POJOKSATU.id - Keluarga Iyus (50), warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, akhirnya dapat memberikan penghormatan terakhir setelah jenazah korban insiden KM Virgo Transport 8 tiba di kampung halaman.

Jenazah Iyus tiba di wilayah Karangpawitan sekitar pukul 12.00 WIB pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Setelah diserahkan kepada pihak keluarga, proses pemakaman langsung dilakukan pada hari yang sama.

"Jenazah sudah diantarkan tadi, tiba sekitar pukul 12.00 WIB ya, ke Karangpawitan dan sudah dimakamkan," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Marlinda Siti Hana.

Baca Juga: Pencarian Korban Kapal Virgo Transport 8 Berubah, Basarnas Fokus ke Permukaan

Kepulangan Iyus mendapat pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial.

Penyerahan jenazah kepada keluarga juga disaksikan oleh aparat pemerintah setempat dan tokoh masyarakat.

Bagi keluarga, proses tersebut menjadi akhir dari penantian untuk membawa Iyus kembali ke daerah asalnya setelah korban ditemukan dan identitasnya dipastikan.

Marlinda mengatakan Iyus merupakan salah satu dari 12 korban baru insiden KM Virgo yang ditemukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Banjarmasin pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Baca Juga: Polsek Baru

Setelah identifikasi selesai, jenazah kemudian dipulangkan menuju Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan.

Pemerintah daerah memastikan proses tersebut mendapat pendampingan sampai korban tiba di rumah duka.

"Almarhum Iyus (50) ini berasal dari Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut sudah diantarkan tadi pagi," kata Marlinda.

Tak berhenti pada proses pemulangan, Pemkab Garut juga memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga: 164 Emas Memisahkan China dan Indonesia: Mengapa Jurang Prestasi Asian Games Begitu Lebar?

Melalui Dinas Sosial, pemerintah daerah menyerahkan satu paket bantuan sosial serta santunan uang duka sebesar Rp2 juta.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan pemulasaraan jenazah.

"Dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial sudah memberikan satu paket bantuan sosial, dan santunan uang Rp 2 juta untuk pemulasaraan," katanya.

Bantuan itu diharapkan dapat mengurangi sedikit beban keluarga di tengah suasana duka.

Pemerintah Kabupaten Garut pun masih mengikuti perkembangan penanganan insiden KM Virgo Transport 8 melalui informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Baca Juga: Mengirim 430 Atlet ke Jepang, Apa Hasil yang Didapat Indonesia di Asian Games 2026?

Untuk langkah berikutnya, Dinas Sosial menyatakan akan menyesuaikan dengan arahan pemerintah pusat.

"Terkait seperti apa langkah selanjutnya, tapi kalau dari kita, kita menunggu saja, apa menjadi arahan dari pusat, sementara itu," katanya.***