POJOKSATU.id - Tes Kemampuan Akademik (TKA) Teknik Mesin bertujuan mengukur pemahaman konseptual dan kemampuan penerapan peserta didik dalam aspek pengetahuan teknis, sikap kerja, budaya industri, serta keterampilan teknis pada proses produksi manufaktur sesuai kebutuhan dunia kerja.

Muatan TKA Teknik Mesin merujuk pada elemen kurikulum atau materi dalam Program Keahlian Teknik Mesin yang dipelajari peserta didik sebagaimana tercantum dalam Salinan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025.

Elemen yang Diukur dalam TKA Teknik Mesin

TKA Teknik Mesin mencakup beberapa elemen dan sub-elemen yang berkaitan dengan kompetensi dasar hingga penerapan teknologi dalam industri manufaktur.

Baca Juga: Waspada Kejahatan Siber, Kenali 10 Ekstensi File Spam Berbahaya yang Haram Diklik di WhatsApp

Pertama, Kecakapan Kerja Dasar (Basic Job Skills), K3, dan Budaya Kerja, yang berkaitan dengan kemampuan menerapkan prosedur kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, serta budaya kerja di lingkungan industri.

Kedua, Teknik Dasar Proses Produksi pada Bidang Manufaktur Mesin, yang mencakup teknologi cutting dan non-cutting, alat ukur, alat perkakas tangan, pemesinan dasar, serta pengelasan dasar.

Ketiga, Pengetahuan Bahan (Material Science), meliputi jenis-jenis bahan, sifat-sifat bahan, serta fungsi bahan dalam proses manufaktur.

Keempat, Dasar Sistem Mekanik, yang mencakup berbagai jenis sambungan, jenis tumpuan, dan transmisi mesin.

Kelima, Gambar Teknik, meliputi kemampuan membaca gambar teknik serta menggambar teknik menggunakan Computer Aided Design and Drafting (CADD).

Baca Juga: Soal TKA SMK 2026 Pusmendik, Konstruksi dan Perawatan Bangunan Sipil, Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Kompetensi TKA Teknik Mesin mengukur kemampuan murid dalam memahami konsep dasar pekerjaan teknik mesin di dunia kerja, proses dasar produksi, serta teknologi yang diterapkan dalam industri manufaktur.

Peserta didik juga dituntut mampu menerapkan proses dasar yang berkaitan dengan produksi dan teknologi industri manufaktur, kemudian menganalisis proses produksi serta teknologi yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di dunia kerja.

Tiga Level Kompetensi TKA Teknik Mesin

TKA Program Keahlian Teknik Mesin mencakup tiga level kompetensi.

Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding) mengukur pemahaman mendalam mengenai pekerjaan teknik mesin, proses produksi, serta teknologi yang digunakan dalam industri manufaktur.

Aplikasi (Applying) mengukur kemampuan mengaplikasikan proses dasar produksi dan teknologi dalam industri manufaktur.

Sementara itu, Penalaran (Reasoning) mengukur kemampuan menganalisis proses produksi dan teknologi yang diterapkan dalam industri manufaktur.

Baca Juga: Latihan Soal TKA DPIB SMK Lengkap dengan Pembahasan Materi dan Kunci Jawaban

Kemampuan pada setiap sub-elemen dapat diukur melalui satu atau beberapa level kognitif sesuai dengan karakteristik kompetensi yang diujikan.

Berikut contoh soal TKA Teknik Mesin yang dapat digunakan untuk latihan.

Soal Nomor 1

Kompetensi: Mengidentifikasi dan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sub Kompetensi: Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Di sebuah bengkel pemesinan, beberapa siswa sedang melakukan praktik. Terlihat seorang siswa mengoperasikan mesin bubut dengan menggunakan sarung tangan yang longgar. 

Di dekat mesin terdapat serpihan logam yang belum dibersihkan. Sementara itu, siswa lain sudah menggunakan kacamata pelindung dan sepatu keselamatan.

Baca Juga: Soal TKA SMK 2026 Pusmendik, Teknik Furnitur SMK Lengkap Materi Mesin Kayu, Sambungan hingga Perawatan A

Berdasarkan situasi tersebut, potensi bahaya yang paling berisiko menyebabkan kecelakaan kerja adalah...

