POJOKSATU.id - Mendekati hari datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam di berbagai belahan dunia menyambutnya dengan penuh kebahagiaan.
Ramadhan kembali menjadi ruang refleksi, bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang kesederhanaan serta rasa syukur atas nikmat yang sering luput disadari.
Bulan puasa tahun ini diperkirakan mulai pada akhir pekan ini, dengan durasi puasa harian yang bervariasi tergantung lokasi dan panjang waktu siang.
Baca Juga: Jelang Ramadhan 1447 H, Ini Cara Cek Jadwal Imsakiyah Resmi Kemenag untuk Seluruh Indonesia
Selama hampir sebulan penuh, umat Muslim menjalani puasa dari fajar hingga matahari terbenam sebagai bagian dari ibadah dan penguatan spiritual.
Manal Elfakhani, ahli nutrisi dari Universitas Negeri Pennsylvania, menyebut Ramadhan sebagai momentum belajar berbagi dan memahami pentingnya kecukupan pangan.
Ia menegaskan bahwa meski puasa umumnya aman bagi kebanyakan orang, perencanaan pola makan tetap diperlukan agar tubuh memperoleh asupan gizi seimbang.
Baca Juga: Pintu Mutasi ASN Ditutup, Pemkot Makassar Berlakukan Moratorium Sejak Juli 2025
Dengan pengaturan makanan yang tepat, puasa justru bisa dijalani dengan lebih nyaman, fokus, dan bermakna. Salah satu kunci terpentingnya terletak pada sahur.
Sahur, Penopang Energi Seharian
Sahur menjadi waktu makan krusial untuk menjaga stamina selama berpuasa.
Para ahli gizi menyarankan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat agar energi bertahan lebih lama.
Baca Juga: Datang ke PN Tipikor, Ahok Tunjukkan HP dan Siap Buka-Bukaan Kasus Korupsi Minyak Mentah
Ahli gizi VCU Health, Sonya Islam, menyebut pisang dan segelas susu sebagai contoh sahur sederhana yang efektif.
Kombinasi serat dan protein ini membantu menjaga rasa kenyang dan kestabilan energi sepanjang hari.
Selain itu, lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan, serta sayur dan buah tinggi serat, juga disarankan untuk membantu hidrasi tubuh.
Sebaliknya, makanan manis sebaiknya dibatasi karena cepat dicerna dan dapat memicu rasa lapar lebih awal.
Minuman berkafein seperti kopi dan teh pun sebaiknya dikurangi saat sahur karena berpotensi menyebabkan dehidrasi.
Air putih atau minuman tanpa kafein menjadi pilihan terbaik untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Baca Juga: CBR Club Bandung Gelar Honda Track Day 2K26: Edukasi Balap dan Silaturahmi Komunitas
Elfakhani juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan aktivitas harian selama Ramadhan.
Ia memilih memperlambat ritme kegiatan di siang hari, menyeimbangkan antara bekerja dan beristirahat, serta melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau peregangan.
Bagi yang rutin berolahraga, waktu terbaik beraktivitas adalah menjelang berbuka atau beberapa jam setelahnya agar tubuh tidak kekurangan cairan.
Baca Juga: Lucky Element Meninggal Dunia, Mengenal Penyakit TB Ginjal yang Diderita Sang Musisi dan Bahayanya
Saat berbuka, banyak orang memulainya dengan air dan kurma. Setelah itu, dianjurkan makan dalam porsi kecil secara bertahap.
"Lebih baik makan dengan penuh kesadaran dan mendengarkan sinyal lapar tubuh daripada makan berlebihan dalam satu waktu," kata Zaiba Jetpuri dari UT Southwestern Medical Center.
Rekomendasi Menu Sahur Sehat dan Praktis
Bagi yang masih bingung menyiapkan sahur, beberapa menu berikut bisa menjadi pilihan bergizi dan mudah disiapkan:
Baca Juga: Jam Kerja ASN Tidore Diubah! Ini Jadwal Lengkap Masuk Kantor dan WFA
Oatmeal dengan topping buah dan kacang. Oatmeal kaya serat dan karbohidrat kompleks, sementara buah dan kacang menambah nutrisi serta rasa.
Telur orak-arik dengan roti gandum dan alpukat. Menu ini memberikan protein, karbohidrat sehat, dan lemak baik yang membantu kenyang lebih lama.
Sup ayam dengan sayur dan nasi merah. Selain mengenyangkan, sup juga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Baca Juga: HARI INI! Kemensos Umumkan Penyesuaian Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
Smoothie pisang dan kurma. Cocok untuk sahur ringan, mengandung energi alami dari buah dan protein dari susu rendah lemak.
Tumis tahu dan tempe dengan sayuran. Sumber protein nabati yang mudah dicerna dan kaya serat.
Nasi goreng sehat dengan telur dan sayuran. Gunakan sedikit minyak dan tambahkan sayur agar tetap seimbang gizinya.
Baca Juga: HARI INI! Kemensos Umumkan Penyesuaian Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
Tips Tambahan Sahur Sehat
Minum air putih minimal dua gelas saat sahur untuk mencegah dehidrasi. Hindari makanan terlalu asin dan berminyak karena memicu rasa haus.
Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk membantu pencernaan, serta kurangi kafein agar tubuh tetap terhidrasi.
Baca Juga: DPR Segera Sahkan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Subianto Jadi Deputi Gubernur BI
Dengan sahur yang sehat dan terencana, tubuh akan lebih siap menjalani puasa Ramadhan 1447 H dengan optimal. ***




