POJOKSATU.ID - Sebuah aksi spontan warga menjadi sorotan publik setelah seorang pria nekat berdiri di tengah jalanan yang sedang terendam banjir untuk menghentikan mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Tindakan itu dilakukan bukan tanpa alasangelombang air yang terbentuk dari laju mobil membuat ombak besar masuk ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Kejadian ini bermula ketika sejumlah pengendara tetap melaju kencang di tengah genangan banjir, meski warga telah berkali-kali mengingatkan agar kendaraan dipacu lebih perlahan.
Air yang terbelah oleh kecepatan mobil menciptakan ombak kuat yang memantul ke sisi jalan, sehingga air masuk ke halaman bahkan ruang dalam rumah warga.
Seorang pria yang merupakan akamsi (anak kampung sini) akhirnya berdiri di tengah banjir dan mengangkat tangan tinggi-tinggi untuk menghentikan sebuah mobil yang tetap ngebut meski sudah diteriaki warga.
Momen itu terekam warga lain dan langsung menyebar luas di media sosial.
Baca Juga: Subsidi Bocor ke Kaum Tajir? Purbaya Beberkan Fakta Masih Ada Orang Kaya Dapat Bantuan Pemerintah
Dalam video yang beredar, terlihat bagaimana ombak besar yang ditimbulkan mobil sebelumnya membuat perabot rumah warga kembali terendam.
Banyak barang-barang yang sebelumnya sudah diselamatkan dengan susah payah kembali basah karena hantaman air. Hal ini membuat kesabaran warga habis dan memicu aksi spontan tersebut.
Menurut warga setempat, tindakan pria itu merupakan bentuk protes atas sikap pengendara yang dianggap tidak peduli terhadap kondisi lingkungan.
Baca Juga: Acer Smart School Awards 2025 Gaet 4.806 Guru dan Dosen, Ini Daftar Pemenangnya
Mereka menilai pengendara seharusnya sadar bahwa di tengah banjir, mengurangi kecepatan bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga bentuk empati terhadap warga yang rumahnya terendam.
“Sudah berkali-kali kami bilang, kalau lewat jangan ngebut. Ombaknya masuk ke dalam rumah, kasihan barang-barang yang sudah kami pindahkan,” ujar salah satu warga yang merekam kejadian tersebut. dilansir pada (5/12/2025)
Warga lainnya menambahkan bahwa banjir yang terjadi belum menunjukkan tanda-tanda surut, dan aktivitas sehari-hari sudah sangat terganggu.
Banyak rumah yang airnya naik turun tergantung dari lalu lintas kendaraan yang melintas di depan rumah mereka.
Situasi ini membuat warga berharap para pengendara bisa ikut menjaga ketertiban, bukan justru memperparah keadaan.
Aksi pria menghadang mobil itu mendapat banyak dukungan dari warganet.
Baca Juga: Heboh! Tanya Izin Tambang yang Masih Misteri, Tapi Malah Aktivis Kendeng yang Dipolisikan
Banyak yang menilai tindakan tersebut merupakan refleksi dari kekecewaan masyarakat terhadap minimnya kepedulian pengguna jalan.
Mereka menilai bahwa dalam kondisi darurat seperti banjir, saling menjaga menjadi hal yang sangat penting.
Beberapa komentar di media sosial juga menyoroti pentingnya edukasi bagi pengendara agar mengurangi kecepatan saat melewati banjir.
Baca Juga: Miris! Guru PPPK Grobogan Hanya Digaji Rp 300 Ribu Per Bulan, Ini Penjelasan Resminya!
Tidak hanya mencegah kerusakan kendaraan, tetapi juga agar tidak menambah penderitaan warga yang sudah terdampak.
Hingga kini, banjir masih menggenangi kawasan tersebut.
Warga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah, sekaligus kesadaran dari para pengguna jalan untuk tidak menambah masalah baru dengan melaju kencang di tengah genangan.***




