POJOKSATU.id - Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar diskusi terkait informasi beasiswa di Perpustakaan Masjid Nuruzzaman UNAIR pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut membahas peluang studi melalui program Study and Scholarship at Umm Al-Qura University (UQU).

Umm Al-Qura University merupakan perguruan tinggi yang berada di Kota Mekah, Arab Saudi.

Universitas ini menawarkan berbagai program pendidikan, termasuk untuk mahasiswa internasional.

Pilihan bidang studinya juga tidak hanya berkaitan dengan ilmu agama. UQU memiliki berbagai bidang akademik yang dapat menjadi pilihan, termasuk sains, kedokteran, ilmu sosial, dan bisnis.

Baca Juga: Pemkab Jember Siapkan Skema 8.190 PPPK Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu

Bagi calon mahasiswa internasional, salah satu jalur yang dapat dipertimbangkan adalah program beasiswa melalui platform resmi Study in Saudi.

Dua Jalur Masuk ke Umm Al-Qura University
Dalam diskusi tersebut, Dr Abdullah Mansour Saeed Alsaadi menjelaskan terdapat dua jalur masuk yang dapat dipilih calon mahasiswa.

1. Jalur mandiri
Jalur pertama adalah jalur mandiri. Melalui jalur ini, mahasiswa menanggung sendiri biaya pendidikan.

Biaya kuliah yang disampaikan dalam diskusi berkisar 12.000 hingga 17.000 SAR per semester. Pendaftaran jalur tersebut dilakukan melalui portal nasional Unified Admission Portal.

Mahasiswa yang memilih jalur mandiri juga perlu memperhitungkan biaya visa pelajar dan biaya lainnya yang menjadi tanggungan pribadi.

Baca Juga: Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5, Daftar hingga 16 September 2026

2. Jalur beasiswa
Jalur kedua adalah beasiswa. Jalur ini dapat memberikan pembiayaan pendidikan dan sejumlah fasilitas bagi penerima sesuai ketentuan program.

Untuk calon mahasiswa internasional yang berada di luar Arab Saudi, pendaftaran studi dilakukan melalui platform resmi Study in Saudi.

UQU juga menjelaskan bahwa permohonan beasiswa diajukan melalui institusi pendidikan yang dituju dan kemudian diproses sesuai ketentuan penerimaan.

“Kuota beasiswa sangat kompetitif dan terbatas setiap tahunnya, sehingga calon mahasiswa bisa mempersiapkan sejak jauh hari.

Biaya hidup ditanggung, tetapi biaya akomodasi di luar asrama tidak termasuk dalam cakupan beasiswa,” ujar Dr Saeed.

Baca Juga: Armada Damkar Jember Terbatas, PKB Minta Pemkab Tambah Mobil Pemadam dan Posko Darurat

Syarat Beasiswa Umm Al-Qura University
Calon mahasiswa internasional perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk studi di Arab Saudi maupun persyaratan khusus dari universitas atau program studi yang dipilih.

Berdasarkan informasi resmi UQU mengenai pendaftaran melalui Study in Saudi, beberapa persyaratan umum yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Berusia minimal 16 tahun.

2. Memiliki paspor yang masih berlaku.

3. Memiliki laporan atau surat keterangan medis yang menunjukkan kondisi kesehatan dan bebas dari penyakit menular sesuai ketentuan.

4. Menyiapkan ijazah dan dokumen pendidikan yang diperlukan untuk program yang dipilih.

5. Melakukan legalisasi atau pengesahan dokumen pendidikan dan dokumen resmi lainnya sesuai ketentuan yang ditetapkan institusi pendidikan.

6. Memenuhi persyaratan akademik program studi yang dipilih.

7. Memenuhi persyaratan bahasa apabila program studi mensyaratkannya.

8. Memenuhi persyaratan visa pendidikan setelah memperoleh penerimaan dari institusi pendidikan yang diakui.

Baca Juga: LPDP Ajukan Anggaran Rp3,93 Triliun untuk 2027, Beasiswa Ditargetkan Capai 12.000 Awardee

UQU juga menjelaskan bahwa untuk memperoleh visa pendidikan, calon mahasiswa perlu memiliki paspor yang masa berlakunya sekurang-kurangnya enam bulan sejak tanggal masuk Arab Saudi.

Selain itu, memperoleh penerimaan dari institusi pendidikan yang terakreditasi, memenuhi persyaratan kemampuan bahasa studi jika diwajibkan, serta memenuhi ketentuan kesehatan, asuransi, dan persyaratan finansial atau jaminan bank.

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenjang, program studi, kewarganegaraan, dan jenis beasiswa.

Karena itu, calon pendaftar perlu mengecek persyaratan program yang dipilih sebelum mengirimkan aplikasi.

Baca Juga: Cara Cek Kualitas Udara Hari Ini Lewat HP, Bisa Pantau AQI dan PM2.5

Cara Daftar Beasiswa UQU melalui Study in Saudi
Bagi calon mahasiswa Indonesia yang ingin mencoba mendaftar, berikut tahapan yang dapat dilakukan.

1. Buka platform resmi Study in Saudi
Calon pendaftar dapat mengakses platform resmi Study in Saudi untuk melihat pilihan perguruan tinggi dan program yang tersedia bagi mahasiswa internasional.

UQU sendiri mengarahkan calon mahasiswa yang ingin kuliah di Arab Saudi untuk menggunakan platform tersebut.

Link pendaftaran: Study in Saudi – Portal resmi pendaftaran studi di Arab Saudi

2. Buat akun
Calon pendaftar perlu membuat akun pada platform kemudian melengkapi data diri sesuai identitas dan dokumen yang dimiliki.

