POJOKSATU.ID - Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Banyuwangi mengekspresikan rasa syukur dengan donasi bibit pohon.
Setelah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dengan cara yang tidak biasa.
Alih-alih merayakan secara seremonial, mereka memilih berdonasi bibit pohon sebagai kontribusi nyata untuk lingkungan dan masa depan daerah.
Inisiatif ini muncul sebagai bentuk kesadaran kolektif bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan secara personal, tetapi juga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan alam.
Baca Juga: Resmi dari Kemenkeu, TPG THR Guru 2025 Ditargetkan Cair Desember, Ini Penjelasan Lengkapnya
Langkah tersebut sekaligus sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Donasi Ribuan Bibit Pohon Buah Berbatang Keras
Sebanyak 4.888 bibit pohon buah berbatang keras berhasil dikumpulkan dari para PPPK. Jenis bibit yang disumbangkan antara lain alpukat, durian, dan manggis.
Bibit-bibit tersebut dinilai memiliki nilai ekologis dan ekonomis karena mampu menjaga struktur tanah sekaligus berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pengumpulan bibit dilakukan secara terpusat di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi dan dibuka hingga 15 Januari 2026.
Setelah proses pendataan dan verifikasi, bibit akan disalurkan untuk program reboisasi di berbagai titik prioritas.
Fokus Reboisasi dan Konservasi Lingkungan
Bibit pohon hasil donasi PPPK ini rencananya akan ditanam di lahan-lahan kritis serta kawasan hulu.
Area tersebut selama ini menjadi fokus konservasi karena berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana seperti banjir dan longsor.
Penanaman pohon juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup, terutama melalui peningkatan produksi oksigen dan penyerapan karbon.
Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Banyuwangi dalam mitigasi perubahan iklim.
Apresiasi dari Bupati Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif langkah para PPPK tersebut.
Baca Juga: FANTASTIS! Rp 53,5 M Digelontorkan Pemkab Sumedang untuk PPPK Paruh Waktu
Menurutnya, aksi donasi pohon ini merupakan contoh konkret bagaimana aparatur pemerintah dapat berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan.
Ia menilai, gerakan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penghijauan daerah.
Selain itu, peningkatan tutupan vegetasi dinilai penting untuk menunjang kesehatan lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan.
Dukungan Pemkab, 30 Ribu Bibit Tambahan
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, menjelaskan bahwa selain 4.888 bibit dari PPPK, Pemkab Banyuwangi juga telah menyiapkan sekitar 30 ribu bibit pohon tambahan.
Bibit tersebut akan digunakan untuk mendukung program reboisasi sepanjang tahun 2026.
Penanaman direncanakan dimulai pada Januari 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat dan perangkat daerah.
Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan dan memperluas dampak positif program penghijauan.
Aksi donasi pohon oleh ribuan PPPK Banyuwangi menjadi contoh inspiratif bagaimana rasa syukur dapat diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat bagi lingkungan.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif aparatur.
Program reboisasi ini berpotensi memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.***




