POJOKSATU.id - Kabar baik bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) membuka program pelatihan teknis non-gelar bekerja sama dengan Tsinghua University dan Zhejiang University.

Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui kerja sama Kemendikdasmen dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta perguruan tinggi luar negeri.

Informasi pada portal resmi Kemendikdasmen saat ini menunjukkan dua program tersebut sudah tersedia untuk dipilih dan didaftarkan.

Baca Juga: Dorong Tasikmalaya Bebas Sampah, Pertamina JBB Salurkan Puluhan Tong dan Gerobak Pemilah

Berbeda dengan program pendidikan bergelar, pelatihan ini merupakan program jangka pendek non-gelar. 

Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikat dari perguruan tinggi penyelenggara. 

Program pelatihan teknis juga dapat dilaksanakan secara daring dan/atau luring sesuai struktur program serta jadwal perguruan tinggi mitra.

Dua Program Pelatihan yang Dibuka

Ada dua program yang saat ini tercantum pada portal resmi Direktorat KSPSTK.

1. Tsinghua University

Program ini mengangkat topik: Artificial Intelligence for School Management, Academic Supervision, and Supporting the Implementation of Deep Learning

Sasaran program adalah:

  • Kepala Sekolah

  • Pengawas Sekolah

Baca Juga: Syarat Poltekimipas 2026 Lengkap, Jadwal dan Cara Daftar, Pendaftaran Dibuka 18-30 Agustus

Materinya berfokus pada pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk manajemen sekolah, supervisi akademik, serta mendukung penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning.

2. Zhejiang University

Program yang ditawarkan adalah:

Artificial Intelligence for Quality Assurance and Educational Supervision

Sasarannya lebih luas, yakni:

  • Kepala Sekolah

  • Pengawas Sekolah

  • Tenaga Kependidikan

Fokus program berkaitan dengan pemanfaatan AI dalam penjaminan mutu pendidikan dan supervisi pendidikan.

Baca Juga: Dosen UNAIR Paparkan Riset Anoda Silikon untuk Baterai Berkapasitas Tinggi di Forum Internasional

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Rekrutmen ini secara khusus menyasar Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Administrasi Sekolah/Tenaga Kependidikan yang memenuhi ketentuan program.

Dalam informasi rekrutmen Direktorat KSPSTK, persyaratan khusus mencakup status sebagai kepala sekolah, pengawas sekolah atau tenaga administrasi sekolah serta memiliki pengalaman minimal dua tahun.

Secara umum, calon peserta program pelatihan teknis Kemendikdasmen harus memenuhi beberapa persyaratan dasar, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Berusia maksimal 55 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.

  • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sesuai ketentuan.

  • Sehat jasmani dan rohani.

  • Berstatus aktif sesuai sasaran program yang dipilih.

  • Memiliki pengalaman kerja sesuai ketentuan program.

  • Memiliki kemampuan Bahasa Inggris sesuai persyaratan program.

  • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sampai selesai.

Baca Juga: Reviewer Beasiswa PDDI 2026 Ditetapkan, Cek Email untuk Mengetahui Hasil Seleksi

Persyaratan usia, NUPTK, dan kesehatan merupakan persyaratan umum yang digunakan dalam program Pelatihan Teknis GTK Kemendikdasmen.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Calon peserta sebaiknya menyiapkan dokumen sebelum masuk ke portal pendaftaran.

Dokumen yang menjadi bagian dari persyaratan program pelatihan teknis GTK antara lain:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).

  2. NUPTK.

  3. Ijazah dan transkrip nilai sesuai ketentuan program.

  4. Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku apabila dipersyaratkan.

  5. Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program.

  6. Surat rekomendasi dari atasan/pimpinan.

  7. Esai atau personal statement.

  8. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

  9. Dokumen yang membuktikan status atau penugasan sebagai kepala sekolah, pengawas sekolah, atau tenaga kependidikan sesuai sasaran program.

Baca Juga: Bawa Dana Rp 3 Triliun dari Pusat, Gus Fawait Pastikan Proyek JLS Jember Berlanjut Akhir Tahun Ini

Portal pelatihan teknis Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa dokumen yang diunggah harus sesuai dengan persyaratan program yang dipilih.

Bagaimana Syarat Bahasa Inggris?

Kemampuan Bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratan dalam program pelatihan teknis Kemendikdasmen.

Untuk program pelatihan teknis GTK, skor yang digunakan antara lain:

  • TOEFL ITP minimal 450

  • TOEFL iBT minimal 45

  • IELTS minimal 5,0

  • Duolingo English Test minimal 75

  • TOEIC minimal 440

  • EnglishScore minimal 290

  • Versant Test minimal 47

Baca Juga: Mahasiswa IPB Dorong Desa Babakan Sadeng Perkuat Keamanan Pangan dari Rumah hingga UMKM

Ketentuan sertifikat dapat berbeda sesuai program. Portal resmi juga memberikan pengecualian bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri dalam kondisi tertentu, yang dibuktikan dengan ijazah dan masa kelulusan sesuai ketentuan.

Karena itu, calon peserta sebaiknya memeriksa persyaratan yang muncul pada halaman program Tsinghua atau Zhejiang sebelum mengunggah dokumen.

