POJOKSATU.id - Menjelang Lebaran 2026, aktivitas memasak dan membuat kue di dapur biasanya meningkat.
Mulai dari menyiapkan penganan untuk berbuka hingga produksi kue rumahan untuk lebaran. Cetakan kue menjadi peralatan yang paling sering digunakan.
Namun, masalah klasik yang kerap muncul adalah cetakan kue yang lengket.
Baca Juga: Masjid Arab Makassar Memiliki Jejak Sejarah Sebagai Masjid Tua di Kampung Tionghoa Sejak 1907
Kondisi ini sering membuat kue rusak saat dikeluarkan, meski adonan dan proses pemanggangan sudah dilakukan dengan benar.
Akibatnya, tampilan kue kurang menarik dan kualitasnya ikut menurun.
Banyak orang mengira penyebab utama cetakan lengket berasal dari kualitas bahan cetakan.
Baca Juga: Ketegangan Global Meningkat, Indonesia Dinilai Jadi Negara Paling Aman Saat Perang Dunia III
Padahal, dalam banyak kasus, masalah ini justru muncul akibat cara membersihkan dan merawat cetakan yang kurang tepat sejak awal pemakaian.
Agar aktivitas membuat kue jelang lebaran berjalan lancar, berikut tujuh langkah merawat dan membersihkan cetakan kue agar tidak lengket dan tetap awet digunakan.
1. Bersihkan Cetakan Baru sebelum Digunakan
Cetakan kue baru biasanya masih dilapisi sisa minyak, debu, atau zat pelindung dari pabrik. Lapisan ini perlu dihilangkan karena justru bisa membuat adonan mudah menempel.
Baca Juga: Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar: Megah, Sarat Makna, dan Jejak Jenderal M. Jusuf
Cuci cetakan menggunakan air hangat dan sabun pencuci piring yang lembut. Gunakan spons halus agar permukaan cetakan tidak tergores.
Setelah itu, keringkan cetakan secara menyeluruh sebelum digunakan atau disimpan.
2. Lakukan Seasoning pada Cetakan Logam
Cetakan berbahan logam atau aluminium sebaiknya melalui proses seasoning sebelum digunakan rutin.
Tujuannya untuk membentuk lapisan minyak alami yang membuat permukaan cetakan lebih licin.
Baca Juga: Penjelasan Dalil dan Hukum tentang Kewajiban Bayar Zakat Fitrah bagi Anak Yatim di Panti Asuhan
Caranya, panaskan cetakan di atas api kecil hingga hangat, lalu olesi seluruh permukaannya dengan minyak goreng.
Biarkan hingga muncul asap tipis, kemudian matikan api dan dinginkan. Proses ini bisa diulang satu hingga dua kali untuk hasil maksimal.
3. Rendam Cetakan Tradisional yang Kotor
Cetakan kue tradisional sering memiliki sisa adonan yang mengeras di sela-sela. Jika langsung digosok, permukaan cetakan bisa rusak.
Baca Juga: Bolehkah Zakat Fitrah Diwakilkan? Ini Hukum dan Bacaan Niat untuk Orang Lain
Merendam cetakan dalam air panas membantu melunakkan sisa adonan sehingga lebih mudah dibersihkan.
Setelah direndam, bersihkan dengan spons halus atau bahan alami seperti ampas kelapa agar permukaan tetap terjaga.
4. Hindari Penggunaan Alat Pembersih Kasar
Menggunakan sikat kawat atau alat abrasif memang terlihat efektif, tetapi dapat meninggalkan goresan halus pada cetakan.
Goresan ini justru membuat adonan lebih mudah menempel saat dipanggang.
Baca Juga: Masjid Raya Makassar, Jejak Sejarah Arsitektur Megah, dan Kisah Renovasi yang Pernah Jadi Sorotan
Permukaan yang tidak rata juga membuat panas tidak menyebar merata. Untuk pembersihan harian, spons lembut atau kain lap sudah cukup untuk menjaga cetakan tetap bersih dan halus.
5. Rawat Cetakan Anti Lengket dengan Lembut
Cetakan anti lengket seperti teflon atau silikon membutuhkan perlakuan ekstra. Lapisan anti lengket sangat sensitif terhadap gesekan dan bahan kimia keras.
Gunakan sabun ringan dan spons lembut saat mencuci. Jika ada adonan yang sulit dilepas, rendam sebentar dengan air hangat.
Hindari mencuci cetakan anti lengket menggunakan mesin pencuci piring agar lapisannya tidak cepat rusak.
Baca Juga: Harga Minyak Membara Imbas Konflik Timur Tengah, Brent Sempat Tembus US$80
6. Bersihkan Karat agar Cetakan Aman Digunakan
Karat biasanya muncul akibat penyimpanan lembap atau cetakan yang tidak dikeringkan sempurna.
Selain mengganggu tampilan, karat juga membuat adonan semakin mudah menempel.
Bersihkan bagian berkarat menggunakan amplas halus atau larutan cuka dan air. Setelah bersih, keringkan cetakan dan olesi dengan minyak tipis sebelum disimpan untuk mencegah karat kembali muncul.
Baca Juga: Tarling di Ciparay, Cucun Apresiasi Kinerja Bupati Bandung, Soroti Percepatan 4.800 Unit Rutilahu
7. Siapkan Cetakan dengan Benar sebelum Memanggang
Selain perawatan, persiapan cetakan sebelum digunakan juga sangat penting.
Olesi cetakan dengan margarin, mentega, atau cooking spray secara merata sebelum adonan dituangkan.
Pastikan cetakan sudah cukup panas, lalu biarkan kue dingin sejenak setelah matang sebelum dilepaskan.
Cara ini membantu kue keluar dengan bentuk rapi dan tidak mudah hancur.
Baca Juga: Sejarah STSRD VISI Indonesia, Dari Sekolah Desain 1994 hingga Kampus Kreatif Berdaya Saing ASEAN
Dengan perawatan dan persiapan yang tepat, cetakan kue bisa digunakan lebih lama dan hasil kue tetap mulus.
Menjelang Lebaran 2026, dapur yang siap dan peralatan yang terawat akan membuat aktivitas memasak dan berbagi hidangan terasa lebih ringan dan menyenangkan. ***