A. Penggunaan sepatu keselamatan saat bekerja.

B. Serpihan logam yang belum dibersihkan di sekitar mesin.

C. Pengoperasian mesin bubut menggunakan sarung tangan yang longgar.

D. Penggunaan kacamata pelindung saat praktik.

E. Beberapa siswa belum berpengalaman melakukan praktik.

Kunci: C. Pengoperasian mesin bubut menggunakan sarung tangan yang longgar.

Baca Juga: Waspada Kejahatan Siber, Kenali 10 Ekstensi File Spam Berbahaya yang Haram Diklik di WhatsApp

Soal Nomor 2

Kompetensi: Mengidentifikasi dan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sub Kompetensi: Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)

Di bengkel pemesinan, seorang siswa akan melakukan proses pembubutan pada mesin bubut. Pada saat memulai pekerjaan, terlihat beberapa kondisi berikut:

  • Kunci cekam masih terpasang pada cekam mesin.

  • Siswa belum menggunakan kacamata pelindung.

  • Benda kerja sudah terpasang pada cekam.

  • Serpihan logam dari pekerjaan sebelumnya masih berada di sekitar mesin.

  • Pengaturan kecepatan mesin belum diperiksa.

Untuk menerapkan praktik kerja yang aman sebelum memulai proses pembubutan, tindakan yang tepat adalah... (Jawaban benar lebih dari satu)

Baca Juga: Kabar Baik TPG, Tunjangan Profesi Guru untuk Guru TK di Bekasi Mulai Cair Lewat Bank BJB

A. Melepaskan kunci cekam dari cekam mesin sebelum mesin dihidupkan.

B. Menggunakan alat pelindung diri seperti kacamata keselamatan.

C. Mengoperasikan mesin terlebih dahulu untuk mengecek keseimbangan benda kerja.

D. Membersihkan serpihan logam di sekitar mesin sebelum bekerja.

E. Memeriksa dan mengatur kecepatan putaran mesin sesuai kebutuhan proses.

Kunci: A, B, D, dan E

Baca Juga: Jembatan Perintis Garuda di Karawang Diresmikan, Pangkas Akses Warga hingga 5 Km

Soal Nomor 3

Kompetensi: Mengidentifikasi dan menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sub Kompetensi: Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Di sebuah bengkel sekolah, saat praktik pengelasan berlangsung tiba-tiba terjadi percikan api yang mengenai tumpahan oli di lantai hingga menimbulkan api kecil. Beberapa siswa terlihat panik dan menjauh tanpa melakukan tindakan apa pun.

Sebagai siswa yang memahami prosedur keselamatan kerja, tindakan paling tepat yang harus dilakukan adalah...

A. Membiarkan api padam dengan sendirinya karena masih kecil.

B. Menyiram api dengan air agar cepat padam.

C. Menutup api menggunakan kain lap yang tersedia di bengkel.

D. Mengambil APAR jenis dry powder dan memadamkan api sesuai prosedur.

E. Segera meninggalkan bengkel untuk menyelamatkan diri.

Kunci: D. Mengambil APAR jenis dry powder dan memadamkan api sesuai prosedur.

Baca Juga: Pertemuan Lintas Negara di Yordania Hasilkan Joint Statement Kuat untuk Yerusalem

Soal Nomor 4

Kompetensi: Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi gambar teknik

Sub Kompetensi: Membaca Gambar Teknik

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (Multiple Choice Multiple Answer/MCMA)

Seorang teknisi diminta membuat gambar kerja poros dengan diameter 20 mm dan panjang 100 mm. 

Poros tersebut harus dipasang dengan bantalan sehingga menggunakan jenis suaian press fit dan menggunakan sistem basis lubang.

Pernyataan di bawah ini yang tepat adalah... (Jawaban benar lebih dari satu)

A. Ukuran lubang menggunakan toleransi H7.

B. Ukuran poros dapat menggunakan toleransi p6 atau s6.

C. Ukuran poros harus menggunakan toleransi H7.

D. Ukuran poros dapat menggunakan toleransi g6.

E. Ukuran poros dapat menggunakan toleransi G6.

Kunci: A dan B

Baca Juga: 30 Ide Kostum 17 Agustus yang Unik dan Kreatif, Murah Meriah tapi Berpeluang Jadi Juara

Soal Nomor 5

Kompetensi: Menganalisis sifat-sifat bahan

Sub Kompetensi: Sifat-sifat Bahan

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Sebuah pabrik pengolahan mineral menggunakan sistem transmisi roda gigi pada mesin penghancur batu (crusher). 

