses pembelajaran industri secara langsung bagi mahasiswa.

Selain itu, BINUS @Medan menjajaki kerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara melalui program lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Ide Nama Brand UMKM yang Mudah Viral, Unik dan Bikin Pelanggan Mudah Ingat

Penguatan relasi industri juga dilakukan bersama APINDO melalui program pendampingan UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berkelanjutan.

Di sisi lain, BINUS @Medan juga terus memperkenalkan sistem pendidikan berbasis pengalaman melalui konsep 2,5 Tahun Kuliah Siap Berkarier.

Program tersebut diperkuat dengan Enrichment Program yang memungkinkan mahasiswa memilih jalur internship, entrepreneurship, research, hingga study abroad.

Seluruh proses pembelajaran didukung jejaring lebih dari 200 ribu Binusian dan lebih dari 2.200 mitra industri global.

Baca Juga: Beasiswa S2-S3 di Australia Dibuka, University of Melbourne Tawarkan Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp497 Juta per Tahun

Sebagai bagian dari refleksi 45 tahun perjalanan BINUS University, BINUS Festival 2026 di Medan juga menghadirkan berbagai seminar internasional dan sesi pertukaran budaya.

Salah satunya melalui International Seminar bersama Konsulat Jenderal Singapura di Medan yang menghadirkan Dr. Edmund Chia Keng Wei dengan topik “Empowered Youth, Resilient Futures: Turning Vision into Reality”.

Selain itu, seminar bersama CEO PT Xtend Integrasi Indonesia, Alfian Linux, turut memberikan gambaran nyata mengenai dinamika dunia profesional kepada peserta.

BINUS Festival juga menghadirkan intercultural sharing session bersama mahasiswa pertukaran pelajar dari Jepang dan Romania.

Baca Juga: Rating Drakor The Legend of Kitchen Soldier Tembus 6 Persen, Begini Sinopsis Drama Park Jihoon

Sesi ini membuka wawasan mahasiswa mengenai pengalaman belajar internasional serta pentingnya global exposure di era modern.

Dengan berbagai langkah tersebut, BINUS @Medan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja yang terus berubah. ***