POJOKSATU.id - Tes Kemampuan Akademik (TKA) Teknik Otomotif mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional peserta didik dalam memahami konsep dasar.

Selain itu TKA Teknik Otomotif juga menerapkan analisis pemecahan masalah teknis pada kendaraan roda dua, roda empat, maupun alat berat sesuai standar yang berlaku di bidang otomotif.

Muatan TKA Teknik Otomotif merujuk pada elemen atau materi kurikulum dalam Capaian Pembelajaran sebagaimana tercantum pada Salinan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025.

Baca Juga: Soal TKA SMK 2026 Pusmendik, Teknik Furnitur SMK Lengkap Materi Mesin Kayu, Sambungan hingga Perawatan A

Elemen dan Sub-Elemen TKA Teknik Otomotif

TKA Teknik Otomotif mencakup beberapa elemen kompetensi yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi kendaraan.

Pertama, Wawasan Dunia Otomotif, yaitu kemampuan memahami dunia industri dan kerja otomotif, perkembangan teknologi komponen dan produk, serta isu global seperti perubahan iklim dan penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada berbagai jenis kendaraan.

Kedua, Kecakapan Kerja Dasar (Basic Job Skills), K3, dan Budaya Kerja, yang mencakup kemampuan menerapkan prosedur perawatan dan perbaikan otomotif, keselamatan kerja, serta budaya kerja di bidang otomotif.

Ketiga, Gambar Teknik Otomotif, yaitu kemampuan menerapkan dan membaca gambar teknik sesuai standar serta menentukan posisi komponen otomotif berdasarkan manual servis.

Baca Juga: Soal TKA SMK 2026 Pusmendik Teknik Mesin Materi Lengkap K3, Gambar Teknik, Material hingga Sistem Mekanik

Keempat, Peralatan dan Perlengkapan Tempat Kerja, meliputi kemampuan memilih, menggunakan, serta merawat berbagai peralatan bengkel otomotif.

Kelima, Dasar Kelistrikan dan Elektronika Otomotif, yang mencakup penerapan prinsip dasar kelistrikan, komponen elektronika, serta perbaikan rangkaian kelistrikan dan elektronika otomotif.

Keenam, Komponen Otomotif, yaitu kemampuan menganalisis komponen utama, komponen tambahan, serta perlengkapan mesin otomotif dalam proses konversi energi.

Ketujuh, Dasar Sistem Hidrolik dan Pneumatik, yang mencakup prinsip dasar, fungsi, perawatan, dan pengujian komponen sistem hidrolik dan pneumatik.

Baca Juga: Soal TKA SMK 2026 Pusmendik, Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam Lengkap K3LH, SMAW hingga Pemeriksaan Hasil Las

Kompetensi yang Diukur dalam TKA Teknik Otomotif

TKA Teknik Otomotif mengukur kemampuan peserta didik melalui tiga aspek kompetensi.

Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing) mengukur kemampuan memahami wawasan industri otomotif, pengukuran komponen, profesi teknisi atau mekanik, serta karakteristik komponen mesin, kelistrikan, hidrolik, dan pneumatik.

Aplikasi (Applying) mengukur kemampuan menerapkan tanggung jawab kelompok, langkah teknis perawatan dan perbaikan komponen seperti mesin, rem, dan kemudi, prosedur K3 dan penggunaan APD, serta penggunaan alat ukur dan alat diagnosis di bengkel otomotif.

Penalaran (Reasoning) mengukur kemampuan membaca gambar teknik, membandingkan hasil pengukuran menggunakan berbagai alat, menguji kelayakan peralatan bengkel secara berkala, serta menganalisis potensi bahaya di area kerja.

Berikut contoh soal TKA Teknik Otomotif yang dapat digunakan sebagai bahan latihan.

