POJOKSATU.id - Peserta Program Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahun 2024 memiliki kebebasan untuk menentukan waktu penyelesaian program pembelajaran mereka.
Semakin cepat mereka menyelesaikan pembelajaran, semakin besar peluang mereka untuk mengikuti UKPPPG pada jadwal terdekat.
Selain menyelesaikan pembelajaran, peserta PPG Guru Tertentu 2024 juga diharuskan menyelesaikan tugas berupa Jurnal Pembelajaran yang perlu divalidasi.
Berikut adalah beberapa ketentuan menyusun jurnal pembelajaran PPG guru tertentu:
- Gunakan Ms. Word atau Google Docs untuk membuat jurnal.
- Simpan jurnal dalam format .PDF.
- Hindari menggunakan aplikasi visual seperti Canva untuk membuat jurnal.
- Untuk menghindari kegagalan validasi, jurnal pembelajaran sebaiknya dibuat dengan menggunakan Ms. Word atau Google Docs dan disimpan dalam format .PDF. Sistem tidak akan menerima format lain.
Perlu diketahui, modul ini terdiri dari empat unit pembelajaran, dan ketika semua tugas dalam satu modul telah diselesaikan, peserta akan diminta membuat jurnal pembelajaran.
Sebelum masuk ke materi jurnal, buatlah sampul atau cover yang berisi judul, yaitu JURNAL PEMBELAJARAN TOPIK 1 Prinsip Pengajaran dan Asesmen.
Sertakan pas foto dan keterangan berikutnta adalah nama dan gelar, Nomor UKG dan Nama LPTK tempat peserta bergabung. Contoh:
- Oleh : Putri Rahma Dhita, S.Pd.
NO.UKG : 2024******** - LPTK : Universitas ****
Lalu masuk pada materi jurnal.
Berikut rangkuman materi hasil penelusuran pojoksatu.id sebagai bahan untuk menyusun Jurnal Modul 1 Prinsip Pengajaran dan Asesmen (Umum) PPG Guru Tertentu Tahun 2024.
Prinsip Pengajaran dan Asesmen:
1. Menerapkan Prinsip Understanding by Design pada Pembelajaran
2. Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi
3. Menerapkan Pendekatan Teaching at The Right Level pada Pembelajaran
4. Menerapkan Pendekatan Culturally Responsive Teaching pada Pembelajaran
A. Prinsip Understanding by Design Pada Pembelajaran
Pengertian Understanding by Design (UbD) adalah merupakan suatu rancangan pembelajaran yang disusun dengan alur mundur dimualai dengan menentukan tujuan, menentukan asesmen, dan menentukan kegiatan pembelajaran
Langkah Perencanaan Pembelajaran dengan Prinsip Understanding by Design (UbD)
1. Menentukan Tujuan
2. Menentukan Asesmen
3. Merancang Kegiatan
Refleksi UbD
Ceritakan bagaimana prinsip UbD dapat membantu Bapak / Ibu guru dalam kegiatan pembelajaran yang efektif dan apa tantangan yang dihadapi ?
Prinsip UbD adalah suatu rancangan pembelajaran yang disusun dengan alur mundur dimualai dengan menentukan tujuan, menentukan asesmen, dan menentukan kegiatan pembelajaran
Tantangan yang saya hadapi adalah dalam menentukan tujuan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan beranekaragam kebutuhan peserta didik, membuat saya kebingungan dalam menentapkan tujuan pembelajaran agar efisien.
B. Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdeferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang memahami bahwa setiap peserta didik adalah unik dan memiliki kebutuhan belajar yang berbeda
Kebutuhan Belajar
Kebutuhan belajar adalah jarak atau kesenangan antara sasaran belajar yang ingin dicapai, dengan kondisi riel murid saat ini. 3 faktor yang mempengaruhi yaitu: pengetahuan, keterampilan dan ketertarikan
Kompenen Pembelajaran Berdiferensiasi
1. Diferensiasi Konten: Diferensiasi konten berfokus pada bagaimana materi pembelajaran disajikan kepada peserta didik dalam diferensi konten, guru mengubah materi pelajaran agar sesuai dengan tingkat pemahaman, minat dan gaya belajar peserta didik
2. Diferensiasi Proses: Diferensiasi proses berkaitan dengan bagaimana guru membelajarkan dan membimbing peserta didik.
3. Diferensiasi Produk: Diferensiasi produk merupakan variasi hasil tugas pembelajaran dan penilaian produk atau hasil belajar peserta didik yang dibuat beragam namun masih tetap mengacu pada tujuan pembelajaran yang sama.
Refleksi Pembelajaran Berdeferensiasi:
Ceritakan bagaimana perencanaan pembelajaran berdeferensiasi yang relevan di kelas Bapak/Ibu Guru, sehingga diyakini dapat diimplementasikan untuk mencapai tujuan pembelajaran
Peserta didik memiliki keunikannya masing- masing yang menyebabkan peserta didik tersebut memiliki kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Dalam menyusun pembelajaran berdeferensiasi ada 3 yaitu : diferensiasi konten, deferensiasi proses dan diferensiasi produk.
Dalam hal ini saya menerapkan deferensiasi proses seperti: menggunakan rotasi aktivitas untuk memenuhi gaya belajar yang berbeda, mengadakan diskusi kelompok kecil dan menyelenggarakan pembelajaran berbasis proyek.
C. Pendekatan Teaching At The Righ Level
Pendekatan pembelajaran ini yang fokus pada tingkat kemampuan peserta didik, dimana sebelumnya dilakukan asesmen awal terlebih dahulu.
Asesmen dilakukan untuk memetakan murid berdasarkan kemampuannya sehingga guru dapat mengajar sesuai dengan kemampuan murid.
Tahapan RATL
- Merancang pembelajaran meliputi tujuan pembelajaran, asesmen, dan kegiatan pembelajaran
- Melaksanakan asesmen awal
- Memperbaiki rancangan pembelajaran dengan mempertimbangkan hasil asesmen awal siswa dan diferensiasi pembelajaran
- Mengimplementasikan rancangan pembelajaran
- Melaksanakan asesmen sumatif ntuk mengukur ketercapaian tujuan
Refleksi TARL
Ceritakan apa inspirasi yang Bapak/Ibu guru dapatkan setelah mempelajari topik ini?
Pada topik ini saya mempelajari bagaimana menerapkan pendekatan Teaching At The Righ Level pada pembelajaran.
Pendekatan TARL adalah pendekatan pembelajaran yang fokus pada tingkat kemampuan peserta didik.
D. Culturally Responsive Teaching
Pendekatan ini mengintegrasikan kebiasaan, karakteristik, pengalaman, dan perspektif peserta didik sebagai alat untuk pembelajaran yang lebih baik.
Langkah-langkah CRT
- Identitas diri peserta didik
- Pemahaman budaya
- Kolaborasi peserta didik dalam bekerja kelompok
- Berfikir keritis dalam refleksi
- Refleksi CRT
Ceritakan apa inspirasi yang Bapak/Ibu guru dapatkan setelah mempelajari topik ini?
Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat mengintegrasikan kebiasaan, karakteristik, pengalaman dan persefektif peserta didik sebagai alat untuk pembelajaran yang lebih baik.
Pendekatan ini membekali saya sebagai guru dalam mengajar peserta didik di lingkungan yang berlatar budaya berbeda- beda.
Setelah selesai menyusun Jurnal Modul 1 Prinsip Pengajaran dan Asesmen (Umum), kita dapat memilih Aksi Nyata. ***




