POJOKSATU.id - Dalam artikel ini disediakan link download 4 contoh Jurnal Pembelajaran PPG Guru Tertentu 2024 Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional versi MS WORD.
Seperti diketahui, peserta program pendidikan profesi guru sudah diiminta agar menggunakan dua aplikasi saja untuk menyusun dan membuat Aksi Nyata Jurnal Pembelajaran.
Dua aplikasi tersebut yakni MS Word atau Google Docs.
Selanjutnya setelah jurnal rampung dikerjakan, barulah disimpan dengan format file PDF.
Baca Juga: Asal-usul Nama Jokowi Dipanggil Mulyono, Cerita di Balik Julukan Unik Sang Presiden
Baru kemudian peserta diminta untuk mengunggahnya melalui Platform Merdeka Mengajar atau PMM.
Ini Perlu dilakukan lantaran sistem PMM hanya menerima jenis file tersebut saja.
Sedangkan aplikasi visual seperti canva sangat tidak disarankan.
Nah, kali ini, redaksi Pojoksatu.id menyediakan link download 4 contoh Jurnal Pembelajaran PPG Guru Tertentu 2024 Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional versi MS WORD.
Anda juga bisa memanfaatkan contoh jurnal ini untuk mengerjakan jurnal Anda.
Sebagai catatan, Anda harus lebih dulu membuat sampul atau cover jurnal.
Pada sampul tersebut disarankan menyertakan foto Anda dan identitas lengkap dengan contoh seperti di bawah ini:
Disusun oleh: Yeni Arita, S.Pd.
NO.UKG: 2024 ...
LPTK: Universitas ...
Sedangkan di halaman berikutnya barulah masuk pada pembahasan Jurnal Pembelajaran yang Anda susun
Untuk lebih jelasnya silahkan simak contoh dan pemaparan di bawah ini:
Refleksi Pengalaman Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)
Pada akhir pembelajaran topik kedua ini, saya telah memahami pentingnya pembelajaran sosial emosional (PSE) dan bagaimana menerapkannya dalam kelas. Dengan umpan balik dari rekan sejawat dan kepala sekolah, saya telah menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur dan relevan.
Laporan ini akan menguraikan langkah-langkah konkret yang saya ambil untuk menerapkan rencana PSE dalam praktik pembelajaran secara efektif.
Karena sekarang saya memahami dan percaya akan pentingnya pembelajaran sosial emosional (PSE) untuk peserta didik dan diri saya, maka kedepannya, sebagai seorang guru saya akan mengintegrasikan PSE ke dalam setiap aspek pembelajaran di kelas saya.
Saya akan memulai setiap hari dengan kegiatan pembukaan yang mendukung perkembangan emosional, seperti sesi refleksi singkat atau diskusi tentang perasaan.
Saya juga akan memasukkan kegiatan PSE dalam rencana pelajaran mingguan, seperti latihan mindfulness, kegiatan kerjasama kelompok, dan diskusi tentang nilai-nilai sosial seperti empati dan rasa hormat.
Selain itu, saya akan berusaha menciptakan lingkungan kelas yang amann, nyaman dan mendukung, di mana setiap peserta didik merasa dihargai dan didengarkan.
Saya akan memberikan perhatian khusus pada perkembangan emosional setiap peserta didik, serta berkolaborasi dengan orang tua dan rekan sejawat untuk mendukung perkembangan holistik anak-anak.
Di luar kelas saya akan terus belajar dan meningkatkan keterampilan saya dalam PSE melalui pelatihan dan membaca literatur terkait, serta berbagi praktik terbaik dengan komunitas pendidik lainnya.
1. Definisi PSE
PSE adalah proses dimana anak dan orang dewasa memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk mengembangkan identitas yang sehat mengelola emosi dan mencapai tujuan pribadi dan kolektif.
Merasakan dan menunjukkan empati terhadap orang lain, membangun dan memelihara hubungan yang mendukung dan membuat keputusan yang bertanggung jawab dan penuh rasa kepedulian. “ https://casel.org
2. Konsep Pembelajaran Sosial Emosional
Membekali individu dengan alat untuk menavigasi kompleksitas emosi, mengembangkan empati, dan membangun hubungan interpersonal yang kuat.
Dengan mengintegrasikan pembelajaran sosial emosional ke dalam kerangka pendidikan di sekolah.
Pembelajaran Sosial-Emosional tidak hanya digunakan sebagai sebuah upaya untuk menungkatkan pencapaian akademik, tetapi juga sebuah upaya dalam memelihara kesejahteraan emosional peserta didik dan para pendidik.