Masalah yang sering terjadi adalah roda gigi tersebut sering patah secara tiba-tiba ketika ada beban hentakan dari bongkahan batu besar. 

Di sisi lain, permukaan gigi-giginya juga sangat cepat terkikis atau aus karena debu abrasif dari mineral tersebut.

Teknisi memiliki dua opsi material.

Material A: Memiliki tingkat kekerasan sangat tinggi tetapi bersifat getas (brittle).

Material B: Memiliki kekerasan sedang dengan ketangguhan (toughness) yang tinggi.

Baca Juga: Indonesia Tegaskan Komitmen Diplomasi Kemerdekaan Palestina pada Pertemuan di Yordania

Jika teknisi memutuskan untuk melakukan proses surface hardening atau pengerasan permukaan pada Material B sebagai solusi jangka panjang, manakah analisis yang paling tepat mengenai kombinasi sifat akhir yang dihasilkan untuk kebutuhan roda gigi tersebut?

A. Menghasilkan roda gigi dengan elastisitas tinggi di seluruh bagian untuk meredam getaran beban kejut, walaupun terdapat faktor keausan permukaan.

B. Menciptakan komponen dengan permukaan yang keras dan tahan aus, namun bagian inti tetap tangguh untuk menahan beban kejut.

C. Mengubah material menjadi sepenuhnya elastis agar roda gigi dapat kembali ke bentuk semula setelah terkena hantaman batu besar.

D. Memastikan seluruh bagian roda gigi memiliki kekerasan maksimal agar tidak ada deformasi sedikit pun saat terjadi beban hentakan.

E. Mengurangi koefisien gesek agar ketahanan aus meningkat yang dapat memengaruhi struktur mikro material terhadap beban mekanis.

Kunci: B. Menciptakan komponen dengan permukaan yang keras dan tahan aus, namun bagian inti tetap tangguh untuk menahan beban kejut.

Baca Juga: Panduan Praktis Desain Logo HUT ke-81 RI untuk Media Sosial dan Cetak Logo Kemerdekaan 

Soal Nomor 6

Kompetensi: Menjelaskan jenis-jenis bahan

Sub Kompetensi: Jenis-jenis Bahan

Bentuk Soal: Benar atau Salah

Dalam proses perancangan poros mesin di sebuah bengkel, seorang siswa diminta memilih bahan yang mampu menahan beban puntir dan bekerja secara terus-menerus. Ia memilih bahan yang memiliki tingkat kekerasan sangat tinggi, tetapi bersifat getas.

Setelah digunakan, poros tersebut mengalami retak saat menerima beban kejut. 

Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan bahan tidak hanya mempertimbangkan kekerasan, tetapi juga sifat keuletan dan ketahanan terhadap beban dinamis.

Berdasarkan informasi tersebut, tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.

Pernyataan A

Bahan yang sangat keras selalu cocok untuk poros mesin.

Jawaban: Salah

Pernyataan B

Bahan getas berisiko retak saat menerima beban kejut.

Jawaban: Benar

Baca Juga: Resep Es Matcha Kopi Susu ala Kafe, Perpaduan Matcha Premium dan Gula Aren yang Creamy

Pernyataan C

Poros membutuhkan bahan yang ulet dan tahan terhadap fatigue atau kerusakan material akibat beban berulang.

Jawaban: Benar

Keenam soal TKA Teknik Mesin tersebut mencakup kemampuan yang berkaitan dengan keselamatan kerja, proses pembubutan, penanganan kebakaran di bengkel, pembacaan gambar teknik, pemilihan material, hingga analisis sifat bahan untuk kebutuhan komponen mesin.

Model soal dibuat tidak hanya untuk menguji hafalan istilah, tetapi juga mendorong peserta didik memahami situasi kerja dan menentukan tindakan yang paling tepat berdasarkan prinsip teknik serta keselamatan kerja.

Dengan memahami konsep di balik setiap jawaban, peserta didik dapat mempersiapkan diri menghadapi TKA sekaligus memperkuat kompetensi yang nantinya dibutuhkan ketika memasuki lingkungan industri manufaktur. ***