Pastikan nama, tanggal lahir, kewarganegaraan, nomor paspor, dan data lainnya diisi sesuai dokumen resmi.

Baca Juga: Hadiah Juara OSN 2026 Disorot, Kemendikdasmen Cari Skema Tambahan Anggaran

3. Pilih Umm Al-Qura University
Setelah akun dan profil selesai, cari Umm Al-Qura University dan lihat program studi yang tersedia bagi mahasiswa internasional.

Periksa jenjang pendidikan, bahasa pengantar, persyaratan akademik, serta jenis pembiayaan yang tersedia.

4. Pilih program dan jalur beasiswa
Calon mahasiswa memilih program studi yang sesuai kemudian mengajukan permohonan studi dengan pilihan pembiayaan atau beasiswa yang tersedia.

UQU menyebut permohonan beasiswa dilakukan melalui institusi pendidikan yang dituju, sehingga calon mahasiswa perlu memastikan pilihan universitas dan program sudah benar sebelum mengirimkan aplikasi.

5. Unggah dokumen
Dokumen yang diminta perlu diunggah sesuai format dan ketentuan pada platform.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain paspor, ijazah atau dokumen pendidikan, transkrip nilai jika diminta, dokumen kesehatan, serta dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga: Rangkuman Materi TKA Matematika SMA, Bab Penting Kuasai Barisan dan Deret Aritmetika hingga Penerapan Geometri

Dokumen pendidikan yang berasal dari luar Arab Saudi dapat memerlukan legalisasi atau pengesahan sesuai ketentuan institusi.

6. Periksa kembali aplikasi
Sebelum dikirim, periksa kembali seluruh data dan dokumen. Kesalahan data dapat menghambat proses pemeriksaan aplikasi.

7. Kirim aplikasi dan tunggu hasil seleksi
Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, kirim aplikasi melalui platform.

Selanjutnya, calon mahasiswa perlu menunggu proses seleksi dan keputusan penerimaan dari universitas.

Apabila memperoleh penerimaan sekaligus beasiswa, calon mahasiswa dapat melanjutkan proses administrasi keberangkatan.

Apa Saja yang Didapat dari Beasiswa?
Cakupan beasiswa bergantung pada jenis beasiswa dan ketentuan yang diberikan kepada penerima.

Dalam diskusi UNAIR, Dr Saeed menjelaskan bahwa jalur beasiswa dapat mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta sejumlah fasilitas lain.

Namun, calon pendaftar perlu memperhatikan bahwa akomodasi di luar asrama tidak termasuk dalam cakupan beasiswa yang dijelaskan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Simak Aturan Baru PIP 2026, TK Mulai Dapat Bantuan, Sekolah Bisa Usulkan Penerima, Ini Besarannya

Karena jenis dan komponen pembiayaan dapat berbeda berdasarkan program, calon mahasiswa sebaiknya melihat rincian manfaat yang tercantum pada program beasiswa saat melakukan pendaftaran.

Surat Rekomendasi Perlu Dipersiapkan
Selain dokumen akademik dan administrasi, surat rekomendasi juga menjadi salah satu dokumen yang perlu diperhatikan.

Dr Saeed menyebut surat rekomendasi dari tokoh yang kredibel dapat berpengaruh dalam proses penerimaan.

Meski demikian, surat rekomendasi bukan satu-satunya penentu karena calon mahasiswa tetap harus memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

“Surat rekomendasi dari tokoh yang kredibel sangat berpengaruh dalam proses penerimaan. Tentunya, seluruh persyaratan juga harus dipenuhi,” tambahnya.

Baca Juga: AHM Best Student 2026 Regional Jawa Barat Lahirkan Pelajar Terbaik, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Setelah Dinyatakan Diterima
Calon mahasiswa yang memperoleh penerimaan perlu melanjutkan proses administrasi sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Tahapan tersebut dapat mencakup pengurusan visa pendidikan, pemeriksaan kesehatan, pemenuhan persyaratan asuransi, hingga persiapan keberangkatan.

UQU menjelaskan bahwa penerbitan visa pendidikan mensyaratkan adanya penerimaan dari institusi pendidikan yang terakreditasi.

Untuk pemohon yang berusia di bawah 18 tahun, juga terdapat ketentuan persetujuan tertulis dari wali atau pendamping.

Setelah tiba di Arab Saudi, mahasiswa kemudian menjalani proses administrasi izin tinggal sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: BNPB Usulkan Penambahan Dana Siap Pakai Tahun 2026 Rp 5,67 Triliun ke Kemenkeu

Link Resmi UQU dan Pendaftaran
Calon mahasiswa sebaiknya menggunakan kanal resmi agar terhindar dari informasi atau jasa pendaftaran yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.

Beberapa tautan resmi yang dapat digunakan antara lain:

Pendaftaran studi mahasiswa internasional: Study in Saudi

Informasi admisi Umm Al-Qura University: Admission Umm Al-Qura University

Informasi Office of Scholarships UQU: Office of Scholarships UQU

UQU juga memiliki laman khusus yang menjelaskan bahwa calon mahasiswa dapat mendaftar studi di Arab Saudi melalui platform Study in Saudi.

Pada laman tersebut, universitas mencantumkan persyaratan umum seperti usia minimal 16 tahun, paspor yang berlaku, laporan medis, serta legalisasi dokumen pendidikan.

Dengan demikian, calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di Umm Al-Qura University perlu mempersiapkan dokumen sejak awal dan mengikuti pendaftaran melalui kanal resmi.

Jalur beasiswa dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa internasional, tetapi persaingannya cukup ketat sehingga persiapan akademik dan kelengkapan dokumen menjadi hal penting. ***