POJOKSATU.id, KARAWANG - Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang terus mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Salah satu proyek strategis yang kini tengah dikebut adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Ciherang ini menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi antar-desa.
Memasuki awal April 2026, proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan pembangunan di lapangan.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Kasdim Karawang: Lebih Baik Kehilangan Beras daripada Kehilangan Nyawa
Pasiter Kodim 0604/Karawang, Kapten Kihajar, mengungkapkan bahwa hingga Selasa (7/4/2026), pekerjaan dilakukan secara simultan di dua titik berbeda.
Titik pertama berada di jalur penghubung Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, dengan Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya. Jembatan di lokasi ini dirancang memiliki panjang 90 meter dengan lebar 1,5 meter.
Keberadaan jembatan tersebut diproyeksikan mampu melayani kebutuhan mobilitas sekitar 450 kepala keluarga atau sekitar 700 jiwa.
“Saat ini progres pembangunan di titik pertama masih pada tahap pembersihan lahan yang sudah mencapai 32 persen, serta dropping material sebesar 8 persen. Pekerjaan dimulai sejak 1 April dan terus kami optimalkan,” ujar Kapten Kihajar.
Baca Juga: Suami Terduga Pelaku Investasi Bodong Karawang Ngaku Syok, Siap Cicil Rp3 Juta Per Bulan
Sementara itu, titik kedua berada di wilayah Desa Kalijati yang menghubungkan Dusun Krajan I dan Dusun Krajan II. Jembatan sepanjang 70 meter ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas sekitar 350 kepala keluarga atau sekitar 600 warga.
Dalam proses pengerjaan, sebanyak delapan personel TNI diterjunkan untuk memimpin konstruksi. Mereka didukung oleh tiga tenaga teknis serta 12 warga setempat yang aktif bekerja setiap hari.
Meski kondisi cuaca pada sore hari cenderung mendung, Kapten Kihajar memastikan bahwa proses pembangunan tetap berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Di Depan Kantor Mewah Demokrat Karawang, Teh Celly Pilih Ngobrol dengan Penjual Jamu
Ia menegaskan, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih layak bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Desa Kalijati dan sekitarnya,” jelasnya. ***