Tumbuhnya kesadaran diri dan keterampilan regulasi emosi yang diajarkan lewat pembelajaran sosial emosional diharapkan dapat mengatasi akar penyebab stres
dan keputusan peserta didik dan guru saat menghadapi tantangan didalam kehidupan.
3. 5 Kompetensi Sosial Emosional Menurut Casel
1) Self-awareness (kesadaran diri), yaitu kemampuan untuk memahami emosi, pemikiran dan nilai-nilai yang mempengaruhi prilaku dalam berbagai konteks situasi.
2) Self-management (Manajemen diri), yaitu kemampuaan untuk mengelola emosi, pikiran dan prilaku secar efektif dalam berbagai situasi dan untuk mencapai tujuan dan inspirasi.
3) Sosial awareness (kesadaran sosial), yaitu kemampuan untuk memahami perspektif dan berempati dengan orang lain, termasuk termasuk mereka yang berasal dari latar belakang, budaya dan konteks yang berbeda.
4) Relationship skills (keterampilan sosial), yaitu kemampuan untuk membangun dan memelihara hubungan yang sehat dan mendukung serta menavigasi situasi dengan individu dan kelompok yang beragam secara efektif.
5) Responsibel decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), yaitu kemampuan membuat pilihan yang tepat dan konstruktif tentang prilaku pribadi dan interaksi sosial.
Cerita Pengalaman Bermakna
Pengalaman saya ini berawal ketika saya mengajar di kelas XII IPS.
Baca Juga: TRYOUT 15 CONTOH SOAL UKPPPG Guru Tertentu 2024, Hindari Jebakan Jawaban Benar
Setiap saya masuk d ikelas tersebut saya selalu dihadapi masalah dari seorang anak yang bernama Delfianto yang mana anak tersebut selalu membuat kekacauan di kelas seperti menggangu teman saat pembelajaran berlangsung, sering minta permisi, tidak membuat tugas, tidur di kelas.
Suatu Ketika pada saat pembalajaran sejarah dia telat masuk kelas 10 menit dari saya masuk, kemudian saya tanya alasan mengapa terlambat dia jawab makan di kantin.
Sebelumnya sudah dibuat kesepakatan kelas kalua sudah telat lewat dari 5 menit maka harus lapor guru piket terlebih dahulu.
Maka sesuia kesepakatan saya menyurunya lapor ke guru piket terlebih dahulu baru masuk.
Tapi alangkah terkejutnya saya dia langsung jawab dengan nada tinggi.
"Mending saya tidak masuk Bu! Terlalu banyak aturan sekolah ini," sambil menendang pintu dengan emosinya yang dia berlalu pulang.
Baca Juga: TRYOUT 15 CONTOH SOAL UKPPPG Guru Tertentu 2024, Hindari Jebakan Jawaban Benar
Hari berikutnya saya memanggil anak tersebut mencoba untuk mencari tahu apa permasalahan yang membuat dia cepat emosi.
Saya ajaklah untuk bercerita dari hati ke hati akhirnya dia mengakui bahwa memang dia sulit untuk mengendalikan emosinya dan mudah terpancing amarah.
Maka saya berfikir bahwa kasus anak ini perlu ditindaklanjuti agar tidak berulang karena itu merupakan salah satu prilaku menyimpang yang apabila dibiarkan akan berakibat fatal.
Saya mengambil tindakan dengan mencerikatan kepada guru BK.
Karena saya beranggapan permasalahan ini tentunya perlu mendapat penanganan yang tepat, karena apabila dibiarkan hal tersebut dapat mempengaruhi berbagai aspek penting dalam perkembangan peserta didik tersebut terutama prestasi dan hasil belajar.
Peserta didik yang sulit mengendalikan emosi menjadi tidak bisa maksimal, dapat menggagu ketenangan belajar teman yang lainnya serta terdapat kemungkinan bisa dijauhi oleh teman-temannya.
Dari pantauan saya setelah diserahkan ke guru BK, maka guru BK melakukan pendekatan secara emosional dan sosial.
Dengan adanya bimbingan konseling berupa layanan dan treatment yang sesuai dengan kebutuhannya maka secara berlahan anak tersebut bisa mengendalikan emosinya dengan baik.
CATATAN:
Pada bagian ini Anda bisa menceritakan pengalaman pribadi Anda sendiri di kelas sehingga akan lebih sinkron dengan jurnal yang Anda kerjakan sendiri.
