POJOKSATU.id - Tes Kemampuan Akademik (TKA) Program Keahlian Teknik Logistik SMK/MAK bertujuan mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami konsep, prinsip, prosedur kerja, serta penerapan teknologi pada bidang logistik.
Kompetensi yang diukur mencakup aktivitas administratif logistik, operasional pergudangan, distribusi barang, pengelolaan dokumen, pelayanan pelanggan, penerapan K3LH, budaya kerja industri, hingga penggunaan sistem informasi logistik.
TKA Teknik Logistik merujuk pada elemen atau materi kurikulum yang terdapat dalam Capaian Pembelajaran pada Salinan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025.
Elemen TKA Teknik Logistik
TKA Program Keahlian Teknik Logistik mencakup beberapa elemen yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri logistik.
Pertama, Wawasan Dunia Kerja Bidang Teknik Logistik, meliputi aktivitas kerja bidang logistik dan supply chain, perkembangan industri dan teknologi logistik, profesi, job profile, technopreneurship, peluang usaha, serta kewirausahaan logistik.
Kedua, Kecakapan Kerja Dasar (Basic Job Skills), K3, dan Budaya Kerja, yang mencakup K3LH, budaya kerja industri, komunikasi kerja, sikap profesional, disiplin, 5R, dan etika kerja.
Ketiga, Kegiatan Administrasi Dokumen dan Operasional Pengadaan, meliputi administrasi dokumen logistik, dokumen pengadaan barang, pencatatan transaksi logistik, serta operasional pengadaan barang dan jasa.
Keempat, Pelayanan Pelanggan, yang berkaitan dengan prinsip pelayanan, komunikasi dengan pelanggan, penanganan kebutuhan dan keluhan, serta etika pelayanan logistik.
Kelima, Pengelolaan Gudang dan Perbaikan Lingkungan Kerja, meliputi penerimaan, penyimpanan, dan pengeluaran barang, pengendalian persediaan dasar, penataan, serta perbaikan lingkungan kerja gudang.
Keenam, Teknik Distribusi Barang, mencakup proses distribusi, pengelolaan pengiriman, pengemasan, penanganan barang sampai konsumen, serta dasar sistem distribusi dan transportasi logistik.
Kompetensi yang Diukur
TKA Teknik Logistik mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis konsep serta prosedur operasional logistik.
Kemampuan tersebut meliputi pemahaman proses bisnis logistik sederhana dari inbound–process–outbound, prinsip K3LH dan budaya kerja, pelayanan pelanggan, penerapan prosedur administrasi dan pergudangan, pengemasan dan pengiriman, hingga pemecahan masalah seperti keterlambatan distribusi, ketidaksesuaian stok, kesalahan dokumen, dan keluhan pelanggan.
Soal TKA juga mengukur tiga level kompetensi, yaitu Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding), Aplikasi (Applying), dan Penalaran (Reasoning).
Berikut contoh soal TKA Teknik Logistik yang dapat digunakan untuk latihan peserta didik SMK/MAK.
Soal Nomor 1
Kompetensi: Menganalisis proses bisnis logistik sederhana (rangkaian aktivitas dan tugas) pada berbagai industri
Sub Kompetensi: Proses bisnis logistik, perkembangan teknik logistik, aktivitas kerja bidang logistik dan supply chain, perkembangan industri logistik dan teknologi logistik, serta job profile dan technopreneurship, peluang usaha dan kewirausahaan logistik
Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)
Sebuah perusahaan e-commerce menerima barang dari pemasok untuk disimpan di gudang, kemudian barang diproses dan dikirim kepada pelanggan sesuai pesanan.
Urutan proses bisnis logistik yang tepat pada kegiatan tersebut adalah...
A. Outbound → Proses → Inbound
B. Inbound → Proses → Outbound
C. Proses → Outbound → Inbound
D. Distribusi → Produksi → Konsumsi
E. Penyimpanan → Produksi → Pengiriman
Kunci: B. Inbound → Proses → Outbound
Baca Juga: Lansia Sebatang Kara di Sumberbaru Terharu Dikunjungi Bupati Jember Gus Fawait dan Dokter Spesialis
Soal Nomor 2
Kompetensi: Menerapkan sistem penyimpanan file kerja
Sub Kompetensi: Peraturan penamaan file kerja, peraturan format file kerja, peraturan penyimpanan file kerja, dan peraturan pengamanan file kerja
Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)
Seorang admin logistik menyimpan dokumen pengadaan dengan nama file "data1", "data2", "dokumenbaru", "filefix", dan "filebaru" sehingga staf lain kesulitan mencari dokumen saat diperlukan.
Tindakan yang paling tepat untuk memperbaiki sistem penyimpanan file kerja adalah...
A. Membiarkan nama file karena dokumen sudah tersimpan di komputer.
B. Menghapus file lama dan membuat file baru.
C. Mengganti nama file menggunakan format penamaan yang jelas dan sistematis.
D. Menyimpan ulang seluruh dokumen dengan tidak mengubah nama file.
E. Menggabungkan seluruh dokumen menjadi satu file besar.
Kunci: C. Mengganti nama file menggunakan format penamaan yang jelas dan sistematis.
Baca Juga: Dirjen PKP Pastikan 1.355 Bedah Rumah untuk Jember di Era Gus Fawait
Soal Nomor 3
Kompetensi: Menganalisis penerapan budaya kerja 5R
Sub Kompetensi: K3LH (Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Lingkungan Hidup) dan budaya kerja industri serta pengelolaan logistik dan teknik industri pada berbagai industri
Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)
Perhatikan kondisi berikut di area gudang logistik:
-
Barang disimpan tidak beraturan.
