POJOKSATU.ID – Belum lama ini kasus Rizkil Watoni, salah satu Aparatur Sipil Negara di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah ramai diperbincangkan publik.
Tidak lain, hal ini terjadi lantaran Rizkil Watoni dikabarkan telah meninggal dunia usai melakukan tindak asusila.
Yang mana, dirinya berakhir usai melakukan aksi bunuh diri diduga depresi lantaran kerap diperas oknum polisi.
Baca Juga: Pemprov Sumut Ikut Rakor dengan Mendagri, Bahas Percepatan Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024
Berdasarkan informasi dihimpun, Rizkil Watoni yang berakhir mengenaskan ini ternyata dikenal sebagai tulang punggung keluarga.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarlombok.co.id pada Kamis (20/3/2025).
Dalam artikelnya, Rizkil dikonfirmasi merupakan sosok yang dikenal baik oleh masyarakat setempat.
Dikarenakan, dirinya selalu tampak berjuang keras demi memenuhi kebutuhan keluarga melalui pekerjaannya.
Seperti diketahui, Rizkil dikenal tidak hanya sebagai ASN yang bekerja di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) saja.
Melainkan, dirinya juga berjualan untuk mencukupi kebutuhan keluarga setelah pulang bekerja di instansi pemerintah.
Baca Juga: Aspirasi Warga Tak Didengar, RUU TNI Kini Sudah Sah Sebagai Undang undang, Berikut Perubahannya
“Korban ini adalah tulang punggung keluarga dan belum menikah. Korban jelasnya sosok pekerja keras,” jelas dikutip.
“Sebab setelah pulang dari kantor ia berjualan di rumah. Sejauh ini sudah banyak usaha yang dilakoni. Di masyarakat juga korban dikenal baik,” lanjut laporan artikel.
Diketahui, kasus ini juga turut ditanggapi oleh Wakil Bupati (Wabup) Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri.
Di mana, Kusmalahadi turut berduka atas kabar yang telah menyebutkan bahwa Rizkil berakhir meninggal dunia.
Wabup Lombok Utara ini juga menyampaikan bahwa korban yang melakukan gantung diri ini dikenal sebagai sosok membanggakan.
“Kami turut berduka. Tidak menyangka karena saat kami sempat menanyakan,” ucap Kusmalahadi.
Baca Juga: Tolak Revisi UU TNI, Hari Ini Sejumlah Mahasiswa Demo di Gedung DPR, Polisi Perketat Keamanan
“Almarhum ini ternyata orangnya polos, baik, dan tidak pernah membuat masalah di lingkungan kerja,” lanjutnya.
Kendati demikian, Rizkil yang dikenal sebagai tulang punggung keluarga ini justru berakhir dengan cara bunuh diri.
Hal ini dilakukannya lantaran diduga depresi usai diperas oknum polisi terkait kasus pencurian yang sempat menimpanya. ***


.webp)