Baca Juga: Lansia Sebatang Kara di Sumberbaru Terharu Dikunjungi Bupati Jember Gus Fawait dan Dokter Spesialis

Soal Nomor 1

Kompetensi: Mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya di bengkel, penggunaan APD, pengelolaan limbah B3, serta prosedur tanggap darurat

Sub Kompetensi: Keselamatan kerja, identifikasi bahaya, K3 lingkungan, APD, dan tanggap darurat

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Saat menghidupkan mesin kendaraan di dalam ruang bengkel yang tertutup, prosedur keselamatan lingkungan kerja yang paling utama untuk menghindari risiko keracunan gas buang kendaraan adalah...

A. Mematikan lampu ruangan agar suhu tidak terlalu panas.

B. Menghidupkan sistem pembuangan gas dan membuka ventilasi udara.

C. Menutup rapat semua pintu bengkel agar suara mesin tidak bising ke luar.

D. Menggunakan masker kain tebal saat berada di dekat knalpot.

E. Menjauhkan kendaraan dari peralatan tangan (hand tools).

Kunci: B. Menghidupkan sistem pembuangan gas dan membuka ventilasi udara.

Baca Juga: Dirjen PKP Pastikan 1.355 Bedah Rumah untuk Jember di Era Gus Fawait

Soal Nomor 2

Kompetensi: Mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya di bengkel, penggunaan APD, pengelolaan limbah B3, serta prosedur tanggap darurat

Sub Kompetensi: Keselamatan kerja, identifikasi bahaya, K3 lingkungan, APD, dan tanggap darurat

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)

Seorang pekerja melihat ada percikan api dari proses pengelasan knalpot mengenai tumpukan majun berminyak dan mulai menimbulkan api yang membesar.

Tentukan pernyataan yang benar terkait tindakan yang tepat dilakukan untuk kondisi tersebut. (Jawaban benar lebih dari satu)

A. Segera mengambil APAR (Alat Pemadam Api Ringan) terdekat dan memadamkan api dengan teknik yang benar.

B. Mematikan saklar utama listrik (emergency power off) untuk mencegah terjadinya arus pendek akibat kebakaran.

C. Menutup pintu dan jendela bengkel rapat-rapat agar oksigen tidak masuk sebelum mengevakuasi orang.

D. Memindahkan tabung gas oksigen dan asetilen yang berada di dekat area kebakaran ke tempat yang lebih aman.

E. Langsung menyiram api yang berasal dari minyak tersebut dengan air agar api tidak semakin membesar.

Kunci: A, B, dan D

Baca Juga: Investigasi Terbaru Kemendiktisaintek Soal Nama Prabowo Muncul di Paper Nobel Peace Prize 2026, Penulis Utama Disebut Belum Guru Besar

Soal Nomor 3

Kompetensi: Mengidentifikasi dan menerapkan pemilihan alat yang tepat berdasarkan jenis pekerjaan

Sub Kompetensi: Pemilihan peralatan bengkel otomotif

Bentuk Soal: Benar atau Salah

Sebuah bengkel otomotif sedang melakukan perbaikan besar pada area undercarriage atau kaki-kaki sebuah mobil.

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.

Pernyataan A

Apabila baut yang akan dikendorkan sedikit aus, gunakan kunci sok tipe bintang agar cengkeramannya semakin rapat.

Jawaban: Salah

Pernyataan B

Impact wrench sebaiknya disetel pada kecepatan maksimum saat mengencangkan baut atau mur.

Jawaban: Salah

Pernyataan C

Kunci yang paling aman untuk baut atau mur yaitu kunci ring atau kunci sok tipe segi enam.

Jawaban: Benar

Baca Juga: Hibah Mahasiswa 2026 hingga Rp120 Juta, Cek Syarat, Skema, dan Jadwal Program Aksara Kemdiktisaintek

Soal Nomor 4

Kompetensi: Memahami dan menerapkan prinsip dasar, fungsi, dan cara kerja komponen, perawatan dan pengujian komponen sistem hidrolik-pneumatik, termasuk penerapan Hukum Pascal dan karakteristik fluida

Sub Kompetensi: Prinsip dasar hidrolik dan pneumatik

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Dongkrak hidrolik memiliki perbandingan luas penampang piston kecil dan piston besar sebesar 1 : 50. Jika pada piston kecil diberikan gaya tekan sebesar 200 N, berapakah beban maksimal yang mampu diangkat oleh piston besar?