-
Area kerja kotor dan berdebu.
-
Barang tidak memiliki label identifikasi.
-
Jalur perpindahan barang terhalang kardus kosong.
Pada kondisi tersebut, tindakan yang harus dilakukan agar sesuai dengan penerapan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) adalah... (Jawaban benar lebih dari satu)
A. Menyusun barang sesuai kategori dan lokasi penyimpanan.
B. Membersihkan area kerja secara rutin.
C. Membiarkan barang di bawah agar mudah dijangkau.
D. Memberi label identifikasi pada barang.
E. Menunda perbaikan area kerja sampai ada inspeksi.
Kunci: A, B, dan D
Baca Juga: Hibah Mahasiswa 2026 hingga Rp120 Juta, Cek Syarat, Skema, dan Jadwal Program Aksara Kemdiktisaintek
Soal Nomor 4
Kompetensi: Menganalisis prinsip kualitas pelayanan pelanggan
Sub Kompetensi: Standar pelayanan pelanggan untuk berkomunikasi efektif dalam melayani serta menangani keluhan pelanggan
Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)
Seorang pelanggan mengeluhkan barang yang diterima dalam kondisi rusak dan mengalami keterlambatan pengiriman.
Pelanggan merasa kecewa karena tidak memperoleh informasi sebelumnya mengenai kendala pengiriman dan meminta penjelasan dari pihak layanan pelanggan.
Berdasarkan prinsip kualitas pelayanan pelanggan, tindakan yang paling tepat dilakukan petugas adalah... (Jawaban benar lebih dari satu)
A. Menyampaikan permintaan maaf dan menunjukkan empati kepada pelanggan.
B. Menjelaskan penyebab keterlambatan tanpa memberikan solusi.
C. Memberikan solusi penggantian barang atau kompensasi sesuai prosedur.
D. Mengabaikan keluhan karena kerusakan terjadi di pihak pengiriman.
E. Menjelaskan prosedur penanganan keluhan secara transparan.
Kunci: A, C, dan E
Baca Juga: Bupati Bandung Murka Nakes Diduga Bully Pasien di Medsos, BKPSDM Diminta Beri Sanksi
Soal Nomor 5
Kompetensi: Menganalisis proses teknik distribusi dan menentukan solusi operasional
Sub Kompetensi: Konsep distribusi barang
Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)
Sebuah perusahaan logistik mengalami keterlambatan pengiriman barang karena proses pengepakan di gudang tidak dilakukan berdasarkan jadwal dan prioritas pengiriman.
Akibatnya, beberapa barang dengan jadwal pengiriman lebih awal justru terlambat dikirim kepada pelanggan.
Solusi operasional yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah...
A. Mengurangi jumlah barang yang diproses setiap hari.
B. Mengatur proses pengepakan berdasarkan prioritas dan jadwal pengiriman barang.
C. Menghentikan sementara aktivitas distribusi sampai gudang kembali normal.
D. Mengurangi jumlah tenaga kerja pada bagian pengepakan.
E. Memproses pengepakan dengan tidak menggunakan urutan prioritas.
Kunci: B. Mengatur proses pengepakan berdasarkan prioritas dan jadwal pengiriman barang.
Baca Juga: Rekrutmen Dosen Tidak Tetap ITB 2026 Diperpanjang, Ada 70 Formasi untuk Lulusan S2 dan S3
Soal Nomor 6
Kompetensi: Menerapkan dan menganalisis dasar-dasar teknik distribusi barang, meliputi pengumpulan, pemrosesan, pengepakan, transportasi, dan pengantaran
Sub Kompetensi: Dasar-dasar teknik distribusi barang (pengumpulan, pemrosesan, pengepakan, transportasi, dan pengantaran)
Bentuk Soal: Benar atau Salah
Sebuah perusahaan logistik melakukan evaluasi proses distribusi barang untuk meningkatkan ketepatan waktu pengiriman dan efisiensi operasional.
Perusahaan meninjau beberapa praktik distribusi yang diterapkan pada proses pengumpulan, pengepakan, transportasi, dan pengantaran barang.
Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah!
Pernyataan A
Distribusi barang yang efektif mempertimbangkan waktu, jarak, dan rute pengiriman.
Jawaban: Benar
Pernyataan B
Pemilihan moda transportasi tidak memengaruhi ketepatan waktu pengiriman barang.
Jawaban: Salah
Pernyataan C
Pengelompokan barang berdasarkan tujuan pengiriman dapat meningkatkan efisiensi distribusi.
Jawaban: Benar
Soal TKA Teknik Logistik tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menghadapi situasi yang dapat ditemukan dalam aktivitas logistik sehari-hari.
Materinya tidak hanya berkaitan dengan hafalan istilah, tetapi juga menuntut kemampuan menerapkan prosedur, menentukan tindakan yang tepat, dan menganalisis permasalahan operasional.
Mulai dari alur inbound–process–outbound, pengelolaan dokumen dan file kerja, penerapan 5R di gudang, pelayanan pelanggan, hingga penentuan prioritas pengepakan dan distribusi, seluruh konteks tersebut menjadi bagian penting dari kompetensi dasar yang dibutuhkan calon tenaga kerja bidang logistik dan supply chain. ***