Cara Daftar Pelatihan Tsinghua dan Zhejiang University

Pendaftaran dilakukan secara online melalui Portal Pelatihan Teknis GTK Kemendikdasmen.

Alurnya sebagai berikut:

1. Buka portal resmi

Masuk ke: Portal Pelatihan Teknis GTK Kemendikdasmen

Baca Juga: 3 Rekomendasi Hotel Mewah di Jakarta yang Tawarkan Fasilitas Sangat Lengkap

2. Pilih Direktorat KSPSTK

Pada portal, pilih bagian KSPSTK untuk melihat program yang diselenggarakan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan.

3. Pilih program

Saat ini tersedia pilihan:

  • Artificial Intelligence for School Management, Academic Supervision, and Supporting the Implementation of Deep Learning – Tsinghua University.

  • Artificial Intelligence for Quality Assurance and Educational Supervision – Zhejiang University.

4. Baca persyaratan program

Sebelum mendaftar, pastikan seluruh persyaratan khusus program telah dipenuhi.

5. Lengkapi profil

Pendaftar harus mengisi dan melengkapi profil data diri pada portal.

Baca Juga: Pendaftaran Poltekimipas 2026 Dibuka, Ada 405 Formasi untuk 6 Prodi, Gunakan Seleksi Sistem Gugur

6. Unggah dokumen

Unggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan sesuai format dan ketentuan program.

7. Submit pendaftaran

Setelah seluruh data dan dokumen diperiksa kembali, lakukan pengajuan pendaftaran.

8. Tunggu proses seleksi

Peserta kemudian mengikuti proses verifikasi, seleksi administrasi, dan tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan program. 

Alur resmi KSPSTK mencakup pemahaman persyaratan, pendaftaran dan pengisian profil, unggah dokumen, kemudian menunggu proses seleksi dan pengumuman.

Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Cek Jadwal Seleksi hingga Daftar 8 Kementerian Penyelenggara Sekdin

Tahapan Seleksi

Portal resmi Direktorat KSPSTK mencantumkan dua tahapan seleksi utama, yaitu:

1. Seleksi administrasi

Panitia memeriksa:

  • Kelengkapan dokumen.

  • Kesesuaian identitas dan data pendaftar.

  • Validitas dokumen pendukung.

  • Kesesuaian calon peserta dengan persyaratan program.

2. Seleksi wawancara

Peserta yang lolos administrasi mengikuti wawancara untuk melihat:

  • Komitmen menyelesaikan program.

  • Kemampuan komunikasi dan refleksi diri.

  • Kesesuaian pengalaman dengan bidang pelatihan.

  • Kesiapan menerapkan hasil pelatihan di satuan pendidikan.

Baca Juga: Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penerjemah Gelombang II Tahun 2026 Dibuka, Pendaftaran Ditutup hingga 7 September, Cek Persyaratannya

Bagaimana dengan Jadwal Pendaftarannya?

Untuk dua program Tsinghua University dan Zhejiang University, portal resmi yang saat ini aktif belum menampilkan tanggal penutupan pendaftaran maupun kalender lengkap setiap tahap seleksi.

Artinya, calon peserta tidak sebaiknya menggunakan jadwal program pelatihan teknis lain sebagai patokan karena setiap program dapat memiliki lini masa berbeda.

Yang sudah dapat dipastikan, kedua program tersebut sudah tercantum sebagai program yang tersedia pada portal KSPSTK dan memiliki tombol “Daftar Sekarang”.

Karena pendaftaran sudah tersedia, calon peserta disarankan segera menyiapkan dokumen dan mengecek portal secara berkala untuk mengetahui batas akhir pendaftaran serta jadwal pengumuman.

Baca Juga: Prosignal Disuspend, Sampah Organik 2–3 Ton Menumpuk di Pakemitan, Buruan SAE Ikut Terdampak

Biaya Pelatihan Ditanggung LPDP

Program pelatihan teknis non-gelar Kemendikdasmen merupakan bagian dari program kolaborasi dengan LPDP.

Portal resmi menjelaskan bahwa pembiayaan berasal dari dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP. 

Biaya pendidikan disalurkan langsung oleh LPDP kepada perguruan tinggi penyelenggara, bukan diberikan kepada peserta.

Program ini juga tidak menghasilkan gelar akademik. Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat dari perguruan tinggi penyelenggara.

Jangan Lewatkan Pendaftaran

Program pelatihan bersama Tsinghua University dan Zhejiang University menjadi kesempatan bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan untuk memperkuat kompetensi menghadapi perkembangan AI dalam tata kelola pendidikan.

Baca Juga: Semprot Program 'Gerobak Cinta' yang Semrawut, Komisi B DPRD Jember Desak Realokasi Anggaran Prioritas

Khusus program Tsinghua, peserta diarahkan mempelajari penerapan AI dalam manajemen sekolah dan supervisi akademik. 

Sementara program Zhejiang berfokus pada AI untuk penjaminan mutu dan supervisi pendidikan.

Link pendaftaran resmi:

Daftar Pelatihan Teknis GTK Kemendikdasmen

Portal khusus KSPSTK – Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan

Bagi yang memenuhi persyaratan, jangan menunggu sampai batas akhir. Siapkan dokumen, pastikan data pada profil sesuai, kemudian lakukan pendaftaran hanya melalui portal resmi Kemendikdasmen. ***