POJOKSATU.id — Memulai kebiasaan ngegym sering terasa menantang bagi pemula.
Rasa canggung, takut salah menggunakan alat, hingga khawatir tidak kuat menjalani latihan kerap menjadi alasan seseorang menunda berolahraga.
Padahal, kunci utama memulai gym bukan pada seberapa berat latihan yang dilakukan, melainkan pada konsistensi dan cara yang aman bagi tubuh.
Baca Juga: Pertamina Regional JBB Tanam 1.300 Pohon Saninten, Perkuat Mitigasi Bencana dan Ketahanan Lingkungan
Langkah pertama yang perlu dilakukan pemula adalah menentukan tujuan yang realistis.
Tidak semua orang harus langsung mengejar pembentukan otot atau penurunan berat badan drastis.
Fokus awal sebaiknya pada meningkatkan kebugaran, membangun stamina, serta membiasakan tubuh bergerak aktif secara rutin.
Baca Juga: Gempa Pacitan Magnitudo 6,2, Korban Luka di Bantul Bertambah Jadi 15 Orang
Sebelum masuk ke latihan inti, pemanasan menjadi tahap yang tidak boleh dilewatkan.
Pemanasan ringan selama 5–10 menit, seperti berjalan santai di treadmill atau peregangan dinamis, membantu menyiapkan otot dan sendi sehingga mengurangi risiko cedera saat berolahraga.
Bagi pemula, mengenal gerakan dasar jauh lebih penting dibanding langsung mencoba alat berat.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Klari Karawang, Satu Pengendara Meninggal Dunia
Beberapa latihan sederhana seperti squat, push-up, plank, serta jalan cepat di treadmill sudah cukup efektif untuk melatih kekuatan otot dan daya tahan tubuh.
Latihan dapat dilakukan dalam 2–3 set dengan repetisi ringan agar tubuh beradaptasi secara bertahap.
Selain itu, teknik gerakan harus menjadi prioritas utama.
Mengangkat beban terlalu berat dengan posisi tubuh yang salah justru meningkatkan risiko cedera.
Baca Juga: Ramai Dibahas! Apakah Gaji Pensiunan PNS Akan Disesuaikan pada 2026? Simak Selengkapnya
Oleh karena itu, menggunakan beban ringan sambil mempelajari teknik yang benar merupakan pilihan paling aman bagi pemula.
Pengaturan jadwal latihan juga berperan besar dalam membangun kebiasaan. Frekuensi 2–3 kali seminggu sudah cukup untuk tahap awal.
Tubuh membutuhkan waktu istirahat agar otot pulih dan berkembang sehingga latihan berlebihan justru bisa menimbulkan kelelahan.
Baca Juga: THR 2026 Bukan Milik ASN Saja! Ini Daftar Lengkap Penerima dan Besaran Nominal untuk Tiap Golongan
Asupan cairan dan kualitas tidur tidak kalah penting.
Minum air putih yang cukup serta tidur teratur membantu proses pemulihan otot dan menjaga energi tetap stabil saat berolahraga.
Tanpa keduanya, manfaat latihan tidak akan maksimal.
Terakhir, penting untuk mendengarkan kondisi tubuh sendiri.
Jika muncul rasa nyeri berlebihan, pusing, atau kelelahan ekstrem, sebaiknya hentikan latihan sementara dan beristirahat.
Ngegym seharusnya menjadi langkah menuju hidup sehat, bukan sumber cedera baru.
Dengan memulai secara perlahan, menjaga teknik, serta konsisten menjalani jadwal latihan, pemula dapat merasakan manfaat gym secara bertahap dan berkelanjutan.***




