POJOKSATU.id - Bagi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang terdampak bencana alam dan ingin melanjutkan studi tanpa hambatan finansial, Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong kembali dibuka.

Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Beasiswa Universitas Indonesia sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap mahasiswa yang mengalami musibah.

Melalui program beasiswa ini, mahasiswa terdampak bencana akan mendapatkan bantuan biaya perkuliahan, khususnya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Baca Juga: INFO Terbaru! Ada 98 Pemda yang Tidak Ajukan Pencairan TPG 100 Persen

Dukungan tersebut diberikan agar mahasiswa tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus terbebani persoalan ekonomi akibat bencana yang dialami.

Universitas Indonesia menaruh perhatian serius terhadap kondisi mahasiswa pascabencana.

Beasiswa ini dirancang untuk membantu mereka kembali fokus menyelesaikan studi, menjaga capaian akademik, dan mempertahankan semangat belajar di tengah situasi sulit.

Apa Itu Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong?

Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong merupakan program bantuan pendidikan yang ditujukan khusus bagi mahasiswa UI yang terdampak bencana alam.

Baca Juga: Anies Meledak! Teriakkan Desakan Bencana Nasional Setelah Lihat Kerusakan Sumatra, Sebut Masih Belum Terlambat

Beasiswa ini diberikan selama satu tahun akademik, yakni Tahun Akademik 2025/2026.

Bantuan yang diberikan berupa pembiayaan UKT sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya bantuan ini, penerima beasiswa diharapkan dapat kembali menata proses perkuliahan tanpa tekanan finansial yang berat akibat dampak bencana.

Seluruh dukungan dalam program ini difokuskan agar mahasiswa tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan, meskipun harus berhadapan dengan kondisi pascabencana yang tidak mudah.

Baca Juga: Pertengahan Desember Tidak Ada Hilal Pencairan TPG 100 Persen! Begini Informasi dari Kementerian Keuangan

Pendaftaran Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong dibuka hingga 26 Desember 2025. Informasi resmi mengenai program ini dapat diakses melalui laman beasiswa.ui.ac.id.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif Universitas Indonesia yang terdampak bencana, terutama di wilayah Sumatera, Lumajang, dan Bandung Barat.

Beasiswa mencakup mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

- Warga Negara Indonesia yang berdomisili di daerah terdampak bencana, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga.

- Mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Diploma (D4 dan D3) dengan status akademik aktif pada semester berjalan, dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

- Melampirkan bukti terdampak bencana dari kelurahan atau instansi berwenang.

Baca Juga: Tak Hanya Dipenjara, Polisi Akan Usut Seluruh Aset Ayu Puspita Usai Rugikan Korban

- Menyertakan kronologis kejadian serta kondisi keluarga pascabencana, dilengkapi foto rumah dan lingkungan sekitar.

- Melampirkan Surat Pernyataan Kesediaan Pemeriksaan Data sesuai format yang tersedia.

- Perlu diperhatikan, bantuan beasiswa hanya mencakup biaya yang telah ditetapkan dalam ketentuan program dan tidak menanggung kebutuhan di luar komponen tersebut.

Cara Mendaftar Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem resmi UI. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

- Login ke sistem Single Sign On (SSO) UI menggunakan akun UI yang dimiliki.

- Pilih paket Beasiswa UI Dato Low Tuck Kwong untuk mahasiswa terdampak bencana.

- Klik tombol “Daftar” pada paket beasiswa yang dipilih.

- Isi seluruh data dengan lengkap dan benar, lalu unggah semua dokumen persyaratan.

- Setelah seluruh dokumen terunggah, klik tombol “Kirim” pada formulir elektronik.

- Pendaftaran selesai, dan mahasiswa dapat memantau status lamaran secara berkala melalui sistem hingga akhir proses seleksi.

Baca Juga: TPG THR Guru Cair di Beberapa Daerah, Guru Soroti Lambannya Pemda

Informasi Tambahan

Mahasiswa yang telah memiliki akun UI tidak perlu membuat akun baru untuk mengakses sistem SSO.

Cukup menggunakan akun yang sudah terdaftar untuk masuk ke sistem beasiswa.

Pada beberapa paket beasiswa, panitia seleksi dapat meminta pengumpulan dokumen fisik.

Oleh karena itu, pastikan seluruh dokumen digital yang diunggah sama persis dengan dokumen fisik yang akan diserahkan. Perbedaan data dapat memengaruhi proses seleksi. ***