POJOKSATU.id — Sidang skripsi menjadi salah satu tahap penentu bagi mahasiswa tingkat akhir sebelum menyandang gelar sarjana.
Meski telah melewati proses bimbingan dan penelitian panjang, tidak sedikit mahasiswa yang tetap merasa gugup saat menghadapi dosen penguji.
Padahal, dengan persiapan yang matang dan sikap yang tepat, sidang skripsi bisa dilalui dengan lebih tenang.
Baca Juga: Resmi! 5.486 PPPK Paruh Waktu Dilantik di Aceh, Gubernur Mualem Tekankan Etika Pelayanan
Berikut beberapa tips sidang skripsi agar lulus dan tampil lebih percaya diri.
Pertama, kuasai skripsi yang telah ditulis.
Mahasiswa perlu memahami secara menyeluruh latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan, metode yang digunakan, hingga hasil dan kesimpulan.
Baca Juga: Begini Prosedur Rujukan dari Puskesmas ke Psikolog agar Ditanggung BPJS
Penguji umumnya akan menggali sejauh mana mahasiswa memahami karya ilmiahnya sendiri.
Kedua, lakukan latihan presentasi sebelum hari sidang.
Latihan membantu mahasiswa menyampaikan materi secara runtut, jelas, dan sesuai durasi.
Baca Juga: Dibentuk! Forum Khusus PPPK Paruh Waktu Lombok Timur untuk Kawal Transisi Penuh Waktu
Fokuskan presentasi pada inti penelitian, bukan sekadar membaca slide.
Ketiga, antisipasi pertanyaan dosen penguji.
Pertanyaan yang sering muncul biasanya berkaitan dengan alasan pemilihan topik, metode penelitian, kelebihan dan keterbatasan penelitian, serta manfaat hasil penelitian.
Baca Juga: Tak Perlu Takut Hukum, Kapolres Bogor Izinkan Warga Lawan Begal dalam Kondisi Terdesak
Menyiapkan gambaran jawaban akan membantu mahasiswa lebih siap saat diuji.
Keempat, bersikap jujur jika tidak mengetahui jawaban.
Apabila mendapat pertanyaan di luar pemahaman, mahasiswa sebaiknya tidak mengarang jawaban.
Sampaikan secara sopan bahwa hal tersebut belum dibahas dan dapat menjadi bahan pengembangan penelitian ke depan.
Baca Juga: Apakah Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bisa Ditanggung BPJS? Ini Aturan Lengkapnya
Kelima, jaga sikap dan etika selama sidang.
Datang tepat waktu, berpakaian rapi, berbicara dengan bahasa yang santun, serta mendengarkan pertanyaan penguji hingga selesai akan memberikan kesan positif.
Keenam, jadikan sidang sebagai forum diskusi, bukan ajang perdebatan.
Jika terdapat perbedaan pendapat, sampaikan argumen berdasarkan data dan teori yang digunakan dalam penelitian dengan tetap menghargai pandangan penguji.
Baca Juga: Saksi Ahli Tergugat Dinilai Perkuat Gugatan CMNP terhadap Hary Tanoe
Terakhir, pahami bahwa revisi adalah hal yang wajar.
Lulus dengan revisi bukan berarti gagal, melainkan bagian dari proses penyempurnaan skripsi agar lebih berkualitas.
Dengan persiapan yang matang dan mental yang tenang, sidang skripsi dapat dilalui dengan baik.
Mahasiswa pun memiliki peluang lebih besar untuk dinyatakan lulus dan melangkah ke tahap selanjutnya.***



