POJOKSATU.id, DONOR darah menjadi salah satu aksi kemanusiaan yang sangat vital untuk menyelamatkan nyawa.
Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai lembaga resmi yang mengelola kegiatan donor darah di Indonesia terus mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah.
Apalagi, kebutuhan stok darah di rumah sakit sering kali fluktuatif sehingga peran aktif pendonor sangat dibutuhkan.
Baca Juga: 10 Ribu Bikers Serbu Puncak! Jamnas HCI XXII dan SHOT-X7 Pecah di Bogor
Bagi kamu yang ingin ikut serta dalam donor darah, PMI menyediakan beberapa pilihan lokasi yang mudah dijangkau.
Kamu bisa mendatangi Unit Donor Darah (UDD) PMI yang tersebar di kantor PMI di seluruh kota dan kabupaten.
Selain itu, Mobile Unit Donor Darah (Mobil Donor) yang berupa bus keliling juga sering beroperasi di alun-alun, pusat perkantoran, hingga kawasan publik lainnya.
Baca Juga: Duka Cirebon untuk Diva Febriani Anggota Paskibra Natal, Minta Presiden Hukum Pelaku Seberatnya
Tak hanya itu, PMI juga kerap mengadakan event donor darah di pusat perbelanjaan, sekolah, kampus, dan komunitas.
PMI menetapkan beberapa syarat donor darah di tahun 2025 yang harus dipenuhi agar kamu bisa mengikuti kegiatan donor darah, di antaranya:
- Berusia 17-60 tahun (bagi pendonor rutin bisa hingga 65 tahun dengan izin dokter).
- Memiliki berat badan minimal 45 kg.
- Tekanan darah normal (Sistole 100–160 mmHg dan Diastole 70–100 mmHg).
- Kadar hemoglobin minimal 12,5 g/dL untuk wanita dan 13,0 g/dL untuk pria.
- Tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antibiotik atau antikoagulan.
- Tidak sedang dalam masa haid, hamil, menyusui, atau baru saja menjalani operasi besar.
- Tidak memiliki riwayat penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B/C, atau Sifilis.
Proses pendaftarannya pun kini semakin mudah. Kamu bisa datang langsung ke UDD PMI dengan membawa KTP atau memanfaatkan jadwal Mobile Unit yang rutin diinformasikan melalui media sosial resmi PMI di tiap daerah.
Bagi yang ingin lebih praktis, bisa juga mendaftar online via aplikasi Si-Donor PMI yang tersedia di Play Store dan App Store.
Agar proses donor darah berjalan lancar, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan baik. Tidurlah minimal 6 jam malam sebelumnya, sarapan ringan dengan menghindari makanan berlemak, serta perbanyak minum air putih (500 ml–1 liter) sebelum donor.
Baca Juga: Masih Bingung Gaji ke-13 Itu Apa? Yuk Simak Fungsi, Penerima, dan Tanggal Cair 2025
Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar tubuh tetap fit dan proses pengambilan darah berjalan tanpa kendala.
Setibanya di lokasi donor darah, kamu akan menjalani beberapa proses, yaitu:
- Registrasi dan pengisian formulir.
- Pemeriksaan kesehatan singkat seperti pengecekan tekanan darah, hemoglobin (HB), dan suhu tubuh.
- Proses pengambilan darah sekitar 350 ml yang hanya memakan waktu 10—15 menit.
- Setelah selesai, kamu akan diberi waktu untuk beristirahat sejenak sambil menikmati snack atau pengganti energi yang disediakan PMI.
Baca Juga: SP2D Terbit Mengapa Bantuan Insentif Guru Non ASN Belum Masuk Rekening? CEK Penyebabnya!
Sebagai catatan, donor darah sebaiknya dilakukan minimal setiap 2 bulan sekali. Selain bermanfaat untuk orang lain, donor darah secara rutin juga baik bagi kesehatan tubuh Anda sendiri karena membantu memperlancar regenerasi sel darah merah.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Jadi, sudahkah Anda merencanakan jadwal donor darah berikutnya? ***




