POJOKSATU.id - Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Aceh yang terus berkembang pesat.
Kampus ini dulunya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Bangsa Getsempena (STKIP BBG) yang berdiri sejak 5 September 2003 berdasarkan keputusan resmi Dirjen Dikti.
Berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Getsempena (YAPENA), perjalanan UBBG tidak berhenti sampai di situ.
Baca Juga: Kaget! Segini Harga Rumah Cluster di Bogor, Mulai Rp300 Jutaan?
Demi menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin kompleks dan cita-cita besar memajukan Aceh, lahirlah gagasan untuk meningkatkan status menjadi universitas.
Perubahan besar itu akhirnya terwujud pada 9 April 2021.
Berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Nomor 128/E/O/2021, STKIP BBG resmi bergabung dengan STIKes Getsempena Lhoksukon dan bertransformasi menjadi Universitas Bina Bangsa Getsempena yang berkedudukan di Banda Aceh.
Baca Juga: Bikin Kaget! BBM Non-Subsidi Naik Tajam, Dexlite dan Pertamina Dex Ikut Meroket
UBBG kini memiliki dua fakultas utama, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Sains Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK).
FKIP menawarkan berbagai program studi sarjana seperti Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, hingga Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan PAUD.
Bahkan, tersedia juga jenjang magister seperti S2 Penjaminan Mutu Pendidikan dan S2 Pendidikan Dasar serta program profesi guru.
Sementara itu, FSTIK menghadirkan program studi seperti Kebidanan, Keperawatan, hingga Ilmu Komputer. Untuk jenjang profesi, tersedia Pendidikan Profesi Ners dan Bidan yang siap mencetak tenaga profesional di bidang kesehatan.
Menariknya, UBBG sudah mengantongi akreditasi B secara institusi, dan hampir seluruh program studinya juga terakreditasi baik.
Bahkan, salah satu program studi yakni S1 PGSD sudah meraih akreditasi unggul, lho. Ini jadi sinyal kuat bahwa kualitas pendidikan di kampus ini terus meningkat.
Baca Juga: KAGAMA Cirebon Desak Rismon Segera Minta Maaf ke UGM, Singgung Dampak Polemik Ijazah Jokowi
Seiring waktu, UBBG juga terus berinovasi, terutama dalam pengembangan teknologi dan layanan pendidikan.
Kampus ini aktif mendorong mahasiswa mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), seperti Kampus Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka.
Hasilnya, banyak mahasiswa UBBG yang lolos dan berkesempatan belajar di perguruan tinggi unggulan di Indonesia.
Baca Juga: Biaya Haji 2026 Diprediksi Naik Rp8 Juta, DPR Pastikan Tambahan Ongkos Tak Dibebankan ke Jemaah
Tak cuma itu, UBBG juga menunjukkan eksistensinya di tingkat nasional hingga internasional melalui berbagai kerja sama strategis.
Visi besarnya jelas, yakni menjadi Smart University yang mampu bersaing di tingkat global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Prestasi demi prestasi pun diraih. UBBG dinobatkan sebagai PTS terbaik di Aceh oleh LLDIKTI Wilayah XIII, serta berhasil mengantongi sertifikat ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 sebagai bukti komitmen terhadap mutu pendidikan.
Visi UBBG sendiri cukup ambisius, yaitu menjadi universitas unggul, mandiri, dan religius dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya di Asia Tenggara pada tahun 2035.
Untuk mewujudkannya, UBBG menjalankan berbagai misi, mulai dari menyelenggarakan pendidikan berkualitas, mendorong riset dan publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat. Semua itu diarahkan untuk mencetak lulusan profesional yang siap bersaing di dunia kerja.
Menarik juga kalau melihat filosofi lambang UBBG.
Baca Juga: Viral Daging MBG di Lampung Barat Alot Bak Karet, Netizen Sebut Udah Kaya Ban
Ada unsur air yang melambangkan kehidupan dan kebermanfaatan, kubah yang mencerminkan nilai religius, pena sebagai simbol intelektualitas, serta buku sebagai jendela ilmu.
Perpaduan warna biru dan oranye pun menggambarkan kedalaman ilmu dan semangat meraih prestasi.
Perjalanan UBBG menunjukkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
Dari sebuah sekolah tinggi hingga menjadi universitas unggulan, kampus ini seperti mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar gelar, tapi tentang harapan, perjuangan, dan masa depan yang terus diperjuangkan dengan sepenuh hati.***




