POJOKSATU.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dari wilayah Sumber Jaya, Lampung Barat, yang memperlihatkan kondisi daging dalam program MBG menuai perhatian luas.
Dalam rekaman yang viral tersebut, daging terlihat memiliki tekstur yang tidak lazim.
Saat dicoba untuk dipotong dan dikunyah, daging tampak sangat keras hingga memicu berbagai reaksi dari warganet sampai ada yang menyebut seperti ban.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan menduga proses pengolahan makanan tersebut tidak optimal.
Ada yang menilai daging kemungkinan belum matang sempurna, sehingga teksturnya menjadi sulit dikonsumsi.
Komentar bernada kritik hingga sindiran pun bermunculan.
Baca Juga: Biaya Haji 2026 Diprediksi Naik Rp8 Juta, DPR Pastikan Tambahan Ongkos Tak Dibebankan ke Jemaah
Tak sedikit yang mempertanyakan bagaimana kualitas makanan dalam program yang seharusnya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Nama SPPG Tugu Sari 2 ikut terseret dalam perbincangan setelah disebut dalam unggahan tersebut.
Hal ini membuat publik mulai menyoroti standar pengolahan serta pengawasan makanan yang disajikan.
Baca Juga: Kasus LPG Subsidi Terungkap di Jabodetabek, Pertamina Dukung Langkah Tegas Polisi
Meski begitu respons masyarakat terbilang beragam. Sebagian menyayangkan kejadian ini karena dinilai tidak mencerminkan tujuan program.
Di sisi lain ada pula yang mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga kualitas ke depan.
Program MBG sendiri diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Namun peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait. Publik pun masih menunggu klarifikasi sekaligus langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***




