POJOKSATU.id, JEMBER - Program layanan Homecare yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ternyata membawa dampak yang jauh lebih besar dari sekadar pelayanan medis.
Inovasi jemput bola ini sukses menciptakan 'efek domino' yang menyentuh langsung akar permasalahan sosial di masyarakat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), menyampaikan rasa syukurnya lantaran program Homecare yang baru berjalan selama kurang lebih satu minggu sudah mulai menunjukkan hasil yang memuaskan.
Baca Juga: Restrukturisasi BUMN Harus Profesional, Jangan Sampai Danantara PHK Para Pegawai
Ia menjelaskan, jika melalui program ini warga kurang mampu kini tak perlu lagi bersusah payah atau memikirkan ongkos transportasi untuk berobat ke puskesmas.
Hal itu karena tim medis yang akan langsung mendatangi rumah mereka.
Namun, manfaat utamanya ternyata tak berhenti di sektor kesehatan saja.
Lewat turun langsung ke rumah-rumah warga, pemerintah daerah jadi memiliki data riil mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat bawah.
"Yang kedua, bukan cuman kesehatan. Kita bisa melihat wajah kemiskinan di Jember," ujar Gus Fawait saat dikonfirmasi, Senin, (3/8/2026).
Bupati membeberkan salah satu temuan menyentuh ketika tim Homecare mendatangi sebuah keluarga yang terdiri dari dua orang lansia sebatang kara.
Baca Juga: Keluhan Bunga Mahal Buat Warga Kapok, DPRD Desak Pemkot Bandung 'Selamatkan' BPR Bank Bandung
Saat tim datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, diketahui bahwa rumah yang mereka tinggali dalam kondisi rusak berat.
Melihat realita tersebut, Pemkab Jember tidak tinggal diam dan langsung mengeksekusi perbaikan tempat tinggal sang lansia.
"Sehingga efek domino dari homecare ini luar biasa. Bukan cuma soal kesehatan, tapi kita bisa memastikan mana orang yang betul-betul tidak mampu, masalahnya apa," papar bupati.
Gus Fawait menggarisbawahi bahwa program ini menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk memberikan solusi berlapis.
Jika ada warga sakit yang kelaparan, pemerintah memberikan sembako.
Jika rumahnya tidak layak, pemerintah langsung membantu proses pembangunannya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa intervensi dan bantuan dari pemerintah ini tidak bersifat sementara.
Ia telah menginstruksikan jajaran pemerintah setempat di tingkat wilayah untuk terus melakukan pemantauan pasca-penanganan dari tim Homecare.
Baca Juga: Sempat Menuai Sorotan, Pagar Tinggi di Depan Mal Kota Kasablanka Resmi Dibongkar
"Kita sambungkan dengan pemerintah setempat untuk dipantau terus. Bahkan saya bilang, mereka jangan sampai kurang sembako. Kita akan berikan sembako," pungkas Gus Fawait. ***



