POJOKSATU.id - Apakah Anda berstatus guru P1 atau guru lulus passing grade 2021? Mohon maaf sekali karena ini adalah kabar sangat pahit dan tidak mengenakkan.
Ketika guru P1 tidak semuanya bisa diangkat PPPK 2024, maka bisa dibayangkan bagaimana nasib guru P2, P3 dan P4.
Padahal guru P1 adalah salah satu fokus diangkat jadi PPPK 2024 atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja pada 2024 ini.
Namun kabar terbaru dan teranyar, guru P1 atau guru lulus passing grade 2021 malah tak semua bisa diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja seluruhnya.
Baca Juga: Tiga Daerah di Jambi Berkasus di Seleksi PPPK 2023, Ini Kabar Terbarunya
Dengan demikian, lebih dari 6.000 guru P1 dipastikan tetap akan berstatus sebagai guru honorer.
Padahal tahun 2024 ini adalah tahun terakhir penuntasan honorer.
Hal itu sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara atau UU ASN.
Dimana dalam UU ASN, bahwa batas akhir penuntasan honorer adalah 31 Desember 2024.
Setelah itu tidak ada lagi pegawai yang berstatus honorer, melainkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Pemerintah juga tidak akan lagi melakukan perekrutan pegawai dengan status honorer.
Kenapa guru P1 tidak seluruhnya diangkat PPPK 2024?
Lalu bagaimana peluang guru P2, P3 dan P4 dalam seleksi PPPK guru 2024?
Silahkan simak pemaparan dalam artikel yang telah disusun redaksi Pojoksatu.id di bawah ini agar mendapat penjelasan yang lebih lengkap.
Alur Perencanaan Kebutuhan ASN Tahun 2024
Untuk diketahui, saat ini kita sudah menginjak bulan Maret 2024 dimana sejumlah agenda terkait rekrutmen CASN 2024.
Dalam agenda Maret ini, ada sejumlah instansi dan kementerian yang terlibat.
Diantaranya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Keuangan, dan Badan Kepegawaian Negara.
Baca Juga: Plt Kadiskes Faisal Beri Penjelasan Soal Kasus dr AK Adik Wabup Madina di Kisruh PPPK 2023
Lalu tidak ketinggalan juga melibatkan instansi pemerintah terkait, yakni instansi yang mengusulkan formasi CASN 2024.
Pada Kementarian Keuangan tentu saja berkaitan dengan anggaran rencana pengadaan ASN.
Pada tahap ini, KemenPAN RB akan melakukan sejumlah hal, sebagai berikut:
- Menetapkan jumlah formasi nasional
- Persetujuan prinsip jumlah formasi instansi
- Menetapkan pedoman rincian formasi
Baca Juga: Kisruh PPPK Batu Bara, Komisi III DPRD Minta Pj Bupati Tunda SK Pengangkatan dan NIP PPPK 2023
Selanjutnya, Badan Kepegawiaan Negara atau BKN akan mempersiapkan sarana prasarana pengusulan rincian formasi kebutuhan CASN 2024
Barulah dari instansi pemerintah, termasuk pemerintah daerah, menyampaikan usulan formasi CASN 2024.
Disambung kemudian oleh PERTEK BKN yang melakukan validasi rincian formasi CASN 2024 berdasarkan hasil dari KemenPAN RB.
Dari BKN, kemudian dilanjutkan di KemenPAN RB lagi dimana akan ditetapkan rincian kebutuhan ASN dengan mempertimbangkan PERTEK BKN.
Kemudian barulah KemenPAN RB menyusun kebijakan pengadaan ASN.
Ketika usulan formasi CASN 2024 sudah ditutup, selanjutnya didapatkan data statistik usulan formmasi instansi daerah tahun 2024.
Baca Juga: Meski Seleksi PPPK 2023 Bermasalah, Pemkab Madina PeDe Usulkan 2.000 PPPK Tahun 2024
Nah, seluruh tahapan pada bulan Maret 2024 ini dipungkasi dengan pelaksanaan seleksi periode 1 CASN 2024 yang digelar pada Mei 2024.
Statistik Usulan Formasi Instansi Daerah 2024
Seperti diketahui, bahwa kebutuhan nasional formasi CASN 2024 untuk instansi daerah mencapai 1.867.333 formasi.
Namun yang sangat pahit adalah bahwa total usulan dari instansi daerah hanya 867.459 formasi saja.
Tak kalah buruknya adalah bahwa jumlah tersebut bukan seluruhnya merupakan formasi PPPK 2024.
Baca Juga: PPPK Dapat Jaminan Pensiun dan Hari Tua, THR 2024 Juga Lebih Besar dari Tahun Lalu
Melainkan merupakan angka gabungan dari usulan formasi CPNS 2024 dan formasi PPPK 2024.
Dimana untuk usulan formasi CPNS 2024 yang diusulkan instansi daerah mencapai 176.664 formasi.
Sedangkan total usulan formasi PPPK 2023 instansi daerah berjumlah 690.795 formasi.
Angka ini didapat dari total 519 instansi baik instansi pusat maupun instansi daerah.
