POJOKSATU.ID - Pelantikan PPPK di berbagai daerah berlangsung meriah pada 24 hingga 27 November 2025 dan menjadi momentum penting bagi banyak honorer.
Pelantikan PPPK di Tasikmalaya Berlangsung Meriah
Dokumentasi dari Tasikmalaya menunjukkan suasana penuh kebahagiaan. Para peserta tampak lega setelah menunggu proses panjang sejak seleksi.
“Saya sangat bersyukur akhirnya dilantik setelah menanti kepastian,” ujar salah seorang PPPK di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Baca Juga: Revisi UU ASN Hapus PPPK Paruh Waktu, Semua Beralih ke Penuh Waktu
Pelantikan di Tasikmalaya digelar di Kanreg III Bandung dan berlangsung dengan tertib.
Banyak peserta datang bersama keluarga untuk mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Lubuk Linggau Siapkan Anggaran Besar
Sementara itu, Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan menyiapkan anggaran sebesar Rp29 miliar.
Anggaran itu akan digunakan untuk pelantikan 177 pegawai PPPK paruh waktu.
Pejabat daerah menyebut langkah itu sebagai bentuk komitmen terhadap honorer. “Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan tanpa kendala,” ujar salah seorang pejabat Lubuk Linggau.
Baca Juga: Sistem Rujukan BPJS Diganti 2026! Dipercepat dan Minim Administrasi, Ini Penjelasannya
Pelantikan dijadwalkan pada Desember 2025 setelah seluruh administrasi PPPK yang akan dilantik, rampung.
Pelantikan Serentak PPPK Kemenag
Kementerian Agama mengumumkan pelantikan tahap dua melalui akun Instagram resmi mereka.
Adapun agenda pelantikan PPPK Kemenag dijadwalkan pada 27 November 2025 pukul sembilan pagi.
Pelantikan eselon satu pusat digelar di Auditorium Haji Muhammad Rasyidi. Instansi lain mengikuti acara melalui lokasi masing-masing dengan sambungan daring.
Kemenag mengingatkan peserta untuk hadir dengan pakaian batik korpri dan bawahan gelap.
Kebahagiaan PPPK di Berbagai Wilayah
Banyak peserta menyebut momen ini sebagai titik balik dalam perjalanan karier mereka.
Baca Juga: Jelang CPNS 2026, Simak Alur, Dokumen dan Cara Daftarnya
“Saya menunggu momen ini hampir sepuluh tahun,” kata seorang guru honorer yang baru saja dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu di Makassar.
Suasana pelantikan dipenuhi senyum dan tangis haru dari para pegawai. Dokumentasi yang beredar menunjukkan peserta memeluk keluarga mereka setelah pelantikan.
Momen tersebut menjadi bukti perjuangan panjang tenaga honorer di berbagai daerah.
Status Paruh Waktu Dipastikan Tidak Berlanjut
Walaupun pelantikan berlangsung meriah, isu status paruh waktu tetap menjadi perhatian.
Baca Juga: Bukan Single Salary, Tapi Gaji Guru ASN Tetap Naik Mulai Januari 2026
Pemerintah memastikan bahwa paruh waktu hanya berlaku satu tahun. Kebijakan akhir akan dituangkan melalui revisi UU ASN.
Wakil Kepala BKN Suharmen menyatakan PPPK paruh waktu hanya solusi sementara. Ia menegaskan bahwa seluruh pegawai paruh waktu akan dialihkan ke penuh waktu.
PPPK Paruh Waktu Butuh Kepastian Karier Setelah Pelantikan
Banyak pegawai berharap tidak ada lagi ketidakpastian terkait status kerja. “Kami hanya ingin kejelasan agar bisa fokus bekerja,” ujar seorang PPPK paruh waktu.
Pelantikan dianggap sebagai langkah awal sebelum perubahan regulasi diberlakukan. Banyak pegawai menunggu keputusan mengenai formasi penuh waktu.
Harapan mereka adalah segera mendapatkan kepastian tanpa menunggu terlalu lama.
Momentum Akhir Tahun ASN Daerah
Pelantikan PPPK pada November dan Desember menjadi rangkaian besar di berbagai daerah.
Baca Juga: Kenapa Seragam Sekolah di Indonesia Berbeda Warna? Ini Filosofinya
Pemerintah daerah menyebut agenda ini sebagai komitmen terhadap penyelesaian honorer.
Banyak instansi berharap tidak ada lagi penundaan pada tahap berikutnya. Pelantikan serentak juga diharapkan memperkuat pelayanan publik.
Dengan pelantikan ini, banyak pegawai siap memulai babak baru sebagai ASN, meski bagi PPPK masih harus menunggu kepastian karir mereka ke depan.***




