POJOKSATU.ID - Aksi pencurian tabung gas melon 3 kilogram di Kampung Suryowijayan RW 06, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, berakhir dramatis pada Minggu dini hari (22/2/2026).

Seorang pria yang diduga hendak mencuri gas elpiji berhasil digagalkan warga setelah aksinya terekam kamera pengawas atau CCTV.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.50 WIB. Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat mondar-mandir di area parkir dekat sebuah kendaraan bak terbuka.

Baca Juga: Mitos dan Kebingungan Seputar Hal yang Membatalkan Puasa, Ini Dalil Lengkap dan Penjelasan Fikihnya di Ramadan 2026

Gerak-geriknya mencurigakan, seolah memastikan situasi sekitar aman sebelum melancarkan aksinya.

Tanpa disadari pelaku, warga ternyata sudah mengamati pergerakannya dari jarak dekat.

Dalam rekaman tersebut, pria itu tampak berusaha mengambil atau membongkar tabung gas yang berada di lokasi. Ia terlihat berhati-hati dan sesekali menoleh ke sekitar.

Baca Juga: Tingginya Angka Kecelakaan, DPR Usulkan Larangan Mudik Lintas Provinsi Pakai Motor pada Lebaran 2026

Namun, aksinya tidak berjalan mulus. Pemilik rumah rupanya telah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Saat pelaku lengah, pemilik rumah langsung keluar dan menyergapnya sambil membawa stik golf.

Momen penangkapan pun berlangsung menegangkan. Pelaku yang terkejut tidak sempat melawan.

Baca Juga: Pastikan Daya Beli Aman, THR Rp55 Triliun Cair ke Kantong ASN Dipercepat Minggu Depan?

Warga sekitar yang mendengar keributan segera berdatangan dan membantu mengepung pria tersebut agar tidak melarikan diri.

Situasi yang sempat tegang akhirnya dapat dikendalikan. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Warga kemudian menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Aksi ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat pencurian tabung gas 3 kilogram kerap terjadi dan meresahkan masyarakat.

Gas melon bersubsidi tersebut menjadi kebutuhan pokok banyak rumah tangga, sehingga kehilangannya sangat merugikan.

Baca Juga: Dibiayai Negara, Kini Ogah Anak Jadi WNI, Alumni LPDP Disindir Habis-Habisan Oleh Purbaya

Warga Kampung Suryowijayan berharap kejadian ini menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan serupa.

Mereka juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari.

Keberadaan CCTV dan respons cepat warga dinilai menjadi kunci keberhasilan penggagalan aksi pencurian tersebut.

Baca Juga: Tuntutan Mati ABK Sea Dragon Disorot, Komisi III Tegaskan KUHP Baru Ubah Pidana Mati Jadi Opsi Terakhir

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya solidaritas dan kepedulian antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan.***