POJOKSATU.id — Gempa bumi tidak selalu berhenti setelah satu kali guncangan.
Dalam sejumlah kejadian, gempa susulan dapat terjadi setelah gempa utama dengan kekuatan yang berbeda-beda.
Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu tetap waspada meskipun guncangan pertama telah berakhir.
Terlebih apabila gempa sebelumnya menyebabkan kerusakan pada bangunan maupun lingkungan di sekitarnya.
Baca Juga: Demo BEM UI Bubar Tak Sampai ke Bundaran HI, Tak Bisa Tembus Barikade Berlapis Polisi
Gempa susulan juga berpotensi membuat bangunan yang telah mengalami kerusakan menjadi semakin tidak stabil.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru kembali ke dalam rumah atau gedung setelah guncangan berhenti.
Setelah gempa utama, masyarakat perlu tetap tenang sembari memperhatikan kondisi di sekitar.
Jangan langsung menganggap keadaan sudah sepenuhnya aman karena masih ada kemungkinan terjadi guncangan berikutnya.
Baca Juga: Ryan Gosling Jadi Ghost Rider, Film Marvel Ini Dijadwalkan Tayang Juli 2028
Apabila sudah berada di tempat terbuka yang aman, sebaiknya tetap berada di lokasi tersebut dan menjauh dari bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan atau roboh.
Rumah maupun gedung yang terlihat retak, miring, atau mengalami kerusakan akibat gempa juga sebaiknya tidak langsung dimasuki kembali.
Kerusakan pada struktur bangunan dapat meningkatkan risiko ketika gempa susulan terjadi.
Masyarakat disarankan menunggu informasi atau arahan dari pihak berwenang sebelum kembali memasuki bangunan yang terdampak.
Jika gempa susulan kembali terasa ketika berada di dalam ruangan, segera lindungi kepala dan tubuh dari benda-benda yang berpotensi jatuh.
Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan secara tertib apabila kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Syarat Poltekimipas 2026 Lengkap, Jadwal dan Cara Daftar, Pendaftaran Dibuka 18-30 Agustus
Hindari kepanikan dan jangan berdesak-desakan saat melakukan evakuasi.
Ketika harus meninggalkan gedung, gunakan tangga dan hindari penggunaan lift.
Guncangan gempa dapat menyebabkan gangguan listrik maupun membuat lift berhenti beroperasi.
Saat melewati tangga, tetap berhati-hati terhadap bagian bangunan atau benda yang mungkin mengalami kerusakan.
Setelah berada di luar bangunan, cari tempat yang cukup aman dan jauh dari gedung, tiang listrik, pohon, papan reklame, serta benda lain yang berpotensi roboh.
Baca Juga: Bawa Dana Rp 3 Triliun dari Pusat, Gus Fawait Pastikan Proyek JLS Jember Berlanjut Akhir Tahun Ini
Hindari pula berdiri terlalu dekat dengan bangunan yang mengalami kerusakan karena bagian bangunan dapat jatuh ketika gempa susulan terjadi.
Selain ancaman dari bangunan, masyarakat juga perlu memperhatikan potensi bahaya lain yang mungkin muncul setelah gempa.
Kerusakan akibat gempa dapat memicu masalah pada instalasi listrik maupun saluran gas.
Oleh karena itu, waspadai kemungkinan terjadinya kebakaran, kebocoran gas, atau kondisi berbahaya lainnya.
Baca Juga: Prabowo Soroti 7 PTN Indonesia Masuk 500 Besar Dunia, Minta Peringkat Terus Ditingkatkan
Jika menemukan kondisi yang membahayakan, segera menjauh dari lokasi tersebut dan mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan.
Informasi mengenai gempa susulan juga sebaiknya diperoleh dari sumber resmi, seperti BMKG dan pemerintah daerah atau BPBD setempat.
Masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung menyebarkan kabar mengenai gempa maupun tsunami sebelum memastikan kebenarannya.
Bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir, gempa kuat juga perlu diwaspadai karena dalam kondisi tertentu dapat berpotensi menimbulkan tsunami.
Baca Juga: Pendaftaran Poltekimipas 2026 Dibuka, Ada 405 Formasi untuk 6 Prodi, Gunakan Seleksi Sistem Gugur
Apabila terdapat peringatan tsunami atau arahan untuk melakukan evakuasi, segera menuju lokasi yang lebih tinggi atau tempat evakuasi sesuai petunjuk petugas.
Masyarakat tidak disarankan menunggu kondisi menjadi lebih buruk sebelum melakukan evakuasi apabila peringatan resmi telah dikeluarkan.
Gempa susulan tidak selalu terjadi dengan kekuatan besar, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan setelah gempa utama.
Masyarakat sebaiknya tidak kembali ke bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman serta terus mengikuti arahan petugas dan informasi resmi BMKG.***




