POJOKSATU.id – Persaingan masuk Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 dipastikan kembali ketat.
Namun, di balik tingginya peminat, terdapat strategi alternatif yang bisa dimanfaatkan calon mahasiswa, yakni memilih jurusan dengan peminat lebih sedikit.
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 dijadwalkan mulai dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, UI tetap menjadi salah satu kampus favorit yang diburu ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Dengan lebih dari 80 program studi yang tersedia, UI membuka daya tampung lebih dari 3 ribu kursi melalui jalur SNBT 2026.
Namun, tidak semua program studi memiliki tingkat persaingan yang sama.
Beberapa jurusan tercatat memiliki jumlah peminat jauh lebih sedikit dibandingkan jurusan populer seperti Ilmu Hukum yang mencapai lebih dari 4 ribu pendaftar pada tahun sebelumnya.
Menariknya, jurusan seperti Sastra Daerah untuk Sastra Jawa menjadi salah satu yang paling minim peminat, dengan hanya 146 pendaftar pada SNBT 2025.
Padahal, program studi tersebut tetap membuka 24 kursi untuk tahun 2026.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Dokter Shanti Hastuti Blangkejeren Ditangkap Polisi, Tetangga Korban Inisial FA
Selain itu, sejumlah jurusan lain seperti Sastra Perancis, Sastra Rusia, hingga Fisika dan Arkeologi Indonesia juga tercatat memiliki jumlah peminat yang relatif rendah.
Jika dilihat dari perbandingan daya tampung dan jumlah pendaftar, jurusan-jurusan ini memberikan peluang lebih besar bagi peserta yang ingin lolos ke UI.
Namun demikian, para calon mahasiswa tetap diingatkan untuk tidak hanya mempertimbangkan peluang lolos, tetapi juga minat dan kesiapan akademik dalam memilih jurusan.
Berikut daftar jurusan dengan peminat relatif sedikit di UI berdasarkan data SNPMB:
Baca Juga: Sosok Ketua Parlemen Iran Sebut AS Buat Berita Palsu Demi Manipulasi Pasar Finansial dan Minyak
1. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa (S1)
Peminat 2025 : 146 orang
Daya Tampung 2026: 24 kursi
2. Sastra Perancis (S1)
Peminat 2025: 289 orang
Daya Tampung 2026: 17 kursi
3. Sastra Rusia (S1)
Peminat 2025: 310 orang
Daya Tampung 2026: 24 kursi
4. Fisika (S1)
Peminat 2025: 316 orang
Daya Tampung 2026: 42 kursi
5. Arkeologi Indonesia (S1)
Peminat 2025: 342 orang
Daya Tampung 2026: 42 kursi
6. Kesehatan Lingkungan (S1)
Peminat 2025: 343 orang
Daya Tampung 2026: 20 kursi
7. Ilmu Filsafat (S1)
Peminat 2025: 363 orang
Daya Tampung 2026: 24 kursi
8. Biologi (S1)
Peminat 2025: 372 orang
Daya Tampung 2026: 41 kursi
Baca Juga: 5 Desa Hilang dari Peta Indonesia Usai Bencana di Sumatera, Warga Harus Ganti Identitas
9. Matematika (S1)
Peminat 2025: 401 orang
Daya Tampung 2026: 24 kursi
10. Geofisika (S1)
Peminat 2025: 401 orang
Daya Tampung 2026: 24 kursi
Fenomena ini menunjukkan bahwa strategi pemilihan jurusan dapat menjadi faktor penting dalam menentukan peluang diterima di perguruan tinggi negeri.
Baca Juga: Deadline Tinggal Hitungan Hari, Beberapa Instansi Ini Terancam Batal Rekrut ASN pada CPNS 2026
Di sisi lain, pembukaan pendaftaran SNBT 2026 juga menjadi momentum bagi calon mahasiswa untuk menyusun strategi matang, baik dari segi pilihan program studi maupun persiapan akademik.
Dengan memahami peta persaingan, calon mahasiswa tidak hanya bergantung pada nilai, tetapi juga strategi.
Jurusan yang jarang dilirik bisa menjadi peluang untuk meraih kursi di kampus impian. ***