A. 1.000 N

B. 4.000 N

C. 10.000 N

D. 25.000 N

E. 50.000 N

Kunci: C. 10.000 N

Pembahasan singkat:

Berdasarkan Hukum Pascal:

F₂ = F₁ × A₂/A₁

F₂ = 200 N × 50

F₂ = 10.000 N

Jadi, beban maksimal yang mampu diangkat piston besar adalah 10.000 N.

Baca Juga: Bupati Bandung Murka Nakes Diduga Bully Pasien di Medsos, BKPSDM Diminta Beri Sanksi

Soal Nomor 5

Kompetensi: Memahami, menerapkan, dan menganalisis konsep tegangan, arus, resistansi, daya, serta rangkaian listrik pada sistem otomotif

Sub Kompetensi: Prinsip dasar kelistrikan

Bentuk Soal: Benar atau Salah

Sebuah mobil minibus mengalami masalah kelistrikan di mana klakson terdengar lemah dan lampu kepala redup saat mesin mati. 

Mekanik kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi baterai basah kendaraan tersebut dan mencatat beberapa data kondisi aktual di lembar kerja bengkel.

Berdasarkan kasus tersebut, tentukan ketepatan tindakan perawatan atau perbaikan berikut.

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.

Pernyataan A

Level elektrolit berada di bawah garis lower level, sehingga perlu ditambah accu zuur.

Jawaban: Salah

Pernyataan B

Berat jenis elektrolit baterai 1,15 kg/dm³ menunjukkan kondisi baterai perlu dilakukan charging.

Jawaban: Benar

Pernyataan C

Tegangan baterai sebesar 12 V dengan SOH 5% menunjukkan baterai masih bagus sehingga tidak perlu dilakukan tindakan.

Jawaban: Salah

Baca Juga: Maulwi Saelan, Penjaga Gawang Timnas Indonesia, Menjadi Penjaga Terakhir Presiden Soekarno

Soal Nomor 6

Kompetensi: Menerapkan dan mengevaluasi cara penggunaan peralatan dengan benar dan aman sesuai prosedur operasi standar

Sub Kompetensi: Penggunaan peralatan bengkel

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)

Seorang teknisi mengukur tegangan aki menggunakan multimeter, tetapi hasil pengukuran selalu menunjukkan 0 volt.

Tentukan pernyataan yang benar terkait tindakan yang perlu dilakukan pada kondisi tersebut. (Jawaban benar lebih dari satu)

A. Memeriksa posisi selektor pada multimeter.

B. Mengganti kabel probe yang rusak.

C. Mengatur skala ke tegangan maksimum 12 V.

D. Memastikan probe terhubung ke terminal yang benar.

E. Memeriksa fuse atau sekring pengaman mobil.

Kunci: A, B, dan D

Baca Juga: Pembongkaran Makam Sutrimo Karumga Eks Jampidsus Kejagung Dilakukan Rabu di Banyumas

Penutup

Soal TKA Teknik Otomotif tersebut mencakup berbagai kemampuan yang dibutuhkan peserta didik sebelum memasuki dunia kerja, mulai dari penerapan K3, pemilihan peralatan bengkel, sistem hidrolik dan pneumatik, hingga diagnosis dasar kelistrikan otomotif.

Model soal juga dirancang untuk menguji kemampuan peserta didik dalam menghadapi situasi yang dapat ditemukan secara langsung di bengkel. 

Karena itu, memahami alasan di balik setiap jawaban menjadi bagian penting dalam persiapan TKA.

Penguasaan teori yang dipadukan dengan pengalaman praktik akan membantu peserta didik tidak hanya menjawab soal dengan tepat, tetapi juga membangun pola berpikir teknis yang dibutuhkan seorang teknisi otomotif profesional. ***