POJOKSATU.id — Mama dan Papa, sadarkah kalian kalau dunia anak-anak sekarang itu udah nggak bisa lepas dari teknologi? Hampir setiap hari mereka bersentuhan dengan gadget, entah itu buat nonton, main game, atau sekadar scroll video lucu saja loh!.
Kita sebagai orang tua harus hati-hati, lho! Kalau nggak diawasi dengan bijak, penggunaan gadget bisa berubah jadi kecanduan yang diam-diam berbahaya buat tumbuh kembang anak.
kenapa sekarang banyak bermunculan istilah yang makin sering dibicarakan, yaitu digital parenting.
Apa sih yang sebenarnya terjadi di digital parenting itu, dan kenapa penting banget buat diterapkan?
Digital Parenting: Kunci Hadapi Anak di Era Gadget
Menurut Fransisca Mudjijanti, M.M, Dosen Bimbingan Konseling dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Kota Madiun, digital parenting adalah kemampuan orang tua untuk membimbing, mengawasi, melindungi, dan mendidik anak dalam menggunakan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.
"Sebagai orang tua ya harus cakap digital," ujar Sisca, sapaan akrabnya.
"Karena kita ini yang jadi pendamping utama anak dalam beradaptasi sama dunia digital."
Baca Juga: Jangan Mengangap Sepele Dengan PAUD, Begini Cara Lembut Dampingi Anak Transisi dari PAUD ke TK
Bangun Komunikasi, Bukan Sekadar Aturan
Nah, dalam menerapkan digital parenting itu, yang utama bukan soal bikin aturan ketat ini-itu, tapi bangun komunikasi terbuka dan jujur antara orang tua dan anak soal penggunaan teknologi.
Kenapa?, Karena orang tua itu sebaiknya menciptakan dan membangun ruang yan aman agar anak bisa cerita tentang pengalaman mereka di dunia daring—baik yang menyenangkan maupun yang bikin nggak nyaman.
Kalau anak merasa didengar, otomatis mereka akan lebih terbuka dan nggak sembunyi-sembunyi saat menghadapi masalah online.
Baca Juga: Kuasa Hukum Diva Febriani Anggota Paskibra Natal Beberkan Lima Fakta Yunus Pembunuhan Berencana
"Orang tua harus mendorong anak untuk berani bertanya dan mencari bantuan ketika mereka mengalami hal yang membingungkan atau mengganggu di dunia digital," tambah Sisca.
Privasi Anak Itu Penting loh, Tapi Tetap Kita Awasi
Menariknya, digital parenting juga mengajarkan kita untuk menyeimbangkan pengawasan dan privasi anak.
Artinya, Mam dan Pap tetap boleh memantau, tapi sesuaikan dengan usia dan tingkat kematangan anak ya.
Jangan asal larang atau curiga tanpa dasar. Yang lebih penting justru bagaimana kita mengajarkan keamanan digital yang kita gunakan pada anak. Misalnya:
Baca Juga: Kuasa Hukum Diva Febriani Anggota Paskibra Natal Beberkan Lima Fakta Yunus Pembunuhan Berencana
1. Ajarkan anak membuat kata sandi yang kuat dan aman
2. Bahas soal perundungan siber
3. Bicarakan tentang penipuan online
4. Tunjukkan cara mengenali konten tidak pantas
Dengan begitu, anak nggak cuma "dibatasi", tapi benar-benar paham kenapa mereka perlu adaya kehati-hatian saat online.
Batasi Waktu Gadget, Tapi Jangan Lupa Ajak Anak Seru-seruan
Kalau anak mulai kecanduan gadget, kita sebagai orang tua jangan terburu-buru panik.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Guru PAUD! Ini Bukti Mereka Punya Peran Penting Banget untuk Masa Depan Anak
Kita harus mencoba terlebih dahulu, entah itu mulai dari hal sederhana seperti mengatur waktu layar sesuai usia dan kebutuhan anak.
Misalnya, buat jadwal main gadget, tapi tetap ajak mereka melakukan aktivitas seru lainnya, seperti:
1. Main sepeda di sore hari
2. Bikin prakarya bareng
3. Main masak-masakan atau tebak-tebakan
4. Ikut kegiatan sosial atau olahraga ringan
Baca Juga: SEGERA DAFTAR! Beasiswa Amgala Vision Siap Dukung Mahasiswa Baru PTN di Program STEM
Kegiatan seperti ini membantu anak tetap aktif secara fisik dan sosial, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gadget.
Jadilah Contoh yang Baik
Nah, ini yang sering terlupakan sama kita: anak itu meniru orang tua.
Jadi, kalau Mam dan Pap juga asyik main HP terus-terusan di depan mereka, jangan heran kalau anak ikut-ikutan.
Baca Juga: Usfina Aliffia, Remaja Panti Asuhan yang Tulis Novel 300 Halaman Hanya dengan Ponsel
Karena orang tua harus menjadi panutan anak dalam penggunaan teknologi. Kalau ingin anak sehat digital, yuk mulai dari diri kita sendiri.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Gunakan teknologi dengan bijak, seimbang, dan penuh tanggung jawab.***