Dari data ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa ternyata usulan formasi PPPK 2024 dari instansi daerah masih sangat jauh dari kebutuhan nasional.
Dengan kondisi minimnya usulan formasi CASN 2024 ini tentu saja akan sangat berpengaruh pada tingkat dan peluang kelulusan pada seleksi PPPK 2024.
Baca Juga: Bisakah PPPK Naik Pangkat, Jabatan Atau Golongan? AGAK LAEN, Pahami Dulu Peraturan dan Regulasi Ini
Sebagai informasi, bahwa data ini dikutip Pojoksatu.id dari pemaparan terbaru KemenPAN RB per tanggal 15 Februari 2024.
Statistik Formasi Guru Nasional
Masih dari data yang sama, jumlah formasi PPPK yang ditetapkan dari tahun ke tahun ternyata mengalami penurunan.
Berikut ini data rinciannya:
2022
Formasi yang ditetapkan: 319.029
Instansi daerah: 472
Pelamar: 364.031
Keterisian formasi: 78,50 persen
Baca Juga: Usulan DPR RI, 6 Kategori TENAGA HONORER Ini Wajib Diangkat Jadi PPPK TANPA TES, Auto Sujud Syukur
2023
Formasi yang ditetapkan: 295.788
Instansi daerah: 514 (33 provinsi dan 519 kab/kota)
Pelamar: 439.347
Keterisian formasi: 78 persen
2024
Formasi yang diusulkan instansi pemerintah: 177.293
Instansi daerah: 478
CPNS: 22.142 (169 instansi daerah)
PPPK: 155.151 (467 instansi daerah)
Sebagai informasi tambahan, BKN sebagai Panselnas rekrutmen CASN 2024 jugaa telah memperpanjang masa usulan formasi CASN 2024.
Perpanjangan kali kesekian itu ditutup pada 27 Februari 2024 lalu.
Pada perpanjangan tersebut, usulan CPNS diubah menjadi usulan formasi PPPK guru 2024 dan PPPK teknis 2024.
Akan tetapi, jumlah usulan formasi CASN 2024 setelah perpanjangan tersebut masih juga jauh dari harapan dan kuota yang disediakan pemerintah.
5 Usulan Rekomendasi Kemdikbudristek dalam Penuntasan ASN PPPK
Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa seleksi PPPK guru 2024 tahun ini masih fokus pada penuntasan guru P1.
Dimana guru P1 tetap jadi prioritas diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja pada PPPK 2024.
Namun sayangnya, karena minimnya jumlah usulan formasi PPPK guru 2024 yang diusulkan pemerintah daerah, tentu saja memberikan pengaruh besar.
Dimana pada akhirnya, tidak semua guru P1 bisa diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2024.
Di sisi lain, Kemdikbudristek juga telah mengeluarkan 5 usulan rekomendasi dalam penuntasan ASN PPPK.
Berikut rinciannya:
1. Pembukaan kembali pengusulan oleh Pemda
- Total usulan Pemda (termasuk CPNS) hanya sebanyak 177.293 formasi dari total 419.146 formasi atau hanya 42,3 persen
2. Tetap mengupayakan penuntasan lulus PG 2021 (P1)
- Dari 14.305 guru P1 yang terakomodir pada usulan 2024 sebanyak 8.065 sehingga masih tersisa 6.240
- Total instansi yang masih belum menuntaskan P1 ada 41 instansi
3. Perkembangan formasi PPPK Pengawas Sekolah
- Dibutuhkan 22.531 formasi untuk mengisi kekurangan kebutuhan pengawas sekolah
- Tahun 2024 hanya mengisi 18.729 formasi pengawas sekolah jenjang ahli muda
4. Pengadaan guru tahun 2024 hanya melalui mekanisme PPPK
- Terdapat 169 instansi yang mengusulkan CPNS dengan total usulan 22.142
- Mengubah usulan dari CPNS menjadi PPPK
5. Tetap menggunakan Dapodik dan database lulusan PPG Kemdikbudristek
- Tedapa 165 instansi yang jumlah usulannya melebihi jumlah non ASN yang ada.
Nah, pada angka 2 di atas tertera jelas bahwa untuk guru P1 atau guru lulus passing grade 2021 tidak semuanya bisa diangkat jadi PPPK 2024.
Hanya 8.065 diantaranya saja yang tahun ini bisa terakomodir diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Dengan demikian, akan ada 6.240 guru P1 yang belum bisa diangkat jadi PPPK 2024 dan tetap berstatus honorer.
Jika guru P1 yang jadi prioritas dan hanya menunggu penempatan pada PPPK 2024 saja tidak bisa diangkat semua.
Maka, Anda tentu sudah bisa membayangkan seberapa besar peluang P2, P3, dan P4 lulus seleksi PPPK 2024.
Itulah informasi KABAR PAHIIITTT! Guru P1 saja cuma 8.000 yang Diangkat PPPK 2024, Apalagi P2, P3 dan P4, AMBYAARRR TUAN. Semoga Anda mencapai kesuksesan.***




