POJOKSATU.ID - Situasi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan imbauan keras kepada seluruh pelaku usaha agar tidak memanfaatkan kondisi krisis dengan menaikkan harga sembako secara sepihak.

Pernyataan tegas itu disampaikan dalam video resmi yang dipublikasikan oleh Humas Pemerintah Aceh. dilansir dari instagram @undercover.id

Baca Juga: Titiek Soeharto: Nggak Usah Takut Bintang 2 atau 3! Jadi Selama Ini Pelaku Perusak Hutan Dibekingi?

Dalam pernyataannya, Muzakir Manaf menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam apabila ditemukan ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kesulitan masyarakat.

Ia menekankan bahwa menjaga kestabilan harga merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki peran besar dalam distribusi kebutuhan pokok.

Menurutnya, lonjakan harga sembako di masa bencana akan semakin memperburuk kondisi warga yang saat ini membutuhkan banyak bantuan.

Baca Juga: Viral DPR Sindir Raja Juli Menteri Filipina Mundur Saat Gagal Tangani Banjir, Mengapa Indonesia Tidak? Netizen Sebut Harusnya Malu Pak!

Gubernur juga menegaskan bahwa imbauan ini bukan sekadar seruan moral, tetapi disertai konsekuensi hukum yang jelas.

Pemerintah Aceh siap mengambil tindakan jika ada pelaku usaha yang dengan sengaja melanggar aturan dan menaikkan harga secara tidak wajar.

Ancaman tersebut mencakup sanksi pidana hingga tindakan administratif.

Lebih jauh, Muzakir Manaf secara spesifik menyinggung jaringan ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart.

Baca Juga: Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard, Kejati Sumut Resmi Tahan Kadis Pendidikan Tebingtinggi Tahun 2024

Ia memperingatkan bahwa kedua perusahaan tersebut harus mematuhi ketentuan pemerintah terkait stabilitas harga.

Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak segan mencabut izin operasional sebagai bentuk tindakan tegas.

Langkah keras ini diambil untuk mencegah terjadinya praktik ekonomi yang merugikan masyarakat di tengah kondisi darurat.

Baca Juga: Siap Unggul di Ujian Semester Ganjil! Contoh Soal dan Pembahasan Materi Teks Deskripsi Kurikulum Merdeka Kelas 7 Semester 1

Pemerintah Aceh menilai bahwa sikap sigap dan disiplin dari semua pihak sangat dibutuhkan agar pemulihan pascabencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

Di sisi lain, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar melaporkan jika menemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar.

Pengawasan bersama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat meminimalkan potensi penimbunan barang atau permainan harga oleh oknum pelaku usaha.

Baca Juga: Umumkan Perubahan Kalender Akademik, Universitas Syiah Kuala Intensifkan Bantuan untuk Mahasiswa Terdampak Bencana

Muzakir Manaf menegaskan bahwa Aceh harus menunjukkan solidaritas dan kepedulian, terutama ketika masyarakat sedang berada dalam masa sulit.

Ia memastikan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi harga kebutuhan pokok melalui dinas terkait, sekaligus menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Dalam menghadapi situasi bencana, pemerintah mengajak semua pihak bekerja sama.

Pelaku usaha diharapkan berperan aktif menjaga ketersediaan barang serta mempertahankan harga agar tetap stabil.

Baca Juga: Srikandi Kota Serang, Arfina Rustandi, Sabet Penghargaan Perempuan Inspiratif 2025

Pemerintah menegaskan bahwa tindakan spekulatif hanya akan menambah penderitaan warga, dan hal itu tidak dapat ditoleransi.

Dengan sikap tegas yang disampaikan Muzakir Manaf, Pemerintah Aceh berharap rantai distribusi kebutuhan pokok tetap terkendali sehingga masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga yang wajar selama masa pemulihan.***