POJOKSATU.ID - Kementerian Sosial RI telah merilis tata cara pendaftaran resmi untuk seleksi PPPK Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat Tahun 2025.

Prosedur ini wajib dipahami seluruh pelamar yang ingin mengikuti rekrutmen yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.

Melalui mekanisme yang terpusat di sistem SSCASN, pelamar hanya dapat memilih satu formasi dan satu lokasi penempatan, sehingga ketelitian dalam mengikuti setiap tahap menjadi sangat penting.

Pengumuman resmi menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring.

Baca Juga: Siap Daftar? Cek Rincian Tugas, Syarat Umum dan Khusus 3.003 Formasi PPPK Tendik Sekolah Rakyat Kemensos 2025

Sementara kelengkapan dokumen menjadi faktor utama yang menentukan kelulusan dalam seleksi administrasi.

Berikut rangkuman lengkap prosedur pendaftaran yang harus dipenuhi oleh pelamar PPPK Tendik Sekolah Rakyat.

 

1. Hanya Bisa Mendaftar Satu Formasi dan Satu Lokasi

Kemensos menetapkan bahwa setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu jenis jabatan dan satu lokasi penempatan.

Aturan ini dibuat untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan tidak terjadi duplikasi pendaftaran.

Baca Juga: RESMI! Kemensos Buka 3.003 Formasi PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2025, Ini Syarat dan Mekanismenya

Pelamar perlu memperhatikan dengan seksama formasi yang tersedia.

Termasuk kesesuaian kualifikasi pendidikan dan penempatan yang diinginkan, sebelum melakukan proses pendaftaran pada portal SSCASN.

 

2. Login ke Sistem SSCASN dan Konfirmasi Pendaftaran

Langkah awal pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN di:
https://sscasn.bkn.go.id

- Setelah login menggunakan akun masing-masing, pelamar wajib:

- Mengonfirmasi kesediaan mengikuti seleksi PPPK Tendik Sekolah Rakyat.

- Memilih formasi jabatan yang tersedia sesuai kualifikasi pendidikan.

Baca Juga: Ada 3 Pemda dengan PPPK Paruh Waktu Terbanyak di Jawa Barat, Bogor Tembus 9.687 Pegawai, Ini Rincian Lengkapnya

- Memperbarui data pribadi dan data pendidikan agar sesuai dengan jabatan yang dipilih.

- Konfirmasi ini menjadi pintu masuk pelamar untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi selanjutnya.

 

3. Unggah Dokumen Pendidikan Asli, Bentuk Pindai Berwarna

Salah satu tahapan terpenting adalah mengunggah dokumen wajib berupa:

- Ijazah asli

Baca Juga: BKN Tegaskan PPPK yang Ambil Tugas Belajar Tak Perlu Mundur, Ini Penjelasan Lengkapnya

- Transkrip nilai asli

Kedua dokumen harus discan dalam format PDF berwarna, bukan fotokopi, bukan hasil legalisir, dan harus terbaca jelas.

Dokumen rusak atau buram otomatis membuat pelamar dinyatakan gugur.

Portal SSCASN juga mensyaratkan bahwa file harus dapat dibuka, tidak corrupt, dan ukurannya sesuai batas maksimal yang ditetapkan sistem.

4. Unggah Pas Foto Formal dengan Latar Belakang Merah

Pelamar juga diwajibkan mengunggah foto digital formal terbaru dengan latar belakang merah.

Foto harus jelas, profesional, dan mengikuti standar foto kepegawaian.

Kesalahan unggah atau penggunaan foto nonformal dapat menyebabkan berkas ditolak dalam seleksi administrasi.

 

5. Pastikan Membaca Ketentuan Pendaftaran dengan Saksi Mata

Pengumuman menekankan bahwa pelamar wajib membaca seluruh ketentuan pendaftaran sebelum mengisi formulir.

Baca Juga: Golkar Semprot Cak Imin: Lah, Menko Kok Nyuruh Menteri Tobat? Emangnya Presiden!

Persiapan dokumen harus dilakukan lebih awal untuk menghindari kesalahan teknis, seperti format salah, foto tidak sesuai, atau dokumen tidak terbaca.

Kemensos menyatakan bahwa pelamar yang mengunggah dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan akan langsung dinyatakan gugur.

Oleh karena itu, proses pengecekan ulang dokumen menjadi langkah krusial sebelum mengirim berkas.

Proses pendaftaran PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2025 menuntut ketelitian pelamar dalam mengikuti setiap instruksi.

Baca Juga: Viral TNGHS Hancur! 281 Tambang Ilegal Disikat, Mafia Emas Diduga Masih Bebas Gentayangan

Dari login ke SSCASN hingga memastikan kualitas scan dokumen, seluruh tahapan harus dipenuhi dengan benar.

Kementerian menegaskan bahwa kesalahan administrasi sekecil apa pun dapat menggugurkan pelamar.

Dengan memahami alur pendaftaran ini, pelamar diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan peluang lolos seleksi administrasi.***