POJOKSATU.id - Ganjar Muda Padjajaran (GMP) membantu memberikan solusi bagi peternak ikan air tawar di Kampung Wangunwati, Desa Sukawangun, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya.

Hal itu terkait dengan dampak musim kemarau panjang pada budidaya ikan air tawar.

Dimana saat musim kemarau seperti ini, kadar oksigen dalam air menjadi berkurang.

Baca Juga: Pesan Menag Yaqut di Orientasi PPPK Kemenag: Berterima Kasihlah kepada Presiden Jokowi

Salah satu solusi yang diberikan adalah pemasangan kincir angin di kolam ikan yang bisa membantu menambahkan kadar oksigen bagi ikan.

Koordinator Pusat GMP, Randry Adryan Setiawan mengatakan, pemasangan kincir angin ini dilakukan untuk membantu warga agar tetap dapat melakukan budi daya ikan air tawar di musim kemarau.

"Di musim kemarau ini warga butuh alat yang bisa membantu budi daya ikan, di mana biasanya musim kemarau oksigennya berkurang. Maka kami memberikan support kincir angin untuk mengantisipasi hal itu,” ujar Randry, Rabu (13/9/2023).

Baca Juga: Pomdam Jaya Pastikan Praka Riswandi Manik Cs Dipecat Tidak Perlu Sidang Etik

Selain pemberian kincir angin untuk kolam budi daya ikan, GMP juga memberikan bantuan bibit ikan nila dan pakan ikan untuk warga.

“Kami memberikan bibit dan pakan, mereka sangat antusias serta berterima kasih karena GMP sudah menjangkau daerahnya,” jelasnya.

Randry juga memastikan akan terus memberikan pendampingan bagi warga terkait budi daya ikan agar terus memberikan nilai ekonomis.

Baca Juga: Nasib Ridwan Kamil, Ditawari Megawati jadi Cawapres Ganjar Pranowo tapi Dikubur Golkar, Pilihannya cuma 2

“Untuk pendampingan kami sudah menyerahkan ke koordinator daerah masing-masing, dalam hal ini koordinator daerah Kabupaten Tasikmalaya," kata dia.

"Sehingga mereka dapat melakukan pendampingan dari apa yang telah kami berikan,” sambungnya.

Sementara, salah satu warga, Tata Rustyana menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan GMP.

Baca Juga: Analisa Mendalam Pengamat soal Manifesto Ganjar Pranowo: Mengedepankan Nalar Menolak Politik Identitas

Dia pun merasa terharu lantaran baru kali ini desanya mendapat perhatian dan bantuan secara langsung dari sukarelawan.

“Terima kasih banget, GMP yang pertama ke sini. Mungkin sebelumnya tidak pernah ada, saya sangat senang sekali,” kata Tata.***