Pembelajaran yang Bisa Diambil
Pentingnya mengenalkan peserta didik tentang pembelajaran sosial emosinal sedini mungkin agar mereka bisa mengolah emosinya sendiri dan orang lain, cara berempati sesama teman serta cara menjalin kerjasama yang baik.
Pentingnya kita sebagai pendidik untuk menciptakan pembelajaran sosial emosional dilingkungan sekolah secara konsisten karena sejatinya seorang pendidik bukan hanya sebagai penilai akademik tapi juga bertanggung jawab dalam mengolah emosi peserta didik.
Saya juga belajar untuk memahami karakter peserta didik dan lebih sabar dalam menghadapi peserta didik dalam pembelajaran sosial emosionalnya.
CATATAN:
Pada bagian ini Anda bisa menceritakan pengalaman pribadi Anda sendiri di kelas sehingga akan lebih sinkron dengan jurnal yang Anda kerjakan sendiri.
Aksi dan Tindak Lanjut
Setelah belajar dari pengalaman yang saya tuliskan saya berkomitmen untuk menciptakan aspek-aspek yang ada didalam pembelajaran sosial emosional kedalam
setiap pembelajaran yang saya terapkan.
Saya juga akan lebih sering mengajak siswa melakukan diskusi kelompok untuk bersama-sama menyelesaikan materi pembelajaran secara kolaborasi agar mereka bisa saling mendukung dan beremapati satu sama lain.
Baca Juga: POST TEST PPA Umum 1 Modul 1 PPG Guru Tertentu 2024, Soal dan Kunci Jawaban BOBOT NILAI TERTINGGI
Komunikasi saya dengan setiap peserta didik juga akan menjadi fokus saya dalam rangka menciptakan sosial emosional peserta didik serta mengajak mereka untuk
bersama-sama berupaya untuk menemukan solusi dari setiap permasalah yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran.
Saya juga akan mengajak rekan-rekan dewan guru untuk bersama-sama menciptakan pembelajaran sosial emosional disetiap pembelajaran baik ketika belajar maupun tidak dalam proses belajar dan mengajar.
Setelah sampai pada bagian ini, barulah sertakan umpan balik pada halaman berikutnya.
Umpan balik bisa didapat dari guru atau rekan kerja atau siswa.
Disarankan umpan balik ditulis tangan di atas kerja dengan melampirkan foto dan nama serta identitas lainnya dari pemberi umpan balik.
CATATAN:
Pada bagian ini Anda bisa menceritakan pengalaman pribadi Anda sendiri di kelas sehingga akan lebih sinkron dengan jurnal yang Anda kerjakan sendiri.
Kesimmpulan
Pembelajaran sosial emosional adalah salah satu pembelajaran yang sangat penting guna membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya terjamin dari akademisnya namun juga terjamin dalam pengolahan sosial emosionalnya.
Pengalaman dalam penerapan pembelajaran sosial emosional ini juga telah banyak mengajarkan saya tentang pentinganya sosial emosional dalam setiap aspek kehidupan yang kita hadapai.
Melalui kerjasama, komunikasi, rasa empati, serta kesadaran diri yang baik membuat ikatan antara pendidik dan peserta didik bisa terjalin dengan harmonis sehingga dapat mempengaruhi tercapainya tujuam pembelajaran yang efektif dan efisien.
Semoga tulisan yang telah saya buat ini dapat bermanfaat dikemudian hari bagi rekan-rekan semua.
CATATAN:
Pada bagian ini Anda bisa menceritakan pengalaman pribadi Anda sendiri di kelas sehingga akan lebih sinkron dengan jurnal yang Anda kerjakan sendiri.
Untuk link download 4 contoh Jurnal Pembelajaran PPG Guru Tertentu 2024 Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional versi MS WORD bisa Anda dapatkan pada link di bawah ini:
https://drive.google.com/drive/folders/1l-qPUw1L3HJJluVzcSIla9SsAvETHhpN?fbclid=IwY2xjawFCEppleHRuA2FlbQIxMAABHVb2fu3iFTS_YonT73J_wLc3VjHBlZyqSNBXz_lRyxXNBCfM3Ptx43nzMA_aem_zPwgx6wcuUrEzt029hNoSg
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan IOS dengan link di bawah ini:
Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.pojoksatu
iOS: https://apps.apple.com/app/pojok-satu/id6670306141
Demikian informasi link download 4 contoh Jurnal Pembelajaran PPG Guru Tertentu 2024 Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional versi MS WORD semoga memberikan manfaat.***




