POJOKSATU.ID – Pemerintah bersiap membuka rekrutmen CPNS 2026.

Calon pelamar diimbau memahami alur pendaftaran sejak awal agar tidak terjebak pada kesalahan umum seperti salah unggah dokumen dan format tidak sesuai.

Tahapan pertama yang wajib dilakukan adalah menyiapkan data pribadi.

Baca Juga: Diculik dan Ditemukan Kerangkanya, Jasad Alvaro Bakal Dilakukan Pengecekan DNA dan Pemeriksaan Laboratorium Forensik

Pelamar harus memastikan NIK, KK, KTP, email aktif, dan nomor HP valid karena semua proses pendaftaran terhubung dengan data tersebut.

Tanpa data dasar tersebut, akun SSCASN tidak bisa dibuat.

Setelahnya, pendaftaran dilakukan melalui laman resmi sscasn.bkn.go.id.

Baca Juga: BLT Kesra Dirapel 3 Bulan Sekaligus Jadi Sekali Bayar, Manfaat dan Risiko untuk KPM di Akhir Tahun

Pelamar perlu mengisi informasi lengkap seperti NIK, KK, nama, tempat tanggal lahir, email, dan nomor HP.

Proses ini juga mencakup verifikasi captcha dan pengecekan ulang data agar tidak terjadi kesalahan.

Tahap penting berikutnya adalah menyiapkan dokumen yang wajib diunggah. Ada lima dokumen utama, yaitu:

Baca Juga: Ribuan Honorer Mendesak, Rekrutmen PPPK Paruh Waktu Harus Dibuka Lagi, Ini Respon Pemerintah Pusat

1. Scan KTP dan Kartu Keluarga

2. Pas foto latar merah

3. Swafoto terbaru

4. Scan ijazah dan transkrip nilai

5. Sertifikat pendukung (STR, serdik, atau syarat tambahan sesuai formasi)

Baca Juga: Pertamina Regional JBB Bareng Pemkot Depok Sidak SPBU Cimanggis, Kualitas dan Takaran BBM Dinilai Memuaskan

Setelah akun aktif dan dokumen siap, pelamar dapat memilih instansi dan formasi sesuai kualifikasi pendidikan.

Pemilihan formasi menjadi langkah krusial karena menentukan kompetisi serta peluang kelulusan.

Sebelum menekan tombol submit, pelamar wajib memeriksa ulang seluruh unggahan.

Baca Juga: PPPK Jombang Siap-Siap! Tambahan Gaji 500 Ribu Aka Masuk Rekening, Dipastikan Cair Januari 2026

Dokumen harus terbaca jelas, sesuai ukuran maksimal, dan merupakan scan dari berkas asli.

Kesalahan kecil seperti file buram atau format salah bisa membuat pelamar gugur otomatis.

Jika semua benar, pelamar dapat mengirim pendaftaran dan mencetak kartu akun serta kartu pendaftaran sebagai bukti telah mengikuti proses seleksi.

Baca Juga: Fakta Terbaru TPG TW 4! Guru ASN Belum Cair Sama Sekali, Non-ASN Sudah Masuk Sejak Awal November

Dengan memahami alur sejak awal, peluang lolos seleksi administrasi akan lebih besar.

Pemerintah mengingatkan pelamar untuk tetap mengikuti informasi resmi agar terhindar dari hoaks dan kesalahan teknis.***